Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Forum Berisik: Perlunya Kritik melalui Sastra dan Karya Seni

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Jumat, 15 Desember 2023 13:59 WIB
Forum Berisik: Perlunya Kritik melalui Sastra dan Karya Seni
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Suasana diskusi Forum Berisik yang membahas tema kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia (HAM), Kamis (14/12/2023). (Foto : Istimewa).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM– Gabungan dari komunitas maupun organisasi seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Sebelas Maret (UNS), Solopukaps, dan Taman Wacana, melakukan kolaborasi untuk menggelar diskusi membahas kebebasan berpendapat. Tema itu dibahas dalam forum Berisik (bebas cerita tanpa mengusik) dengan tema Kebebasan Berpendapat: Dulu, Kini, dan Nanti pada Kamis, (14/12/2023) di Sejajar Space, Solo.

Pemantik yang dihadirkan dalam acara ini yakni, Deana Sari selaku Manager of Advocacy PUKAPS dan Atsiruddin P. Aufar selaku mahasiswa. Kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran moderator Achmad Mahbuby selaku Founder Taman Wacana yang mengarahkan sekaligus memandu jalannya diskusi.

Menanggapi isu kebebasan berpendapat, pemantik pertama, Aufar mengungkapkan bahwa apabila isu Hak Asasi Manusia (HAM) ditarik ke belakang, maka Kebebasan ini hakikatnya adalah eksistensi manusia, bertindak tanpa adanya paksaan sama sekali, tetapi tetap ada kontrol dari manusia itu sendiri.

“Dalam perkembangannya, kebebasan berpendapat ini pada deklarasi Internasional HAM oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kemudian termaktub dalam UUD 1945 terkait Hak Asasi Manusia. Seiring perkembangan zaman, perlu kita refleksikan pada era digital. Kebebasan semakin luas cakupannya, namun batasan kebebasan ini terancam apabila menyinggung suatu hal,” papar Aufar melalui siaran pers yang diterima muhammadiyahsolo.com, Jumat (15/12/2023).

Menurutnya, lumrah ketika negara demokrasi menyatakan kebebasan berpendapat untuk warganya. Namun salah satu instrumen hukum, yaitu UU ITE (Informasi Transaksi Elektronik) dapat juga menghilangkan hak masyarakat untuk berpendapat.

Dalam kesempatan itu juga, Deana Sari mengapresiasi adanya forum ini sebagai bentuk refleksi kondisi hukum di Indonesia. “Jadi walaupun Hari HAM sudah lewat, tetapi kita di sini mendiskusikan bagaimana pendahulu kita berjuang. Ini juga menjadi pekerjaan rumah kita bersama terkait apa yang akan kita Lakukan,” ungkap Manager of Advocacy PUKAPS itu.

Dean menyampaikan, masih banyak orang-orang yang termarjinalkan dan belum mendapatkan haknya dengan baik. Salah satunya, perempuan yang masuk kelompok rentan. Sehingga tidak hanya buruh, petani kecil, orang jalanan, tetapi perempuan termasuk salah satunya.

“Saya mengajak teman-teman yang punya keresahan pribadi, dalam berbicara HAM ini tidak hanya melihat humanisasi, kekuasaan, kebijakan atau apapun itu, tetapi ini tentang kesetaraan,” tegasnya.

Hal yang sekarang ini sudah mulai jarang terlihat, lanjutnya, itu mengritik atau menyampaikan pendapat melalui sastra maupun karya seni yang lain.  “Sehingga mari kita cerdik dalam mengemukakan pendapat. Agar apa yang kita ingin sampaikan bisa tersampaikan dengan baik dan tidak melanggar UU ITE,” jelasnya.

Setelah pemantik memberikan beberapa gagasan mengenai kondisi kebebasan berpendapat dari dulu hingga saat ini, dilanjutkan dengan diskusi. Mereka bebas berpendapat terkait apapun yang berkenaan dengan HAM, sehingga tahu dengan kondisi pelaksanaan HAM saat ini dan apa yang mesti dilakukan.

Berita Terbaru

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...

Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...

UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer

SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...

PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji

GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati  jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...

Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...

Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...

Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...