Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 10 Oktober 2026 21:30 WIB
UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dekan FEB UMS, Prof. Muzakar Isa (berdiri) saat memaparkan materi di Taiwan. [Humas].

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Muslim Student Association di Taiwan”. \

Program ini mengintegrasikan penguatan ekonomi, kesehatan fisik dan mental, kepemimpinan islami, serta kelembagaan komunitas untuk mendukung kemandirian mahasiswa Muslim di lingkungan internasional.  Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 1 Oktober 2026 di Institute of International Management (IMBA), College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Tainan, Taiwan. Program ini diketuai oleh Aflit Nuryulia Praswati bersama tim pengabdian multidisiplin UMS, dengan dukungan pembiayaan berdasarkan SK Batch III Tahun 2025/2026 Nomor 451.52/DRPPS/A3.9/VII/2026.

Program ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa internasional, mulai dari tuntutan akademik, adaptasi budaya, pengelolaan keuangan, hingga pemeliharaan kesehatan dan kehidupan spiritual. Dalam konteks tersebut, Muslim Student Association tidak hanya berfungsi sebagai wadah aktivitas sosial dan keagamaan, tetapi juga berpotensi menjadi ruang pengembangan kapasitas, kepemimpinan, dan solidaritas antarmahasiswa.

Aflit Nuryulia Praswati menjelaskan bahwa ketahanan komunitas membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, dengan memperhatikan keterkaitan antara aspek ekonomi, kesehatan, sosial, dan spiritual.  “Ketahanan komunitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ekonomi, tetapi juga oleh kesehatan fisik dan mental, kualitas kepemimpinan, kekuatan jejaring sosial, serta nilai spiritual yang dimiliki anggotanya. Karena itu, program ini diarahkan agar mahasiswa Muslim mampu menjadi pribadi yang sehat, mandiri, produktif, serta mampu mengembangkan komunitasnya secara berkelanjutan,” jelasnya, Jumat (9/10/2026).

Melalui pendekatan tersebut, program PkM-KI dirancang untuk mendorong mahasiswa Muslim mengembangkan kapasitas individu sekaligus memperkuat kemampuan komunitas dalam menghadapi tantangan kehidupan di luar negeri.  “Program pengabdian ini mencakup sejumlah kegiatan utama, yakni penguatan kelembagaan komunitas mitra, pelatihan kesehatan, pelatihan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), mentoring keislaman, edukasi kesehatan keluarga, serta layanan kesehatan,” tambahnya.

Pada aspek kesehatan, peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai empat dimensi kesejahteraan, yaitu kesehatan mental, kesehatan fisik, kesehatan sosial, dan kesejahteraan spiritual.  Kesehatan mental ditekankan melalui pemahaman tentang pengelolaan stres, tekanan, dan emosi. Sementara itu, kesehatan fisik berkaitan dengan pola tidur, pemenuhan nutrisi, aktivitas olahraga, dan kebugaran. Aspek kesehatan sosial diarahkan pada kemampuan membangun hubungan yang sehat dengan keluarga, teman, dan komunitas. Adapun kesejahteraan spiritual diperkuat melalui ibadah dan penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Integrasi keempat aspek tersebut menjadi penting karena produktivitas mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kondisi fisik, mental, dan lingkungan sosialnya. Pemahaman mengenai kesehatan diharapkan membantu anggota komunitas menjaga keseimbangan antara studi, kehidupan sosial, dan kebutuhan pribadi,” tegasnya.  Selain kesehatan, lanjutnya, penguatan kapasitas ekonomi dan kelembagaan komunitas menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian.

Memperkenalkan Muhammadiyah

Program ini juga memperkenalkan nilai-nilai utama Muhammadiyah, antara lain penghargaan terhadap martabat manusia, ukhuwah atau persaudaraan, kasih sayang, etos kerja, kemanusiaan, keilmuan, dan pembangunan peradaban. Penguatan nilai tersebut diarahkan untuk membentuk komunitas mahasiswa Muslim yang berintegritas, terbuka, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.  Dengan demikian, pengembangan komunitas tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan organisasi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan peningkatan kontribusi sosial mahasiswa Muslim di lingkungan internasional.

Program PkM-KI ini dilaksanakan oleh tim multidisiplin UMS yang melibatkan keahlian di bidang ekonomi, manajemen, kesehatan, keislaman, dan pengembangan organisasi. Tim tersebut diketuai oleh Aflit Nuryulia Praswati, bersama Prof.  Muzakar Isa; Yusuf Alam Romadhon; Siti Aisyah; Alfiyatul Azizah; Asri Alfajri; Candra Kusuma Wardana;  serta Ibrahim Hasan.

“Keterlibatan tim dari berbagai bidang keilmuan memungkinkan permasalahan komunitas mahasiswa internasional didekati secara lebih komprehensif. Tantangan yang dihadapi mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi atau kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan kelembagaan, penguatan nilai spiritual, dan kepemimpinan yang efektif,” terang Aflit.  Melalui kegiatan ini, UMS memperluas kontribusi pengabdian kepada masyarakat pada tingkat internasional. Kolaborasi dengan komunitas mahasiswa di Taiwan menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam menghadirkan pengetahuan dan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lintas negara.

Share:

Berita Terbaru

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...

Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....