Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Ketua PDNA Sukoharjo Jadi Fasilitator di Acara Internasional ICRS

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 24 April 2025 18:48 WIB
Ketua PDNA Sukoharjo Jadi Fasilitator di Acara Internasional ICRS
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo, Ninin Karlina, menjadi salah satu fasilitator dalam kegiatan internasional bertajuk Unconference. Kegiatan tersebut diadakan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) UGM di Hotel UGM, Yogyakarta, Kamis-Jumat (24-25/4/2025). (Humas)

JOGJA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo, Ninin Karlina, menjadi salah satu fasilitator dalam kegiatan internasional bertajuk Unconference. Kegiatan tersebut diadakan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) UGM di Hotel UGM, Yogyakarta, Kamis-Jumat (24-25/4/2025).

Dalam kegiatan yang bertema Polarization and Its Discontent in the Southern Hemisphere: Mitigation Measures, Strategies and Policies tersebut, Ninin mewakili Peace Generation menjadi fasilitator di sesi Civil Society/Faith-Based Organizations.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memitigasi polarisasi di tengah masyarakat yang semakin menguat, dengan mendatangkan praktisi dan ahli dari berbagai daerah di Global South, meliputi Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara.

Harvard Ikut Serta

Beberapa kampus dari Amerika, Eropa, dan Australia turut hadir, di antaranya Harvard University, Los Angeles University Colombia, University of Birmingham UK, dan University of Western Australia. Selain kampus, hadir pula perwakilan pemerintahan dari Kementerian Keagamaan dan Kementerian Hukum dan HAM, serta berbagai organisasi sipil.

Ninin menyebut, hal ini ia gunakan sebagai sarana untuk membumikan, memperluas, dan menginternasionalisasi ideologi Muhammadiyah di berbagai forum eksternal Muhammadiyah. Mengutip Tanfidz Muktamar Muhammadiyah ke-48, ia menyebut Muhammadiyah perlu memainkan perannya bukan saja pada tingkat nasional tetapi juga pada tingkat global.

Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo, Ninin Karlina, menjadi salah satu fasilitator dalam kegiatan internasional bertajuk Unconference. Kegiatan tersebut diadakan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) UGM di Hotel UGM, Yogyakarta, Kamis-Jumat (24-25/4/2025).
Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo, Ninin Karlina, menjadi salah satu fasilitator dalam kegiatan internasional bertajuk Unconference. Kegiatan tersebut diadakan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) UGM di Hotel UGM, Yogyakarta, Kamis-Jumat (24-25/4/2025). (Humas)

Muhammadiyah memiliki tanggung jawab besar untuk membangun tata kehidupan global yang adil, damai dan sejahtera. Muhammadiyah harus hadir untuk menampilkan wajah Islam yang benar-benar menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan li al-alamin).

“Masyarakat Islam Indonesia memiliki jati diri Islam yang moderat, ramah, dan santun. Akan tetapi dalam beberapa tahun terakhir ini muncul fenomena perilaku beragama yang keras dan ekstrem. Cara pandang keagamaan tersebut tentu tidak positif bagi kepentingan ukhuwah internal umat Islam maupun bagi persatuan bangsa, lebih-lebih dalam kehidupan beragama dan berbangsa yang majemuk.”

Dia menekankan pentingnya cara beragama yang benar-benar moderat secara autentik di tubuh umat Islam maupun agama lain untuk tidak jatuh pada posisi dan sikap ekstrem. Lebih lanjut, Direktur Peace Generation Solo itu menjelaskan Muhammadiyah perlu mendorong nilai-nilai yang damai dan berkeadilan.

Di tengah konflik global yang terus memanas, Indonesia perlu memainkan peran politik diplomasi untuk membantu mengurangi eskalasi dan dampak konflik. “Muhammadiyah sebagai organisasi Islam dengan sejarah yang cukup panjang, sumber daya yang lengkap dan cakap, serta jaringan internasional yang luas akan ikut serta secara aktif membantu usaha pemerintah untuk memainkan peran juru damai global melalui politik bebas-aktif, dengan ikut menyediakan sumber daya dan jaringan yang dimiliki,” ujar Ninin.

Berita Terbaru

Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...

Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...

Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...

Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...

Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...

Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...

Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri

NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...

Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan

BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...

Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan

KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....