Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Bawa Isu Toleransi dan Demokrasi

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 31 Desember 2025 13:08 WIB
UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Bawa Isu Toleransi dan Demokrasi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12/2025). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12/2025).

Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo, mengangkat disertasi yang berjudul “Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural dalam Membangun Sikap Toleransi Siswa di SMA Bina Dharma Jakarta”.

Ia melihat, pembelajaran PAI di banyak sekolah masih berorientasi pada pengajaran dogma dan ajaran tekstual tanpa ruang yang cukup untuk menanamkan nilai toleransi dan kesadaran sosial. Akibatnya, siswa sering memiliki pemahaman yang sempit tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang beragam.

Selain itu, meskipun sekolah-sekolah telah mengintegrasikan elemen-elemen multikultural dalam kurikulum mereka, banyak siswa yang masih tidak mampu menghubungkan pembelajaran yang mereka terima dengan kehidupan sosial mereka.

Dari penelitiannya, ia menemukan pembelajaran PAI di SMA Bina Dharma Jakarta telah mengintegrasikan teori Bandura tentang social learning dan Banks tentang pendidikan multikultural dengan sistem kurikulum nasional.

“Model ini menekankan pada pengajaran nilai toleransi melalui keteladanan guru dan diskusi lintas agama. Pembelajaran ini tidak hanya mencakup aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan dimensi afektif dan perilaku siswa dalam menghadapi keberagaman agama dan budaya,” ujar Heru saat memaparkan hasil disertasinya.

Toleransi Meningkat

Selain itu, penelitiannya juga menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa meningkat secara signifikan setelah mengikuti pembelajaran PAI berbasis multikultural. Prof. Bunyamin, selaku promotor Heru Wibowo memberikan apresiasi dan pesan kepadanya setelah dinyatakan menjadi doktor. Ia refleksi, bahwa setelah menjadi doktor justru merasa tidak bisa apa-apa.

“Tuntutan untuk bisa apa-apa. Artinya memang belajarnya agak semakin panjang, semakin dalam, semakin menggali, karena beban seorang doktor di kampus itu akan sangat beda dengan yang bukan doktor terutama dalam masalah akademik,” ujar Bunyamin.

Menurutnya, ujian terbuka merupakan awal untuk mengembangkan diri khususnya di bidang keilmuan sesuai disiplin ilmu. Selanjutnya, Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61 memaparkan disertasinya yang berjudul “Persepsi Guru PAI dan BP tentang Nilai-Nilai Demokrasi dan Implementasinya dalam pembelajaran di MTs Fisabilillah Kota Bekasi”.

“Dalam konteks pendidikan, demokrasi menjadi fondasi penting untuk menanamkan nilai kebebasan, kesetaraan,  dan partisipasi. Namun, di penelitian lain, sebagian Guru PAI dan Budi Pekerti masih memandang demokrasi sebagai konsep sekuler yang tidak sejalan dengan Islam,” paparnya.

Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12/2025).

Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12/2025). (Humas)

Hal ini menjadikan terbatasnya ruang dialog, partisipasi siswa, dan penghargaan terhadap pluralitas dalam pembelajaran. Penelitiannya sendiri menemukan bahwa guru di MTs Fisabilillah telah memiliki persepsi positif dan kontekstual terhadap demokrasi. Para guru menilai demokrasi sejalan dengan ajaran Islam terutama prinsip musyawarah, keadilan, dan tasamuh.

“Nilai-nilai demokrasi telah diimplementasikan dalam kegiatan belajar PAI dan BP seperti musyawarah kelas dan diskusi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan pendapat, keadilan dalam penilaian dan perlakuan siswa,” tutur Ristianti.

Sementara itu, promotor Prof. Waston, mengapresiasi capaian gelar akademik tertinggi yaitu gelar doktor. Namun, ia berpesan bahwa gelar doktor bukanlah sekadar penambahan titel melainkan pengakuan atas kematang intelektual, kedalaman analisis, serta tanggung jawab moral dan akademik.

“Dinamika diskusi, perdebatan akademik, juga perdebatan pandangan yang muncul justru menjadi pendewasaan ruang berpikir. Saudara tidak hanya belajar apa yang diteliti, tetapi juga bagaimana sikap sebagai seorang ilmuwan,” kata Waston.

Waston menegaskan bahwa disertasi yang dihasilkan telah menunjukkan kontribusi yang jelas. Dekan FAI UHAMKA, Ai Fatimah Nur Fuad, yang hadir menyaksikan kedua dosennya mengikuti sidang terbuka promosi doktor memberikan kesan dan pesannya. Ia bersyukur karena dosen yang dikirimkan ke UMS telah mencapai titik mendapatkan gelar doktor.

“Kami atas nama rektor dan pimpinan UHAMKA, hari ini sangat berbahagia, kemarin, dan beberapa bulan yang lalu, karena kami panen 5 orang doktor. Jadi tentu kami berterima kasih banyak dan bersyukur bisa berkolaborasi secara akademik dan juga menghasilkan dan mengantarkan kami ke tujuan akhir untuk mendapatkan gelar doktor bagi dosen yang dikirimkan UHAMKA,” ujarnya.

Berita Terbaru

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...