Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Siswa SMP Muhammadiyah PK Solo Belajar Kemajuan dan Inovasi ke Luar Negeri

Aryanto, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 30 Mei 2024 16:59 WIB
Siswa SMP Muhammadiyah PK Solo Belajar Kemajuan dan Inovasi ke Luar Negeri
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 117 siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta beserta 6 guru pendamping mengikuti kegiatan edutrip ke Singapura dan Malaysia selama 4 hari 3 malam, Senin-Kamis (27-30/5/2024). (Humas).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sebanyak 117 siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta beserta 6 guru pendamping mengikuti kegiatan edutrip ke Singapura dan Malaysia selama 4 hari 3 malam, Senin-Kamis (27-30/5/2024).

Kegiatan tersebut guna meningkatkan wawasan global dan internasional para siswa. Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, mengatakan program edutrip menjadi program unggulan di sekolah dan digelar setiap tahun.

Program edutrip menjadi sarana bagi para siswa belajar tentang kemajuan dan inovasi di negara yang dikunjungi. Sementara ini, sekolah baru mengunjungi Singapura dan Malaysia. “Saat siswa kelas 7, kami mengenalkan kearifan lokal di pedesaan dengan program home stay. Di kelas 9, kita arahkan pengembangan wawasan global internasional dengan program edutrip. Jadi lengkap penguatan karakter di SMP Muh PK,” jelasnya.

Muhdiyatmoko menambahkan tempat-tempat yang edukatif di dua negara tersebut dikunjungi para siswa untuk belajar. Singapura seperti di URA (Urban Redevelopment Authority), dan NUS Library. Adapun Malaysia, siswa belajar di kampus USIM (Universitas Sains Islam Malaysia).

Selain itu, para siswa juga menikmati destinasi wisata seperti Merlion Park, Universal Studio Singapore (USS), Genting Highland, Batu Caves, dan Menara Petronas. “Selain belajar dan berwisata, keselamatan dan kenyamanan para peserta juga kami persiapkan apalagi di negara lain. Para siswa kami bagi menjadi kelompok kecil dengan guru pendamping,” ujar Muhdiyatmoko.

Edukasi Pengelolaan Kota Layak Huni dan Berkelanjutan

Hal yang menarik ketika para siswa belajar di luar negeri adalah kunjungan ke URA (Urban Redevelopment Autority) Singapura. URA adalah semacam badan perencanaan pembangunan daerah/kota di Singapura.

Di tempat tersebut, para siswa bisa melihat secara dekat bagaimana perencanaan tata kota di Singapura. Secara fun dan menyenangkan, para siswa mendapatkan edukasi pengelolaan tata kota layak huni dan menghadapi perubahan iklim.

Sebanyak 117 siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta beserta 6 guru pendamping mengikuti kegiatan edutrip ke Singapura dan Malaysia selama 4 hari 3 malam, Senin-Kamis (27-30/5/2024).

Sebanyak 117 siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta beserta 6 guru pendamping mengikuti kegiatan edutrip ke Singapura dan Malaysia selama 4 hari 3 malam, Senin-Kamis (27-30/5/2024). (Humas).

Guru IPS dan pendamping siswa Miftahul Arozaq mengatakan URA menjadi tempat para siswa mendapatkan transformatif mindset pengelolaan kota layak huni dan  berkelanjutan menghadapi  perubahan iklim. “URA menjadi tempat pengembangan kota yang berkelanjutan dan berketahanan yang ada di negara tersebut. Siswa bisa mengetahui perencanaan tata kota di Singapura,” ujarnya.

Bara Kaori Satya Maharani, peserta edutrip, mengatakan hal yang bisa dipelajari saat mengikuti edutrip di Singapura adalah melihat kemakmuran masyarakat dan ketertiban tata kota. Menurutnya Singapura lebih makmur dan modern.

Lingkungan biotik terkesan terawat meski berada di tengah kota. Kota ideal menurutnya adalah kota yang mampu memenuhi semua kebutuhan masyarakat. Fasilitas kebutuhan hidup terpenuhi layak seperti pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga: Peringati Hardiknas 2024, SMP Muhammadiyah PK Beri Penghargaan Siswa dan Guru Berprestasi

Terkait perubahan iklim, Bara Kaori Satya Maharani menjelaskan untuk mengatasi hal itu maka tata kota harus mengarah pada budaya aktivitas masyarakat kota yang lebih banyak menerapkan prinsip jalan kaki bukan naik kendaraan pribadi.

Selain itu, negara tersebut tertib berlalu lintas dan punya masyarakat yang berminat menggunakan kendaraan umum, dan naik sepeda.  “Saya berharap melalui edutrip ini mampu memberikan bekal kepada siswa untuk rajin belajar dan menambah pengetahuan agar ke depan mampu memberikan kontribusi dalam membangun kota yang maju,” jelas Bara.

Peserta edutrip lain, ‘Aisyah Syafira Putri Wibawa mengungkapkan pendapat yang hampir sampa tentang kota yang layak huni. Menurutnya kota layak huni adalah kota yang warga masyarakat peduli terhadap kebersihan. Menurutnya kenyamanan kota akan didapatkan jika lingkungan kota terjaga kebersihannya.

“Kebersihan lingkungan itu penting. Maka budaya peduli terhadap lingkungan yang harus dirawat seperti buang sampah pada tempatnya. Kota yang layak huni adalah kota yang nyaman dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan tidak merusah alam yang diciptakan Allah SWT. Singapura minim kendaraan pribadi dan tata kota lebih bersih serta tertib,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Rachellayya Thedjo Putriya. Ia merasakan benar kenyamanan ketika berada di Singapura. Suasana kota lebih maju, asri, dan indah dipandang. Ia pun termotivasi untuk belajar lebih giat agar mampu berkontribusi dalam pengembangan tata kota masa depan agar lebih maju dan modern.

Sementara itu, Divanissa Hanifah menambahkan di Singapura budaya masyarakat lebih disiplin. Divanissa merasakan ketika menyeberang jalan raya, penyeberang jalan lebih diutamakan daripada kendaraan. “Penyeberangan jalan kaki lebih utama daripada kendaraan. Meski kondisi lingkungan saat ini panas, tetapi terasa nyaman karena banyak taman penghijauannya. Lebih asri dan adem,” jelasnya.

Berita Terbaru

PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...

Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...

Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...

Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak

SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...

Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...

SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan  bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...

Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...

SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...

62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...

Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...

Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....

Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...