
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan VIII bersama guru serta tenaga kependidikan turun langsung memungut sampah di lingkungan sekitar madrasah, Sabtu (28/8/2026).
Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Kelurahan Purwodiningratan dan jajaran Koramil Jebres. Selain mengajak siswa terlibat langsung menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan juga diisi edukasi mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah.
Sebelum aksi dimulai, para siswa mendapatkan pengarahan dari penanggung jawab kegiatan, Reni Rasyita. Setelah itu, siswa bersama guru dan tenaga kependidikan berangkat dari Kampus 1 MTs Muhammadiyah Surakarta di Purwodiningratan menyusuri sejumlah ruas jalan di sekitar madrasah.
Dengan mengenakan sarung tangan plastik, para siswa memungut sampah yang ditemukan di sepanjang rute. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman langsung bagi siswa untuk memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan kepedulian dan tindakan bersama.
Usai melakukan aksi pungut sampah, rombongan kemudian transit di Kantor Kelurahan Purwodiningratan. Di lokasi tersebut, siswa mendapatkan edukasi mengenai pemilahan sampah yang disampaikan Lurah Purwodiningratan Samsul Haqikhi bersama Pelda Rudi Haryono dari Koramil Jebres dan Babinsa Purwodiningratan Pelda Suparno.
Samsul Haqikhi menekankan pentingnya membangun kebiasaan menjaga kebersihan sejak usia sekolah. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu dilakukan secara konsisten dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, madrasah, orang tua, hingga masyarakat. “Mari kita tanamkan prinsip bahwa sampah bukan sekadar sesuatu yang harus dibuang, tetapi harus dikelola dengan baik. Semoga kegiatan pendampingan dan praktik pemilahan sampah ini dapat bermanfaat untuk anak-anak kita,” ujarnya.

Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan VIII bersama guru serta tenaga kependidikan turun langsung memungut sampah di lingkungan sekitar madrasah, Sabtu (28/8/2026). (Humas)
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, sekaligus berkelanjutan. Kepala MTs Muhammadiyah Surakarta, Mar’atus Sholikhah Isnaini, mengatakan program GEMAS tidak berhenti pada kegiatan memungut sampah. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter untuk membangun kepedulian siswa terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten: membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah sesuai jenisnya, dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kelurahan Purwodiningratan dan Koramil Jebres yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. “Semoga sinergi ini dapat membentuk generasi yang peduli, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” tambahnya.
Selain praktik memungut dan memilah sampah, siswa juga dikenalkan dengan pemanfaatan sampah agar memiliki nilai guna. Edukasi tersebut memberikan pemahaman bahwa pengelolaan sampah tidak selalu berakhir di tempat pembuangan, tetapi dapat diolah kembali sesuai jenis dan manfaatnya.
Bagi para siswa, kegiatan GEMAS menjadi pengalaman belajar yang dilakukan langsung di lingkungan sekitar. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui penjelasan, tetapi juga mempraktikkan kebiasaan menjaga kebersihan secara bersama-sama.
Salah seorang siswa MTs Muhammadiyah Surakarta, Ihsan, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman mempraktikkan pemilahan dan pengolahan sampah memberikan pengetahuan baru. “Kegiatan hari ini benar-benar luar biasa. Kita diajari bagaimana memilah sampah dan mengolahnya menjadi pupuk sehingga bisa bermanfaat,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama. Kolaborasi antara madrasah, pemerintah kelurahan, dan unsur TNI tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga pendidikan kepedulian lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam keseharian siswa.
Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...
Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....
Lurah Goes to Madrasah, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Diedukasi Bahaya Narkoba
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kelurahan Purwodiningratan bersama tim gabungan dari Puskesmas, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta...
SMP MUTU Colomadu Siapkan International Class Program, Guru Perkuat Kompetensi
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat long life learning tidak hanya ditanamkan kepada siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi guru. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan...
Kolaborasi TK Aisyiyah Bolon 1 dan TK Aisyiyah Madoh Meriahkan Festival PAUD
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 100 anak dan orang tua memadati halaman depan Masjid TK Aisyiyah Madoh Bolon, Colomadu, Karanganyar, untuk mengikuti Festival PAUD Aisyiyah, Sabtu (22/8/2026)....
Kencleng Surga SD Muhammadiyah PK Solo Galang Rp24,6 Juta untuk Korban Gempa NTT
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kepedulian terhadap korban bencana diwujudkan keluarga besar SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo melalui program Kencleng Surga Peduli Gempa Nusa Tenggara...
Nasrul Harahab Pimpin SD UMS Global Citizen, Fokus Literasi hingga Teknologi
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan pendidikan dasar melalui pelantikan Nasrul Harahab sebagai Kepala SD UMS Global Citizen Lab School FKIP UMS...
Era Digital, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Diajak Jadi Kreator Muda
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Parents’ Day bertema “Bijak Menggunakan Gawai, Jadilah Kreator...
Pawai Maulid Nabi Jadi Cara SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Tanamkan Keteladanan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Solo menggelar pawai dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw., Senin (24/8/2026). Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dan diikuti...
Jadikan Momen Maulid Nabi untuk Tingkatkan Kepedulian Sesama
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. menjadi momentum bagi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, memperbanyak selawat, serta menerapkan akhlak...
Alumni Jadi Inspirasi, SMP Muhammadiyah 1 Simpon Dorong Siswa Berani Bermimpi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo kembali menghadirkan kegiatan Alumni Inspiratif untuk memotivasi siswa dalam belajar dan meraih cita-cita. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah,...
Jauhkan Anak dari Gawai, SD Muhammadiyah PK Solo Hidupkan Dolanan Bocah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day...





