Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

ICIMS 2026 Usung Etika Agama di Era Kecerdasan Buatan

Adi Humas, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 11 Februari 2026 15:10 WIB
ICIMS 2026 Usung Etika Agama di Era Kecerdasan Buatan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ajang 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 mengangkat tema “Religious Ethics in Times of Artificial Intelligence” dan diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (10/2/2026). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ajang 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 mengangkat tema “Religious Ethics in Times of Artificial Intelligence” dan diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (10/2/2026).

Konferensi internasional ini menjadi ruang dialog akademik untuk merespons perkembangan kecerdasan buatan dari perspektif etika keislaman dan kemuhammadiyahan.

Ketua Panitia atau Chairman of the Committee ICIMS 2026, Muh. Nur Rochim Maksum, menyampaikan konferensi ini terbuka bagi para akademisi dan peneliti lintas disiplin untuk terus berkontribusi dalam pengembangan riset. “Kami mengundang untuk terus berpartisipasi pada ICIMS kali ini dan icims yang akan datang,” ujarnya.

Wakil Dekan III Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Fauzul Hanif Noor Athief, menegaskan kesiapan FAI UMS dalam memperkuat riset berdaya saing global. “Kami memiliki dua program studi yang terakreditasi unggul, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Ekonomi Syari’ah (HES), sementara untuk Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) saat ini terakreditasi A,” jelasnya.

Ia menambahkan FAI UMS memiliki jurnal yang terindeks Scopus, yaitu Journal of Islamic Economic Laws dari Program Studi HES. Menurut Fauzul, ICIMS menjadi momentum strategis dalam pengembangan riset keislaman yang relevan dengan tantangan kontemporer. “ICIMS adalah sebuah langkah awal untuk sebuah perubahan dalam bidang riset dengan mengintegrasikan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan,” katanya.

Dalam sambutannya, Rektor UMS  Prof. Harun Joko Prayitno, menekankan konferensi akademik harus melahirkan karya ilmiah yang beretika dan berdampak nyata. “Saya berharap paper yang dibuat ini bernilai dan beretika dari semua partisipan, karena konferensi ini tidak ada apa-apanya jika tidak diamalkan, maka konferensi ini harus memiliki nilai dampak dan nilai transendensi,” pesannya.

Ajang 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 mengangkat tema “Religious Ethics in Times of Artificial Intelligence” dan diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (10/2/2026).

Ajang 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 mengangkat tema “Religious Ethics in Times of Artificial Intelligence” dan diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (10/2/2026). (Humas)

ICIMS 2026 menghadirkan keynote speaker internasional dan nasional. Keynote speaker pertama, Prof. Abdelkader Bekhouche, dari Qatar University sekaligus Editor in Chief Journal of College of Sharia and Islamic Studies terindeks Scopus, mengangkat tema “Artificial Intelligence and Human Dignity: An Islamic Ethical Approach” yang menekankan pentingnya menjaga martabat manusia dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

“Artificial intelligence harus ditempatkan dalam kerangka etika Islam yang menjunjung tinggi martabat manusia, karena teknologi tidak boleh menggerus nilai kemanusiaan yang menjadi inti ajaran Islam,” ujar Abdelkader.

Sementara itu, Keynote speaker kedua, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo R. Muhammad Syafi’i, menegaskan kecerdasan buatan tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab etis manusia. “AI adalah hasil dari kecerdasan manusia, tetapi ia tidak memiliki moral, nurani, dan perasaan atau emosi,” ujarnya.

Ia menambahkan manusia memiliki posisi sentral dalam pengendalian teknologi. “Secanggih-canggihnya AI, AI tetaplah buatan manusia, dan manusialah yang bertanggung jawab penuh atas apa yang telah diciptakannya,” tegasnya.

Melalui ICIMS 2026, lanjutnya, UMS menegaskan komitmennya dalam memperkuat integrasi antara pengembangan ilmu pengetahuan, nilai etika agama, dan spirit kemuhammadiyahan untuk menjawab tantangan peradaban di era kecerdasan buatan.

Berita Terbaru

SD Muhammadiyah 8 Solo Raih Prestasi di Apresiasi GTK Transformatif 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta atau SD Mapan meraih dua prestasi dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Transformatif 2026 yang diselenggarakan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...