Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Jelang Mudik Lebaran, Infrastruktur Transportasi di Indonesia jadi Tantangan

Al, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 27 Maret 2025 12:38 WIB
Jelang Mudik Lebaran, Infrastruktur Transportasi di Indonesia jadi Tantangan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi mudik. (Pexels)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menjelang mudik Lebaran, kondisi infrastruktur transportasi di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa kembali menjadi sorotan. Volume kendaraan yang meningkat signifikan di jalur-jalur utama seperti Pantura menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi pemerintah.

Menurut Prof. Zilhardi Idris, Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), permasalahan ini tidak hanya sebatas infrastruktur fisik, tetapi juga melibatkan aspek manajemen lalu lintas dan koordinasi antar instansi pemerintah.

Masalah transportasi tidak hanya berkaitan dengan Kementerian Perhubungan atau PUPR saja, tetapi juga melibatkan koordinasi antara berbagai institusi di tingkat nasional maupun daerah. “Transportasi itu bukan hanya masalah infrastruktur, tapi juga melibatkan manusia. Jika pengelolaan dan koordinasi antar lembaga tidak berjalan dengan baik, masalah macet dan ketidaknyamanan pasti akan meningkat,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Rabu (26/3/2025).

Tak Terelakkan

Macet selama mudik lebaran tidak dapat terelakkan. Peningkatan volume kendaraan saat mudik semakin memperparah kemacetan, terutama di jalur-jalur utama. Kebijakan diskon tarif tol yang diterapkan sebagai insentif bagi pemudik, menurutnya, lebih bersifat strategi bisnis daripada solusi nyata dalam mengurangi beban lalu lintas.

“Diskon tol lebih sebagai upaya meningkatkan daya saing jalan tol dibandingkan jalan arteri. Ini bukan solusi jangka panjang dalam mengatasi kemacetan,” tambahnya. Masalah lain yang turut menjadi sorotan adalah kualitas infrastruktur di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.

Prof. Zilhardi Idris, Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Prof. Zilhardi Idris, Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). (Humas)

Ia menegaskan ketimpangan ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, karena konektivitas yang buruk menghambat distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berbasis pemerataan menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan ini.

“Perencanaan transportasi harus mempertimbangkan aspek lingkungan, keselamatan, dan dampak sosial. Tidak hanya membangun jalan baru, tetapi juga memastikan infrastruktur yang sudah ada tetap terpelihara dengan baik,” sebutnya.

Dalam kaitannya dengan transportasi umum, Zilhardi mengungkapkan secara teoritik transportasi publik lebih efisien daripada kendaraan pribadi. Namun, ia juga mengingatkan implementasinya di lapangan sangat bergantung pada komitmen pemerintah dan kesiapan infrastruktur yang memadai dan harus memperhatikan masalah fleksibilitas.

Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah perlu meningkatkan kualitas layanan transportasi publik agar lebih menarik bagi masyarakat. Dia berharap bahwa pemerintah dan seluruh stakeholder terkait bisa bekerja lebih baik dalam merencanakan pembangunan infrastruktur yang lebih merata di seluruh Indonesia.

“Masalah transportasi bukan hanya soal kemacetan, tapi soal keadilan sosial dan pemerataan pembangunan. Kita harus pastikan bahwa setiap wilayah di Indonesia memiliki akses yang setara terhadap infrastruktur yang memadai,” tegasnya.

Berita Terbaru

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...