
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12/2025).
Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo, mengangkat disertasi yang berjudul “Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural dalam Membangun Sikap Toleransi Siswa di SMA Bina Dharma Jakarta”.
Ia melihat, pembelajaran PAI di banyak sekolah masih berorientasi pada pengajaran dogma dan ajaran tekstual tanpa ruang yang cukup untuk menanamkan nilai toleransi dan kesadaran sosial. Akibatnya, siswa sering memiliki pemahaman yang sempit tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang beragam.
Selain itu, meskipun sekolah-sekolah telah mengintegrasikan elemen-elemen multikultural dalam kurikulum mereka, banyak siswa yang masih tidak mampu menghubungkan pembelajaran yang mereka terima dengan kehidupan sosial mereka.
Dari penelitiannya, ia menemukan pembelajaran PAI di SMA Bina Dharma Jakarta telah mengintegrasikan teori Bandura tentang social learning dan Banks tentang pendidikan multikultural dengan sistem kurikulum nasional.
“Model ini menekankan pada pengajaran nilai toleransi melalui keteladanan guru dan diskusi lintas agama. Pembelajaran ini tidak hanya mencakup aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan dimensi afektif dan perilaku siswa dalam menghadapi keberagaman agama dan budaya,” ujar Heru saat memaparkan hasil disertasinya.
Toleransi Meningkat
Selain itu, penelitiannya juga menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa meningkat secara signifikan setelah mengikuti pembelajaran PAI berbasis multikultural. Prof. Bunyamin, selaku promotor Heru Wibowo memberikan apresiasi dan pesan kepadanya setelah dinyatakan menjadi doktor. Ia refleksi, bahwa setelah menjadi doktor justru merasa tidak bisa apa-apa.
“Tuntutan untuk bisa apa-apa. Artinya memang belajarnya agak semakin panjang, semakin dalam, semakin menggali, karena beban seorang doktor di kampus itu akan sangat beda dengan yang bukan doktor terutama dalam masalah akademik,” ujar Bunyamin.
Menurutnya, ujian terbuka merupakan awal untuk mengembangkan diri khususnya di bidang keilmuan sesuai disiplin ilmu. Selanjutnya, Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61 memaparkan disertasinya yang berjudul “Persepsi Guru PAI dan BP tentang Nilai-Nilai Demokrasi dan Implementasinya dalam pembelajaran di MTs Fisabilillah Kota Bekasi”.
“Dalam konteks pendidikan, demokrasi menjadi fondasi penting untuk menanamkan nilai kebebasan, kesetaraan, dan partisipasi. Namun, di penelitian lain, sebagian Guru PAI dan Budi Pekerti masih memandang demokrasi sebagai konsep sekuler yang tidak sejalan dengan Islam,” paparnya.

Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12/2025). (Humas)
Hal ini menjadikan terbatasnya ruang dialog, partisipasi siswa, dan penghargaan terhadap pluralitas dalam pembelajaran. Penelitiannya sendiri menemukan bahwa guru di MTs Fisabilillah telah memiliki persepsi positif dan kontekstual terhadap demokrasi. Para guru menilai demokrasi sejalan dengan ajaran Islam terutama prinsip musyawarah, keadilan, dan tasamuh.
“Nilai-nilai demokrasi telah diimplementasikan dalam kegiatan belajar PAI dan BP seperti musyawarah kelas dan diskusi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan pendapat, keadilan dalam penilaian dan perlakuan siswa,” tutur Ristianti.
Sementara itu, promotor Prof. Waston, mengapresiasi capaian gelar akademik tertinggi yaitu gelar doktor. Namun, ia berpesan bahwa gelar doktor bukanlah sekadar penambahan titel melainkan pengakuan atas kematang intelektual, kedalaman analisis, serta tanggung jawab moral dan akademik.
“Dinamika diskusi, perdebatan akademik, juga perdebatan pandangan yang muncul justru menjadi pendewasaan ruang berpikir. Saudara tidak hanya belajar apa yang diteliti, tetapi juga bagaimana sikap sebagai seorang ilmuwan,” kata Waston.
Waston menegaskan bahwa disertasi yang dihasilkan telah menunjukkan kontribusi yang jelas. Dekan FAI UHAMKA, Ai Fatimah Nur Fuad, yang hadir menyaksikan kedua dosennya mengikuti sidang terbuka promosi doktor memberikan kesan dan pesannya. Ia bersyukur karena dosen yang dikirimkan ke UMS telah mencapai titik mendapatkan gelar doktor.
“Kami atas nama rektor dan pimpinan UHAMKA, hari ini sangat berbahagia, kemarin, dan beberapa bulan yang lalu, karena kami panen 5 orang doktor. Jadi tentu kami berterima kasih banyak dan bersyukur bisa berkolaborasi secara akademik dan juga menghasilkan dan mengantarkan kami ke tujuan akhir untuk mendapatkan gelar doktor bagi dosen yang dikirimkan UHAMKA,” ujarnya.
Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...
Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...
Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...
Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...
AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas
PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...
Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...
Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...
725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...
Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...
Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...
Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...
Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...






