Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Kepala SD Muhammadiyah 8 Jagalan, Solo : Guru Perlu Terus Belajar dan Menjadi Guru Pemikir

Andri Nugroho, Editor: Sholahuddin
Jumat, 22 Desember 2023 19:45 WIB
Kepala SD Muhammadiyah 8 Jagalan, Solo : Guru Perlu Terus Belajar dan Menjadi Guru Pemikir
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Guru SD Muhammadiyah 8 Jagalan, Solo sedang berperan sebagai murid dalam praktik pembelajaran berdiferensiasi oleh teman sejawat (microteaching). (Foto: Humas SD Muh. Jagalan, Solo).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SD Muhammadiyah 8 Jagalan Solo gelar kegiatan workshop tentang pembelajaran berdiferensiasi sebagai sarana peningkatan dan pengembangan kompetensi guru, Kamis, 21/12/2023. Berempat di Gedung Pusdiklat Darmo Tjahjono Perguruan Muhammadiyah Solo, Jl. D.I. Panjaitan No.4, Margorejo, Gilingan, Banjarsari, sebanyak 36 peserta terdiri dari guru dan karyawan mendapatkan materi workshop dengan tema Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Potensi Peserta Didik.

Berakhirnya proses belajar mengajar di semester gasal (satu) tahun ini menjadi ruang tersendiri bagi para guru di SD Muhammadiyah 8 Jagalan Solo untuk mengevaluasi dan merefleksikan diri guna meningkatkan kualitas pembelajaran di semester genap yang akan datang.

Kepala SD Muhammadiyah 8 Solo, Parimin Tedjo Pramono, mendorong para guru agar terus bergerak maju dan berfikir adaptif. Parimin menyampaikan tujuan utama workshop pada kesempatan ini tidak lain demi mempertajam pemahaman guru terhadap implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas sehingga dapat meningkatkan potensi peserta didik.

“Guru yang cakap harus mampu berpikir adaptif dan mengubah mindsetnya. Kuncinya adalah pada guru yang senantiasa terus belajar dan menjadi guru pemikir. Agar peserta didik menjadi pemikir dan pembelajar, maka harus dimulai dari guru yang senantiasa berpikir dan terus belajar,” tuturnya.

Kepala SD Muhammadiyah 8 Jagalan, Solo, Parimin (kiri) saat memberi arahan kepada para guru peserta workshop, Kamis (21/12/2023). (Foto: Humas SD Muh. 8 Jagalan, Solo).

Pembelajaran berdiferensiasi lahir, lanjut Parimin, dari pemikiran bahwa semua siswa tidaklah sama sehingga perlu memberikan akses belajar yang seimbang. Dalam arti memberikan sumber belajar, proses pembelajaran, bahkan dukungan sesuai dengan karakteristik dan keunikan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dengan kata lain pembelajaran berdiferensiasi adalah menciptakan suatu kelas yang beragam dengan memberikan kesempatan dalam meraih konten, memproses suatu ide dan meningkatkan hasil setiap murid, sehingga murid-murid akan bisa lebih belajar dengan efektif.

Sebagai pemateri, Hengki Purnomo, Kepala SDN Kawatan Solo, menjelaskan pembelajaran berdiferensiasi sangatlah unik dan komplek. Guru harus berani mencoba, mencoba dan mencoba terkait dengan metode dan model pembelajaran yang tergolong baru.

“Pembelajaran berdiferensiasi menjadi inovasi tersendiri dalam pembelajaran karena pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang mengakomodasi dari semua perbedaan karakter, terbuka untuk semua dan memberikan kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan oleh peserta didik,” jelasnya.

Guru Paling Mengerti

Antusiasme yang tinggi dan interaksi positif para peserta dapat dilihat dari munculnya pertanyaan yang dilontarkan kepada pemateri. Suasana workshop aktif dan menyenangkan karena para peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan pemateri saja, melainkan ada sesi microteaching dari perwakilan guru kelas 2 dan kelas 4. Guru tersebut praktik mengajar langsung di depan para guru yang lain dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi.

Sebagai catatan, Hengki menambahkan, pembelajaran berdiferensiasi diimpelementasikan di tengah keberagaman dengan adanya heterogenitas latar belakang peserta didik yang menjadi tantangan dalam belajar. Gurulah yang paling mengerti dalam memahami karakteristik peserta didiknya, itulah pentingnya penerapan Kurikulum Merdeka, guru bebas menentukan treatment yang dirasa paling tepat untuk memenuhi kebutuhan belajar mereka.

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jagalan, Hery Sawidji, turut hadir dalam acara ini. Hery Sawidji mengapresiasi penuh terselenggaranya kegiatan workshop. Karena sejatinya di pundak bapak ibu guru nantinya semua anak-anak akan memperoleh penguatan-penguatan dalam belajarnya.

“Semoga Bapak Ibu guru SD Muhammadiyah 8 Jagalan lebih terampil dalam menangani peserta didik melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Dengan harapan dapat meningkatkan motivasi belajar dan potensi peserta didik di dalam kelas,” jelasnya.

Berita Terbaru

MTs Muhammadiyah Surakarta Gelar Matsmuka CORE dan Ujian Tahfidz di Masjid Zayed

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta menggelar kegiatan Matsmuka Class Outing for Religious Enrichment (Matsmuka CORE) di Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta, Senin (15/6/2026), sebagai...

Cetak Dai Muda, PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Luncurkan Modul Khitobah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul ‘Ulum menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan wisuda santri SMP dan SMA serta peluncuran...

Nilai TKA SD Muhammadiyah PK Kottabarat Melampaui Rata-Rata Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 54 murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, mengikuti kegiatan akhirusanah di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (13/6/2026). Dari...

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar PK Fest 2026, Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Surakarta menggelar PK Fest 2026, Sabtu (13/6/2026), di kompleks sekolah. PK Fest menghadirkan beragam kegiatan mulai dari perlombaan...

Tanam Pohon Jadi Penutup Supercamp PPL-2 SD Muhammadiyah PK Banyudono

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Leadership (PPL)-2 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono resmi ditutup di kawasan Refresh River Tubing Janti, Polanharjo, Klaten, Kamis (11/6/2026)....

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru Bahasa Inggris SMP Imam Syuhodo Lulus S2

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil...

Atasi Sampah Sekolah, Tim UMS Ciptakan Sistem Digital Berbasis IoT untuk Siswa SD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) bernama Smart Monitoring Green Action (SMOGRA) untuk mendorong terbentuknya...

AI Ubah Pembelajaran Matematika, Akademisi UMS Tekankan Peran Baru Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar webinar bertajuk Pembelajaran Matematika Era AI: Peluang,...

Jeda PSAT, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Beragam Profesi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Suasana berbeda tampak di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 167 murid kelas I dan II mengikuti pelatihan...

Menuju Satu Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Hadirkan PK Fest 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menyiapkan gelaran PK Fest 2026 sebagai ajang pameran inovasi, kreativitas, dan inspirasi siswa. Kegiatan yang...

MTs Muhammadiyah Surakarta Lepas 43 Lulusan, Hafalan Tertinggi Capai 25 Juz

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — MTs Muhammadiyah Surakarta melepas 43 siswa lulusan tahun ajaran 2025/2026 dalam kegiatan Haflah Wada’ dan Wisuda Tahfidz. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Pilah Sampah dan CTPS di TK Aisyiyah Sindon

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di...