
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erham Budi Wiranto berhasil meraih gelar doktor ke-66 dari Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor, Kamis (7/5/2026).
Erham lulus dengan predikat sangat memuaskan dan IPK 3,93. Dalam disertasinya, Erham menawarkan konsep Religious Multicultural Education (RME) sebagai jalan tengah untuk menjaga relasi antaragama di tengah menguatnya polarisasi sosial di Indonesia.
Menurut Erham, pendekatan multikulturalisme Barat yang sekuler-liberal kerap tidak kompatibel dengan masyarakat Indonesia yang religius karena cenderung memosisikan agama hanya sebagai produk budaya, sehingga seluruh agama dianggap relatif dan klaim kebenaran agama dipandang sebagai ancaman terhadap keberagaman.
“Indonesia membutuhkan RME karena masyarakat kita beragama. Kita memerlukan pendekatan yang tetap menjaga iman, tetapi juga ramah terhadap perbedaan,” ujarnya.
Di sisi lain, pendidikan multikultural berbasis teologi tertentu juga dinilai belum sepenuhnya menjadi solusi karena cenderung bersifat apologetik dan polemik. “Atas dasar itu diperlukan jalan tengah yang tidak sekuler-liberal, tetapi juga tidak apologetik dan polemik,” jelasnya.

Erham Budi Wiranto berhasil meraih gelar doktor ke-66 dari Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor, Kamis (7/5/2026). (Humas)
Melalui pendekatan filsafat dan studi agama-agama, Erham merumuskan konsep RME yang dibangun melalui integrasi transdisipliner antara studi agama-agama dan pendidikan multikultural. Secara ontologis, RME mengakui keragaman agama sekaligus menghormati klaim kebenaran masing-masing pemeluk.
Secara epistemologis, pendekatan ini bersifat konstruktivis, multidisipliner, dan inklusif. Adapun secara aksiologis, RME diarahkan untuk menghormati keragaman, menjadi resolusi konflik, serta memperkuat moralitas masyarakat. “Kalau pendidikan sudah bagus, dampak sosialnya juga akan bagus. Jadi RME fokusnya dimulai dari pendidikan,” katanya.
Erham juga menanggapi fenomena keluarga beda agama yang belakangan ramai diperbincangkan. Menurutnya, keluarga dengan keyakinan berbeda tetap dapat hidup harmonis selama membangun komunikasi dialogis tanpa paksaan. “Pendekatannya harus dialogis dan kekeluargaan. Jangan ada pemaksaan karena itu bertentangan dengan prinsip RME,” ungkapnya.
Sidang dipimpin promotor Prof. Waston, dengan ko-promotor Mohamad Ali selaku sekretaris sidang. Dalam nasihat akademiknya, Mohamad Ali mengingatkan pentingnya kerendahan hati dan semangat belajar sepanjang hayat bagi seorang akademisi. “Jangan cepat puas, jangan berhenti belajar, dan terus membimbing diri sendiri agar dunia di sekitar menjadi lebih terbuka dan lebih baik,” ucapnya.
Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...
FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....
Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...
UMS Perkuat Kompetensi Calon Guru melalui Forum SEAMEO di Filipina
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi pendidikan di Asia Tenggara melalui partisipasi dalam SEAMEO Executive Meeting 2026 di Hotel Seda Manila, Filipina, pada...
FEB UMS Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Kampus Taiwan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama internasional dengan Southern Taiwan University of Science and Technology (STUST), Taiwan....
FKIP UMS Perkuat Jejaring Global melalui Visiting Professor di Filipina
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kerja sama akademik internasional melalui program Visiting Professor di College of Education,...
AMIKOM Yogyakarta Pelajari Strategi Konten Digital UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan studi banding Universitas AMIKOM Yogyakarta untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan kehumasan, pemasaran, dan komunikasi digital perguruan tinggi....
Mahasiswa Asing UMS Ajak Siswa MIM Trangsan Belajar Bahasa Inggris
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan kepada siswa MI Muhammadiyah (MIM) Trangsan, Gatak, Sukoharjo, melalui program Fun English Learning....
Mahasiswa UMS Jadi Pemuda Pelopor Karanganyar Berkat Gerakan Mengajar Desa
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hian Risnandar, meraih Juara I Pemuda Pelopor Kabupaten Karanganyar 2026 bidang Pendidikan dan Sosial Masyarakat....
BEM FHIP UMS Perkuat Kesadaran Hukum dan Demokrasi Warga Alas Tuwo
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (BEM FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program DESA CERDAS di Desa Alas Tuwo, Kecamatan...
UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...
Tablig Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Penguatan akidah, pendidikan agama dalam keluarga, dan pengamalan nilai-nilai Islam menjadi pesan utama Ustaz Das’ad Latif, dalam Tablig Akbar Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah...






