
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Rosella Komala Sari, meraih penghargaan Outstanding Oral Presentation dalam International Physiotherapy Research Symposium (IPTRS) di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand. Forum riset fisioterapi tingkat internasional itu diikuti peneliti dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
Penghargaan diraih melalui penelitian berjudul “Falling Risk in Older Adults with Diabetes Mellitus Based on Duration of Diabetes Mellitus”, yang mengangkat isu risiko jatuh pada pasien lanjut usia dengan diabetes mellitus. Hingga kini, diabetes masih menjadi persoalan kesehatan serius, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat lima dunia dengan jumlah populasi diabetes terbanyak.
Dwi Rosella mengungkapkan keikutsertaannya dalam konferensi ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi ilmiah, tetapi juga sebagai upaya membawa nama UMS ke kancah global dalam bidang fisioterapi. “Keunggulan penelitian yang saya presentasikan terletak pada analisis prediksi risiko jatuh yang dikelompokkan berdasarkan durasi pasien menderita diabetes. Ini menjadi hal penting dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi,” jelasnya.
Risiko jatuh pada pasien diabetes, lanjutnya, tidak bisa dianggap sepele. Dampak yang ditimbulkan dapat berupa cedera serius seperti patah tulang dan dislokasi, hingga berpotensi menyebabkan kematian. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pasien, tenaga kesehatan, maupun keluarga dalam memahami pentingnya pencegahan risiko jatuh.

Dosen Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Rosella Komala Sari, meraih penghargaan Outstanding Oral Presentation dalam International Physiotherapy Research Symposium (IPTRS) di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand. (Humas)
Penelitian dilakukan selama kurang lebih tiga bulan dengan melibatkan 412 pasien diabetes mellitus yang direkrut dari beberapa puskesmas di Solo. Tantangan utama yang dihadapi adalah memberikan pemahaman kepada pasien terkait pentingnya observasi dan asesmen, mengingat tidak semua pasien memiliki kesadaran terhadap kondisi kesehatannya.
Dwi Rosella mengapresiasi soliditas tim peneliti yang turut melibatkan mahasiswa dalam proses riset. Kolaborasi ini dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan penelitian hingga mampu bersaing di tingkat internasional. “Ini menjadi kontribusi dalam mengharumkan nama UMS di kancah internasional sekaligus memperkenalkan Program Studi Fisioterapi UMS secara lebih luas,” ujarnya.
Hasil penelitian ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya penderita diabetes, untuk melakukan langkah pencegahan risiko jatuh melalui aktivitas fisik yang teratur guna menjaga keseimbangan dan kondisi tubuh tetap optimal.
Dwi Rosella juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa untuk tidak ragu tampil di berbagai forum ilmiah, baik nasional maupun internasional. “Jangan minder untuk tampil di ajang riset. Yang paling memahami penelitian kita adalah diri kita sendiri. Jadilah mahasiswa yang haus akan ilmu dan karya, serta berani bermimpi setinggi langit untuk menjadi versi terbaik diri,” ucapnya.
Startup Karya Alumni UMS Ini Ingin Ubah Cara Ahli Gizi Indonesia Bekerja
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – NutriAI Pro, platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk profesi ahli gizi, resmi diluncurkan melalui webinar bertajuk “Resolusi Gizi Berbasis...
MDMC dan Aisyiyah Joyotakan Bersinergi, Bawa Layanan Kesehatan ke Permukiman Pascabanjir
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sepekan setelah banjir melanda wilayah Solo dan sekitarnya pada 15/4/2026, sejumlah lembaga Muhammadiyah bersinergi memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Pemeriksaan kesehatan...
Hari Kartini, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Edukasi Ibu soal Perawatan Bayi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar edukasi kesehatan interaktif “Smart Mom: Panduan Aman Perawatan Bayi 0–1 Tahun” bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Sabtu...
Hangatnya Syawalan Istri Pegawai RS PKU Muhammadiyah Surakarta
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Aula RS PKU Muhammadiyah Surakarta pada Selasa, (14/4/2026). Dalam momentum Syawal, sebanyak 32 istri dokter dan pejabat...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Gelar Sosialisasi Anti Fraud Pelayanan Kesehatan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta dan BPJS Kesehatan Cabang Surakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti Fraud dalam Pelayanan Kesehatan,...
Komunitas Grup Sehat dan Semangat RS PKU Muhammadiyah Surakarta Rayakan HUT Kelima
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Komunitas Grup Sehat dan Semangat (GSS) RS PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal serta...
Lewat Workshop, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan Workshop Implementasi Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Rabu–Kamis, (1-2/4/2026) di Aula RS. Kegiatan ini dibuka Direktur RS PKU...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Semarakkan Ramadan lewat Kegiatan Sosial dan Keagamaan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan direksi, civitas rumah sakit, serta masyarakat sekitar. Salah...
UMS Lantik 30 Dokter Baru, Siap Layani Pasien dengan Senyum dan Sabar
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Profesi Dokter (PPD) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah profesi dokter ke-57, Rabu (4/3/2026), di Hotel...
Menyibak Tren Olahraga, Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa...
Padukan Sains dan Spiritualitas, FK UMS Cetak Dokter Profesional dan Berintegritas
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses...
Begadang Tarawih, Bangun Sahur, Lalu Tumbang
Ramadan selalu membawa perubahan ritme. Masjid lebih hidup, silaturahmi lebih hangat, dan malam terasa lebih panjang. Namun, di banyak rumah, perubahan itu juga berarti satu...





