Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak

Nikmah Hidayati, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 10 September 2026 16:39 WIB
Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini memadukan pembelajaran berbasis pengalaman dengan penguatan karakter melalui berbagai aktivitas di alam terbuka. (Humas)

SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini memadukan pembelajaran berbasis pengalaman dengan penguatan karakter melalui berbagai aktivitas di alam terbuka.

Mengangkat tema “Synergy in Nature: Connect, Collaborate, Conquer”, kegiatan tersebut mengajak murid belajar langsung dari lingkungan sekitar lereng Gunung Merapi. Alam tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga ruang belajar untuk mengasah daya kritis, imajinasi, keberanian, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Koordinator Tim Kelas III, Lusia Wahyu Purbowati, mengatakan field trip dirancang sebagai pengalaman belajar yang menghubungkan pengetahuan sains dengan kemampuan sosial dan kepedulian ekologis. “Melalui tema Synergy in Nature, kami ingin mendorong para murid untuk saling terhubung, membangun kerja sama yang solid, serta mampu mengatasi berbagai tantangan dalam kelompok kecil,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai aktivitas yang dilakukan juga memberi ruang bagi murid untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun empati terhadap orang lain maupun lingkungan. Dalam pelaksanaannya, 81 murid dibagi menjadi empat kelompok besar. Masing-masing kelompok didampingi dua fasilitator dari Tim Ledok Sambi dan secara bergantian mengikuti empat rangkaian permainan.

Aktivitas diawali dengan permainan bajak sawah. Murid mendapat pengalaman langsung mengenal proses awal penanaman padi dengan menginjak lumpur dan menggunakan alat bajak tradisional.

Pengalaman tersebut membuat salah seorang peserta, Labibah, merasa senang sekaligus mendapatkan perspektif baru mengenai proses panjang di balik makanan yang sehari-hari dikonsumsi. “Ternyata nasi yang dihidangkan di atas meja makan kita membutuhkan proses yang panjang dalam pengolahannya, salute untuk para petani Indonesia,” katanya.

Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini memadukan pembelajaran berbasis pengalaman dengan penguatan karakter melalui berbagai aktivitas di alam terbuka.

Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini memadukan pembelajaran berbasis pengalaman dengan penguatan karakter melalui berbagai aktivitas di alam terbuka. (Humas)

Kegiatan kemudian berlanjut dengan flying fox. Melalui aktivitas ini, murid ditantang menghadapi rasa takut, meningkatkan keberanian, sekaligus membangun kepercayaan terhadap kemampuan diri. Pada permainan gelgun, murid belajar fokus terhadap target dan mengambil keputusan dengan cepat. Permainan tersebut sekaligus melatih koordinasi antarpeserta dalam menyusun strategi secara sportif.

Kekompakan kelompok kembali diuji melalui aktivitas kano dan kayak. Murid harus menjaga keseimbangan, menyelaraskan gerakan, serta berkomunikasi dengan anggota kelompok agar perahu dapat bergerak stabil menuju titik tujuan.

Tantangan berikutnya adalah keypunch. Dalam permainan ini, seluruh anggota kelompok harus menyusun strategi dengan cepat untuk menginjak angka secara berurutan. Komunikasi dan ketepatan menjadi kunci agar misi dapat diselesaikan tanpa kesalahan.

Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan refleksi bersama Tim Ledok Sambi dan guru pendamping. Murid diajak melihat kembali pengalaman yang diperoleh selama mengikuti berbagai aktivitas, termasuk nilai kerja sama, keberanian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sebagai bagian dari pesan ekologis kegiatan, setiap murid juga mendapatkan tumbler sebagai merchandise. Tumbler tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai wadah minum sehari-hari, termasuk saat membawa bekal ke sekolah, sekaligus mengurangi penggunaan botol sekali pakai.

Berita Terbaru

Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...

SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan  bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...

Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...

SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...

62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...

Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...

Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....

Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...

Lurah Goes to Madrasah, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Diedukasi Bahaya Narkoba

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kelurahan Purwodiningratan bersama tim gabungan dari Puskesmas, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta...

SMP MUTU Colomadu Siapkan International Class Program, Guru Perkuat Kompetensi

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat long life learning tidak hanya ditanamkan kepada siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi guru. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan...

Kolaborasi TK Aisyiyah Bolon 1 dan TK Aisyiyah Madoh Meriahkan Festival PAUD

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 100 anak dan orang tua memadati halaman depan Masjid TK Aisyiyah Madoh Bolon, Colomadu, Karanganyar, untuk mengikuti Festival PAUD Aisyiyah, Sabtu (22/8/2026)....

Kencleng Surga SD Muhammadiyah PK Solo Galang Rp24,6 Juta untuk Korban Gempa NTT

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kepedulian terhadap korban bencana diwujudkan keluarga besar SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo melalui program Kencleng Surga Peduli Gempa Nusa Tenggara...