
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM– Gabungan dari komunitas maupun organisasi seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Sebelas Maret (UNS), Solopukaps, dan Taman Wacana, melakukan kolaborasi untuk menggelar diskusi membahas kebebasan berpendapat. Tema itu dibahas dalam forum Berisik (bebas cerita tanpa mengusik) dengan tema Kebebasan Berpendapat: Dulu, Kini, dan Nanti pada Kamis, (14/12/2023) di Sejajar Space, Solo.
Pemantik yang dihadirkan dalam acara ini yakni, Deana Sari selaku Manager of Advocacy PUKAPS dan Atsiruddin P. Aufar selaku mahasiswa. Kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran moderator Achmad Mahbuby selaku Founder Taman Wacana yang mengarahkan sekaligus memandu jalannya diskusi.
Menanggapi isu kebebasan berpendapat, pemantik pertama, Aufar mengungkapkan bahwa apabila isu Hak Asasi Manusia (HAM) ditarik ke belakang, maka Kebebasan ini hakikatnya adalah eksistensi manusia, bertindak tanpa adanya paksaan sama sekali, tetapi tetap ada kontrol dari manusia itu sendiri.
“Dalam perkembangannya, kebebasan berpendapat ini pada deklarasi Internasional HAM oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kemudian termaktub dalam UUD 1945 terkait Hak Asasi Manusia. Seiring perkembangan zaman, perlu kita refleksikan pada era digital. Kebebasan semakin luas cakupannya, namun batasan kebebasan ini terancam apabila menyinggung suatu hal,” papar Aufar melalui siaran pers yang diterima muhammadiyahsolo.com, Jumat (15/12/2023).
Menurutnya, lumrah ketika negara demokrasi menyatakan kebebasan berpendapat untuk warganya. Namun salah satu instrumen hukum, yaitu UU ITE (Informasi Transaksi Elektronik) dapat juga menghilangkan hak masyarakat untuk berpendapat.
Dalam kesempatan itu juga, Deana Sari mengapresiasi adanya forum ini sebagai bentuk refleksi kondisi hukum di Indonesia. “Jadi walaupun Hari HAM sudah lewat, tetapi kita di sini mendiskusikan bagaimana pendahulu kita berjuang. Ini juga menjadi pekerjaan rumah kita bersama terkait apa yang akan kita Lakukan,” ungkap Manager of Advocacy PUKAPS itu.
Dean menyampaikan, masih banyak orang-orang yang termarjinalkan dan belum mendapatkan haknya dengan baik. Salah satunya, perempuan yang masuk kelompok rentan. Sehingga tidak hanya buruh, petani kecil, orang jalanan, tetapi perempuan termasuk salah satunya.
“Saya mengajak teman-teman yang punya keresahan pribadi, dalam berbicara HAM ini tidak hanya melihat humanisasi, kekuasaan, kebijakan atau apapun itu, tetapi ini tentang kesetaraan,” tegasnya.
Hal yang sekarang ini sudah mulai jarang terlihat, lanjutnya, itu mengritik atau menyampaikan pendapat melalui sastra maupun karya seni yang lain. “Sehingga mari kita cerdik dalam mengemukakan pendapat. Agar apa yang kita ingin sampaikan bisa tersampaikan dengan baik dan tidak melanggar UU ITE,” jelasnya.
Setelah pemantik memberikan beberapa gagasan mengenai kondisi kebebasan berpendapat dari dulu hingga saat ini, dilanjutkan dengan diskusi. Mereka bebas berpendapat terkait apapun yang berkenaan dengan HAM, sehingga tahu dengan kondisi pelaksanaan HAM saat ini dan apa yang mesti dilakukan.
Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...
Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...
Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...
Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...
Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...
Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...
Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri
NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...
Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan
BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...
Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan
KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...
Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...
Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...
Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....





