Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Manfaatkan Produk Lokal, UMS Kembangkan Inovasi Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri dan VCO

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 5 Desember 2024 15:48 WIB
Manfaatkan Produk Lokal, UMS Kembangkan Inovasi Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri dan VCO
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Prof. Kun Harisma, Guru Besar bidang Ilmu Teknik Kimia di UMS, menciptakan formulasi aromaterapi kombinasi minyak daun cengkeh, minyak adas, minyak kayu putih, dan Virgin Coconut Oil (VCO). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus membuktikan komitmennya dalam pengembangan inovasi berbasis riset. Salah satu terobosan terbaru datang dari penelitian yang dipimpin Prof. Kun Harisma, Guru Besar bidang Ilmu Teknik Kimia di UMS.

Bersama timnya, ia berhasil menciptakan formulasi aromaterapi kombinasi minyak daun cengkeh, minyak adas, minyak kayu putih, dan Virgin Coconut Oil (VCO). Proyek ini didukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui pendanaan program prototipe.

Guru Besar bidang Ilmu Teknik Kimia UMS itu menjelaskan produknya tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan seperti sifat antibakteri dan antioksidan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam industri kesehatan dan kecantikan.

“Inovasi ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap produk alami yang aman dan efektif. Kami berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal,” jelasnya Kamis, (5/12/2024).

Lewati Uji Klinis

Produk aromaterapi ini, lanjutnya, telah melewati serangkaian uji klinis awal yang mencakup uji stabilitas, keamanan, dan efektivitas aroma. Selain itu, keunggulan lain dari produk ini adalah penggunaan bahan baku alami yang mendukung keberlanjutan lingkungan serta potensi untuk masuk ke pasar internasional.

Dalam tiga tahun ke depan, pengembangan produk ini direncanakan untuk memasuki pasar komersial dengan merek Clovena. “Kami juga berencana mendaftarkan merek dan memperluas riset untuk diversifikasi produk seperti krim pijat dan hand sanitizer berbasis minyak atsiri,” tambahnya.

Produk ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi kesehatan alami, tetapi juga memberikan dampak positif bagi petani lokal dan industri minyak atsiri di Indonesia. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk ini siap bersaing di pasar global.

“Inovasi ini diawali dengan konsep three in one, yaitu kombinasi minyak daun cengkih, minyak adas, dan minyak kayu putih dengan VCO. Kini kami mengembangkan menjadi produk five in one dengan menambahkan manfaat antioksidan dan antiseptik serta perbaikan formulasi untuk memberikan efek relaksasi yang lebih optimal,” ujarnya.

Prof. Kun Harisma, Guru Besar bidang Ilmu Teknik Kimia di UMS, menciptakan formulasi aromaterapi kombinasi minyak daun cengkeh, minyak adas, minyak kayu putih, dan Virgin Coconut Oil (VCO).

Prof. Kun Harisma, Guru Besar bidang Ilmu Teknik Kimia di UMS, menciptakan formulasi aromaterapi kombinasi minyak daun cengkeh, minyak adas, minyak kayu putih, dan Virgin Coconut Oil (VCO). (Humas)

Produk ini merupakan solusi multiguna yang dirancang tidak hanya untuk kebutuhan aromaterapi, tetapi juga untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Dengan harga terjangkau, kami berharap produk ini dapat menggantikan bahan impor, memberdayakan pengrajin lokal, serta memanfaatkan sumber daya alam Indonesia,” tambahnya.

Tim penelitian kali ini juga melibatkan kolaborasi multidisiplin. “Kami bekerja sama dengan Dr. Muhammad Mujiburrahman dan Prof. Dr. Muhtadi, M.Si., yang membantu dalam perancangan alat produksi, sehingga proses pengembangan menjadi lebih efisien dan terstandarisasi,” jelasnya.

Kun Harisma optimis bahwa inovasi ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga akademisi. Selain mendukung program pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemanfaatan produk lokal, produk ini diharapkan dapat diekspor ke luar negeri dan memperkenalkan kekayaan alam Indonesia ke pasar global.

“Dengan produk ini, kita dapat menunjukkan bahwa bahan alami Indonesia bisa menjadi solusi unggulan, menggantikan bahan sintetis, dan membuka peluang ekonomi bagi pengrajin lokal, khususnya di Solo Raya,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...