Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 15 September 2026 16:38 WIB
UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). (Humas)

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026).

Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS tersebut membahas pengelolaan kelas internasional, mobilitas mahasiswa, jejaring global, hingga sistem monitoring dan evaluasi kinerja.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Kemitraan Akademik dan Mobilitas DRKUI UMS, Hepy Adityarini, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi UMS untuk mempelajari praktik yang diterapkan UM dalam mengembangkan kerja sama internasional sekaligus memperkuat reputasi universitas.

“Dalam rangka benchmarking, kita ingin belajar dari UM. Dari Kantor Urusan Internasional, kita ingin belajar banyak tentang internasionalisasi. Kemudian, dari sisi reputasi, terkait strategi-strategi yang dilakukan UM untuk menaikkan ranking di pemeringkatan global,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Salah satu topik utama yang dibahas ialah pengelolaan kelas internasional. UM diketahui mulai mengembangkan kelas internasional sekitar dua tahun terakhir dan kini memiliki 14 kelas internasional.

Dalam menghadapi keterbatasan jumlah peserta, UM memiliki strategi dengan menawarkan mahasiswa dari kelas reguler yang memenuhi persyaratan, termasuk kemampuan bahasa Inggris melalui skor TOEFL, untuk bergabung ke kelas internasional dengan skema potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Kalau di kelas itu kuotanya sedikit, caranya mereka menawarkan kepada mahasiswa kelas reguler dengan diskon UKT. Itu yang mereka lakukan sebagai strategi,” jelas Hepy.

Kelas internasional di UM dikembangkan melalui tiga bentuk program, yakni double degree, joint degree, dan program pajanan internasional. Pada program pajanan, mahasiswa tidak mengikuti skema gelar ganda, tetapi memperoleh pengalaman internasional melalui student exchange atau international credit transfer.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026).

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). (Humas)

Program tersebut umumnya berlangsung minimal satu semester dan dapat diperpanjang hingga satu tahun, menyesuaikan skema yang diikuti serta kesesuaian kurikulum.

UM juga mengembangkan UM iCamp sebagai program summer course. Selain program universitas, kegiatan internasional turut dikembangkan fakultas dan program studi dengan menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional yang mengikuti kegiatan di UM atau student inbound.

Untuk memperluas jejaring global, UM bergabung dalam sejumlah konsorsium internasional, antara lain AFRASIA, CAPEU, WAICUG, ITECH, dan NLKH. Jejaring tersebut membuka peluang kolaborasi riset serta mobilitas mahasiswa dengan perguruan tinggi mitra.

Benchmarking juga membuka peluang kolaborasi antara UMS dan UM di bidang mobilitas mahasiswa. Wakil Rektor IV UM menyambut baik kemungkinan pengembangan program bersama yang memungkinkan mahasiswa dari kedua universitas mengikuti kegiatan akademik atau tematik secara bergantian.

“Misalnya kita mengundang partner kita, kemudian mahasiswanya dibawa ke UMS untuk mengikuti tema tertentu. Setelah itu, dibawa ke Universitas Negeri Malang untuk mengikuti tema lainnya. Jadi, itu seperti mobility bersama,” kata Hepy.

Strategi internasionalisasi lain yang dipelajari UMS mencakup program adjunct professor, adjunct faculty, dan visiting scholar. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat atmosfer akademik internasional melalui keterlibatan akademisi dan peneliti dari luar negeri.

UM juga menjalankan International Postdoc Fellowship dengan dukungan transportasi dan akomodasi serta penghargaan berbasis kinerja. Program tersebut diarahkan untuk menghasilkan sedikitnya satu publikasi bersama dosen UM.

Selain aspek internasionalisasi, UMS mempelajari sistem pengelolaan reputasi dan pemeringkatan yang diterapkan UM. Universitas tersebut memiliki sistem e-monitoring and evaluation (e-monev) untuk memantau capaian kinerja Rektor, Wakil Rektor, fakultas, dan unit kerja.

Integrasi Data

Sistem tersebut mengintegrasikan data dari basis data internal universitas, termasuk indikator kinerja utama dan indikator yang dibutuhkan dalam pemeringkatan internasional. “Di situ ada data-data yang ditarik dari database internal mereka terkait ketercapaian KPI. Sehingga pada saat mau masuk ke pemeringkatan, data-data itu bisa ditarik dan valid,” ujarnya.

Setiap fakultas dan unit kerja melakukan input data secara berkala setiap bulan. Data kemudian diverifikasi oleh unit pemeringkatan sebelum digunakan untuk evaluasi maupun pelaporan.

Pengelolaan kinerja dilakukan secara berjenjang melalui mekanisme cascading, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, departemen, hingga program studi. Perjanjian kinerja menjadi dasar pengukuran capaian, sementara indikator yang tidak tercapai dapat menjadi bahan evaluasi kepala unit dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

UM juga memberikan penghargaan setiap triwulan kepada fakultas, program studi, atau unit kerja berdasarkan capaian data yang telah dimasukkan. Capaian tersebut dapat berkaitan dengan sistem remunerasi. Dalam pengelolaan reputasi akademik, UM mengembangkan sistem untuk merekapitulasi Academic Reputation dan Employer Reputation. Sistem tersebut membantu pengelolaan data reputasi secara lebih terstruktur.

UM juga bekerja sama dengan SDGs Center dalam pengembangan Sustainability Dashboard. Fakultas memperoleh templat berita terkait kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) agar aktivitas dan capaian universitas dapat terdokumentasi serta terhubung dengan indikator keberlanjutan.

Menurut Hepy, sistem pengelolaan data dan evaluasi tersebut menjadi salah satu hal penting yang dapat dipelajari UMS, terutama dalam memperkuat keterhubungan antara capaian unit kerja dengan kebutuhan pemeringkatan universitas.

Dalam struktur pengelolaannya, UM membagi fungsi ke dalam bidang perencanaan dan pengembangan, pemeringkatan, serta monitoring dan evaluasi. Bidang perencanaan dan pengembangan menyusun kontrak kerja, bidang monitoring dan evaluasi memantau pencapaiannya, sedangkan bidang pemeringkatan mengolah data yang telah melalui proses validasi.

“Memang bagus, dan terlihat bahwa e-monev-nya dilakukan dengan serius. Evaluasinya dilakukan secara berkala sehingga para dekan mengetahui pencapaiannya seperti apa,” tutur Hepy.

Hasil benchmarking tersebut menjadi referensi bagi UMS untuk mengembangkan pengelolaan kemitraan internasional, kelas internasional, mobilitas mahasiswa, serta sistem monitoring dan evaluasi. Pembelajaran dari UM diharapkan dapat mendukung penguatan reputasi dan pencapaian UMS dalam pemeringkatan universitas di tingkat global.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...