Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Rektor UMS: Guru Muhammadiyah Harus Adaptif, Progresif, dan Militan

Alvian, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 3 Juni 2025 14:55 WIB
Rektor UMS: Guru Muhammadiyah Harus Adaptif, Progresif, dan Militan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, dalam seminar akbar Forum Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah se-Jawa Tengah yang digelar Sabtu (31/5/2025) di Auditorium Mohammad Djazman UMS. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Hal ini disampaikan Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, dalam seminar akbar Forum Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah se-Jawa Tengah yang digelar Sabtu (31/5/2025) di Auditorium Mohammad Djazman UMS.

Dalam pidatonya, Harun menekankan pentingnya rasa syukur sebagai fondasi spiritual dan etos kerja para pendidik. Ia mengingatkan bahwa menjadi guru di lingkungan Muhammadiyah bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi merupakan jalan pengabdian yang penuh nilai keikhlasan dan perjuangan.

“Syukur itu tidak cukup hanya di lisan, tapi harus di hati dan diwujudkan dalam amal. Salah satunya melalui pengabdian sebagai guru dan kepala sekolah Muhammadiyah. Kalau jadi guru hanya mengeluh, berarti belum paham makna menjadi pendidik. Harus mindful, meaningful, dan joyful,” tegasnya.

Satu Gerakan Dakwah

Rektor UMS juga menyoroti pentingnya soliditas para kepala sekolah dan guru sebagai satu gerakan dakwah pendidikan. Ia menambahkan bahwa kekompakan bukan berarti seragam dalam cara, tetapi satu visi dalam cita-cita.

“Menjadi guru atau kepala sekolah itu harus kompak, kokoh, dan komitmen. Di Muhammadiyah, kita diajarkan untuk punya daya juang, militansi yang tinggi. Tidak gampang goyah oleh situasi. Pendidikan Muhammadiyah itu harus digerakkan secara berjamaah, bukan sendiri-sendiri. Maka harus saling dukung, saling kuatkan,” ujar Harun.

Dalam konteks tantangan zaman, Harun menekankan pentingnya tiga karakter utama yang harus dimiliki pendidik Muhammadiyah: adaptif, progresif, dan moderat. Adaptif berarti siap belajar seumur hidup; progresif berarti bergerak lebih cepat dan inovatif; dan moderat berarti mampu menjembatani perbedaan serta menjadi pelopor perubahan sosial.

Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, dalam seminar akbar Forum Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah se-Jawa Tengah yang digelar Sabtu (31/5/2025) di Auditorium Mohammad Djazman UMS.

Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, dalam seminar akbar Forum Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah se-Jawa Tengah yang digelar Sabtu (31/5/2025) di Auditorium Mohammad Djazman UMS. (Humas)

Sebagai bentuk konkret dukungan institusi, Prof. Harun menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik para kepala sekolah. “Siapa yang belum S2, segera cari program. Kami siapkan bantuan beasiswa 50% dari UMS. Jangan tunggu tiga semester, dua semester harus selesai,” tegasnya.

UMS, lanjutnya, siap menjadi mitra utama dalam mendorong percepatan studi lanjut bagi para pendidik Muhammadiyah. “Kalau perlu S3, ambil di UMS. Kami siapkan skema pembiayaan yang meringankan. Ini investasi pendidikan jangka panjang,” tambahnya.

Sebagai Plt Ketua LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Harun mengakui ia memiliki tanggung jawab besar terhadap lebih dari 200 perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah. Namun ia menegaskan bahwa UMS tetap menjadi prioritas utamanya. “Saya pastikan UMS tetap menjadi rumah besar gerakan pendidikan Muhammadiyah,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Prof. Harun mengajak seluruh peserta untuk membingkai perjuangan mereka dalam semangat I-A-M: Ilmu, Amal, dan Manfaat. “Tanpa ilmu, amal tak berdasar. Tanpa amal, ilmu tak berbuah. Dan puncaknya adalah manfaat yang luas bagi umat dan bangsa,” ujar dia.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...