Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kabarmu

Baru diluncurkan, Program GIP-111 Mampu Kumpulkan Dana Rp82 Miliar

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Selasa, 21 November 2023 12:03 WIB
Baru diluncurkan, Program GIP-111 Mampu Kumpulkan Dana Rp82 Miliar
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Wakil Ketua Majlis Tablig PP Muhammadiyah Adi Hidayat saat menyampaikan sambutan pada peluncuran GIP-111 di Kampus UMY, Sabtu (18/11/2023). (Foto : muhammadiyah.or.id).

Jogja, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan program Gerakan Infak Pendidikan atau GIP-111 tepat pada perayaan Milad Muhammadiyah ke-111 di Gedung Sportorium kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (18/11/2023) malam.

GIP-111 merupakan program persyarikatan untuk menghimpun dana abadi yang dikumpulkan dari infak warga Muhammadiyah. Dana itu akan dipakai untuk membiayai pendidikan yang diselenggarakan oleh persyarikatan, terutama untuk lembaga pendidikan yang masih kekurangan dana. “Jika selama ini dana kemanusiaan sudah ada, kenapa tidak dengan dana pendidikan,” ujar Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief saat meluncurkan program GIP-111 yang bisa disaksikan melalui saluran TVMu tersebut.

Meski baru saja diliuncurkan, pada malam perayaan Milad tersebut, GIP-111 mampu menghimpun dana lebih dari Rp82 miliar atau tepatnya Rp. 82.289.308.546,00 yang dikumpulkan dari amal usaha Muhammadiyah (AUM) dan warga persyarikatan di seluruh Indonesia. Pada perayaan Milad tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengumumkan sumbangan dana GIP-111 dari AUM. Dana ini akan terus bertambah seiring bertambahnya warga persyarikatan dan AUM yang menyumbangkan dana untuk perbaikan layanan pendidikan persyarikatan.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, optimistis dana GIP-111 akan bisa menembus atau bahkan melampaui target Rp. 111 miliar.  “Karena itu target kita supaya nanti dana abadi pendidikan itu mencapai Rp. 111 miliar saya kok yakin itu akan bisa tercapai,” kata Mu’ti dalam Tausiyah di Tabligh Akbar Semarak Milad ke-111 Muhammadiyah di Ponorogo seperti dikutip Muhammadiyah.or.id. Mu’ti menjelaskan bahwa Muhammadiyah ingin menjadi organisasi yang mandiri dan kuat dalam mengelola lembaga-lembaga pendidikan yang bernaung di bawahnya.

Guru Besar Pendidikan Agama Islam ini mengaku, urusan pendidikan di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan. Bersamaan dengan itu, Muhammadiyah sebagai pelopor pendidikan Islam modern, tidak ingin tercecer kualitasnya.

Terkumpulnya infak melalui GIP-111 ini akan digunakan untuk menstandarkan gaji guru-guru Muhammadiyah, menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang representatif, beasiswa bagi siswa yang tidak mampu, dan lain sebagainya.

Menurutnya, masalah lain yang menjadi sorotannya saat ini adalah terjadinya ketimpangan di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Dalam pandangan Mu’ti, banyak sekolah-sekolah Muhammadiyah yang megah, namun juga ada sekolah yang kondisinya sebaliknya.

“Ini yang memang ingin kita selesaikan, tidak bisa kita bergantung pada pihak lain, termasuk pemerintah,” tutur Mu’ti.

Abdul Mu’ti pada kesempatan ini juga menyoroti tentang PPPK untuk guru. Menurutnya, program tersebut banyak merugikan sekolah swasta, bukan hanya sekolah Muhammadiyah.

Tidak ingin terjebak pada masalah kebijakan yang seperti enggan berpihak, Muhammadiyah melalui GIP 111 ini, dengan dana yang sudah terkumpul akan digunakan juga untuk menstandarkan gaji guru-guru Muhammadiyah.

“Dana abadi pendidikan itu kita sumbangkan untuk membantu peningkatan kesejahteraan para pendidik, dan tenaga kependidikan,” imbuhnya.

Berita Terbaru

Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...

Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...

Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...

Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...

Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...

Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...

Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri

NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...

Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan

BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...

Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan

KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....