
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kemajuan teknologi yang pesat, seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan sistem hukum digital, telah membawa perubahan besar dalam sistem hukum global. Di satu sisi, teknologi membuka peluang untuk memperluas akses keadilan dan meningkatkan kualitas pemerintahan.
Namun, di sisi lain, kemajuan ini juga menimbulkan tantangan baru, seperti ancaman terhadap privasi, keamanan data, serta perlunya regulasi yang tepat seiring perkembangan teknologi yang begitu cepat.
Menanggapi dinamika tersebut, Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar International Conference on Restructuring and Transforming Law (ICRT LAW) ke-4 pada Kamis (27/2/2025), bertema “Inovasi dan Tantangan Hukum di Era Digital: Memperkuat Keadilan, Pemerintahan, dan Hak Asasi Manusia.”
Wakil Dekan I FH UMS, Wardah Yuspin, yang juga menjadi salah satu penyelenggara, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam acara, terutama kepada para keynote speakers yang berasal dari berbagai negara.
“Kami merasa sangat terhormat dapat menjadi tuan rumah bagi para ahli hukum dan akademisi terkemuka, termasuk Profesor Dr. Absori dari Pakistan, dan Dr. Cecille Mae C. Canilon dari Universitas Our Lady of Fatima, Filipina,” ujar Wardah.
Peran Teknologi
Wardah menekankan pentingnya peran teknologi dalam kehidupan modern dan tantangan yang dihadapi dunia hukum seiring dengan kemajuan digitalisasi. “Kehidupan kita kini tidak dapat terpisahkan dari teknologi, baik itu dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengeksplorasi kerangka hukum yang mampu mengimbangi perkembangan teknologi sambil tetap menjaga prinsip-prinsip keadilan dan hak asasi manusia,” lanjutnya.
Topik utama konferensi ini mencakup berbagai perspektif mengenai inovasi hukum dan tantangan yang timbul akibat pesatnya perkembangan teknologi digital. Peserta yang hadir diharapkan dapat memperoleh wawasan baru tentang bagaimana hukum dapat beradaptasi dengan perubahan zaman, serta bagaimana menjamin perlindungan hak asasi manusia dalam era digital yang serba cepat ini.
Selain sesi keynote yang diisi oleh para pembicara internasional, konferensi ini juga melibatkan lebih dari 50 peserta yang mempresentasikan penelitian mereka dalam berbagai sesi diskusi panel. Paper-paper yang telah diajukan oleh para peserta, menurut Wardah, memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengembangkan diskursus ilmiah dan mengatasi isu-isu hukum yang relevan di era digital.
“Partisipasi Anda semua dalam konferensi ini sangat berharga. Kontribusi Anda akan memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana hukum dapat menjawab tantangan di dunia yang semakin terhubung ini,” tambahnya.

Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar International Conference on Restructuring and Transforming Law (ICRT LAW) ke-4 pada Kamis (27/2/2025), bertema “Inovasi dan Tantangan Hukum di Era Digital: Memperkuat Keadilan, Pemerintahan, dan Hak Asasi Manusia.” (Humas)
Konferensi ini juga menjadi kesempatan bagi Fakultas Hukum UMS untuk mempererat hubungan akademik internasional, sekaligus menegaskan komitmen UMS dalam menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya mengutamakan kualitas akademik, tetapi juga aktif dalam merespons perkembangan global yang terjadi.
Wakil Rektor V UMS Prof. Supriyono, menyampaikan di tengah pesatnya globalisasi dan regulasi digital, lanskap hukum mengalami perubahan yang cepat dan dinamis. Konferensi internasional kali ini menjadi wadah penting untuk membahas restrukturisasi dan transformasi kerangka hukum. “Regulasi yang ada harus terus diperbarui untuk mengakomodasi tantangan dan kompleksitas dunia modern,” ujarnya.
Konferensi ini membahas berbagai topik, seperti Hukum Siber, Kecerdasan Buatan, Hak Asasi Manusia di Era Digital, serta Etika Hukum, termasuk perspektif hukum Islam dan hukum lingkungan. Pembicara utama yang hadir antara lain Prof. Absori (UMS), Prof. Gulyamov Said Saidakhrarovich (Tashkent State University), Marjan Marandi Parkinson (Leeds Trinity University), dan Cecille Mae C. Canilon (Our Lady of Fatima University).
Selain itu, konferensi ini juga menyelenggarakan lomba penulisan artikel bekerja sama dengan International Journal of Law and Policy (Uzbekistan), dengan hadiah menarik bagi para pemenang. Acara ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan strategi praktis untuk merespons tantangan hukum di era digital serta memastikan perlindungan terhadap keadilan dan hak asasi manusia.
UMS, sebagai lembaga yang mengedepankan keunggulan akademis dan nilai-nilai Islam, terus mendorong kolaborasi internasional untuk mengembangkan solusi hukum yang progresif. “Semoga konferensi ini dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan kerangka hukum di masa mendatang,” pungkasnya.
Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...
UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...
UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....
Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...
Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....
Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...
Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...
Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...
Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...
IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...
Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...
Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....






