Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

Hamam/Affiq, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 7 September 2026 16:26 WIB
Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula Gedung Baru Pondok Shabran UMS, Ahad (6/9/2026). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula Gedung Baru Pondok Shabran UMS, Ahad (6/9/2026).

Stadium General menjadi agenda tahunan yang wajib diikuti seluruh mahasantri dari jenjang I’dad, sarjana, hingga magister. Tahun ini, forum tersebut mengambil tema “Perkaderan di Era Society 5.0: Melahirkan Kader Ulama yang Adaptif, Inovatif, dan Berorientasi pada Transformasi Sosial”.

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, menjadi narasumber utama dalam forum tersebut. Ia mengajak mahasantri mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi sekaligus tetap memiliki kedalaman keilmuan dan spiritualitas.

Direktur Pondok Shabran UMS, Yayuli, mengatakan perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan disrupsi teknologi menuntut kader ulama Muhammadiyah memiliki kemampuan beradaptasi. Menurutnya, penguatan kemampuan bahasa, Al-Qur’an, dan wawasan keilmuan menjadi bagian penting dalam proses perkaderan.

Ia juga menyampaikan capaian program I’dad yang menjadi tahap persiapan bagi mahasantri sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. “Alhamdulillah, keberhasilan program I’dad mencapai 99 persen, di mana mahasantri mampu menyelesaikan hafalan 10 juz Al-Qur’an selama satu tahun. Capaian ini menjadi bekal kuat sebelum mereka melanjutkan studi S1 di Fakultas Agama Islam UMS,” ujar Yayuli, Senin (7/9/2026).

Selain penguatan Al-Qur’an, penguasaan bahasa asing menjadi perhatian Pondok Shabran. Bahasa Arab diberikan secara intensif pada tahun pertama, sedangkan bahasa Inggris diberikan melalui kegiatan dauroh sebagai program tambahan.

Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula Gedung Baru Pondok Shabran UMS, Ahad (6/9/2026).

Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula Gedung Baru Pondok Shabran UMS, Ahad (6/9/2026). (Humas)

Yayuli menilai kemampuan bahasa asing penting untuk mendukung internasionalisasi Muhammadiyah. Penguasaan bahasa diharapkan memperluas kemampuan kader dalam berkomunikasi dan berinteraksi di lingkungan global.

“Di Pondok Shabran ini memiliki dua program bahasa, yakni bahasa Arab yang difokuskan selama satu tahun pertama mahasantri dan bahasa Inggris yang diberikan selama masa dauroh dan bersifat sunnah. Sehingga ini menjadi bentuk ikhtiar mencetak wajah masa depan generasi persyarikatan dan bangsa,” katanya.

Ia juga mengingatkan mahasantri agar tidak membatasi pergaulan. Menurutnya, keterbukaan terhadap berbagai komunitas dan latar belakang agama menjadi bagian dari karakter kader yang perlu dibangun sejak di lingkungan pendidikan.

Dalam pemaparannya, Bachtiar mengatakan kader ulama Muhammadiyah tidak boleh tertinggal dalam menghadapi perkembangan teknologi seperti big data, kecerdasan buatan, dan otomatisasi. Kemampuan tersebut perlu dipadukan dengan tradisi keilmuan Islam agar teknologi dapat diarahkan untuk menjawab persoalan masyarakat.

Ia mendorong mahasantri mengembangkan tiga pilar epistemologi, yakni bayani, burhani, dan irfani. Ketiganya dinilai penting untuk membentuk kader yang memiliki kemampuan membaca teks keagamaan, menggunakan nalar ilmiah, sekaligus memiliki kedalaman spiritual. “Kader ulama Muhammadiyah harus memiliki kedalaman spiritual sekaligus keberanian dalam memimpin transformasi sosial di era Society 5.0,” jelasnya.

Bachtiar juga menekankan pentingnya membaca sebagai kebiasaan yang harus terus dipelihara selama menjalani pendidikan. Menurutnya, aktivitas membaca dapat memperluas wawasan sekaligus membantu mahasiswa memahami keberagaman karakter, pemikiran, dan ideologi yang berkembang di masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi, budaya membaca justru dinilai semakin penting. Literasi menjadi bekal agar generasi muda tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan memahami persoalan secara lebih luas. “Jangan puas dengan membatasi diri dengan bacaan tertentu, semua genre buku dapat kalian baca untuk memperluas wawasan keilmuan,” ujarnya.

Melalui Stadium General tersebut, Pondok Shabran UMS menegaskan arah perkaderan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu agama. Mahasantri juga didorong memiliki kemampuan teknologi, wawasan global, keterbukaan terhadap keberagaman, serta keberanian menghadirkan perubahan sosial dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.

Berita Terbaru

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....