Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 7 Oktober 2026 17:49 WIB
UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman. Penjajakan tersebut menjadi bagian dari upaya UMS memperluas akses karier internasional bagi lulusan bidang kesehatan.

Pembahasan awal kerja sama dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (5/10/2026). Pertemuan melibatkan unsur UMS dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Fakultas Farmasi (FF), serta Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan dan Alumni (LP3A).

Wakil Rektor III UMS, Mutohharun Jinan, mengatakan peluang kerja internasional perlu disiapkan secara matang agar lulusan memiliki bekal yang memadai sebelum memasuki lingkungan profesional di negara lain.

“Kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk membuka peluang bagi lulusan UMS agar memiliki akses dan pengalaman di tingkat internasional. Namun, tentu perlu dipersiapkan dengan baik, baik dari sisi kompetensi, bahasa, maupun berbagai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Rabu (7/10/2026).

Dalam penjajakan tersebut, ITPC Hamburg berpotensi menjadi penghubung dalam membuka akses lulusan tenaga kesehatan UMS terhadap peluang kerja di institusi kesehatan di Jerman. Bidang yang menjadi pembahasan meliputi lulusan FKG, FIK, dan FF.

Kabid Pusat Karier dan Hubungan Alumni LP3A UMS, Moh. Indra Bangsawan, mengatakan peluang tersebut membutuhkan skema persiapan yang terstruktur. Lulusan tidak hanya perlu memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga kesiapan untuk bekerja dalam lingkungan internasional.

“Yang perlu dipersiapkan bukan hanya lulusan yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya, tetapi juga kesiapan bahasa, pemahaman budaya kerja, serta pemenuhan persyaratan profesi yang berlaku di negara tujuan,” jelasnya.

Lisensi Profesi

Penguasaan bahasa profesional menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam penjajakan tersebut. Tenaga kesehatan yang hendak bekerja di Jerman juga perlu memenuhi ketentuan mengenai pengakuan kualifikasi dan lisensi profesi sesuai regulasi yang berlaku.

Selain kompetensi dan bahasa, persiapan juga mencakup adaptasi terhadap budaya kerja, sistem pelayanan kesehatan, jam kerja, asuransi, hingga mekanisme pendampingan pada tahap awal penempatan.

Bagi UMS, peluang mobilitas tenaga kesehatan ke luar negeri tidak hanya berkaitan dengan akses kerja bagi alumni. Pengalaman bekerja di lingkungan internasional juga diharapkan dapat memperkaya kompetensi profesional lulusan.

Pengetahuan dan praktik yang diperoleh alumni selama berada di luar negeri berpotensi dibawa kembali ke lingkungan UMS. Hal tersebut sekaligus dapat memperluas jejaring profesional dengan institusi kesehatan di luar negeri dan membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan kapasitas tenaga kesehatan.

“Melalui proses tersebut, UMS berupaya memastikan bahwa peluang internasional bagi lulusan tetap berjalan beriringan dengan penguatan kompetensi, perlindungan tenaga kerja, dan kesiapan profesional. Dengan demikian, mobilitas lulusan tidak hanya menjadi peluang karier, tetapi juga bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia UMS di tingkat global,” tegas Indra.

Sementara itu, Florian Schuck dari ITPC Hamburg menilai penjajakan tersebut menjadi langkah awal bagi UMS untuk melihat kemungkinan terbentuknya jalur mobilitas tenaga kesehatan ke Jerman. Tahap selanjutnya masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut mengenai mekanisme penempatan, persyaratan profesi, kesiapan bahasa, pendampingan, serta pemenuhan regulasi yang berlaku di Indonesia dan Jerman.

Melalui penjajakan tersebut, UMS dan ITPC Hamburg diharapkan dapat mengidentifikasi skema yang tepat sehingga peluang mobilitas lulusan bidang kesehatan dapat berjalan secara terarah dan memenuhi ketentuan di negara tujuan.

Berita Terbaru

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...

Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....

BEM FKIP UMS Gelar Aksi September Hitam, Soroti HAM dan Kesejahteraan Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi simbolik bertajuk “September Hitam: Merawat Ingatan, Menumbuhkan Kesadaran”...