Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 5 Oktober 2026 17:28 WIB
IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic Edu Fair (IIEF) 2026. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic Edu Fair (IIEF) 2026.

IIEF 2026 berlangsung 3-5 Oktober 2026 di Edutorium UMS. FAI UMS menempati Stand AAF58 dan AF59 di area samping panggung utama Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.

Kehadiran FAI UMS di ajang tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan program studi. Calon mahasiswa, orang tua, guru, kader Muhammadiyah, praktisi pendidikan, dan masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai pilihan studi, beasiswa, hingga pengalaman pendidikan berbasis teknologi.

Dekan FAI UMS, Mohamad Ali, mengatakan keikutsertaan FAI UMS membawa misi untuk memberikan gambaran lebih luas mengenai pilihan pendidikan Islam kepada masyarakat.

“Kehadiran FAI UMS di IIEF 2026 bukan sekadar memperkenalkan program studi, tetapi membuka ruang bagi masyarakat untuk melihat lebih dekat masa depan pendidikan Islam. Kami ingin calon mahasiswa memperoleh pendidikan yang kuat secara keilmuan dan keislaman, sekaligus relevan dengan perkembangan teknologi, dunia profesional, dan kebutuhan masyarakat global,” ujarnya, Minggu (4/10/2026).

FAI UMS menyediakan pilihan program pendidikan mulai jenjang sarjana hingga doktoral. Program yang dapat dikonsultasikan meliputi Pendidikan Agama Islam jenjang S1, S2, dan S3; Hukum Ekonomi Syariah jenjang S1 dan S2; serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir jenjang S1 dan S2.

Menurut Mohamad Ali, pilihan jenjang tersebut dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok sesuai kebutuhan pengembangan akademik. Lulusan sekolah menengah dapat melanjutkan pendidikan pada jenjang sarjana, sedangkan guru, kader Muhammadiyah, praktisi, dan lulusan perguruan tinggi dapat melanjutkan studi magister.

“Sementara itu, Program Doktor Pendidikan Agama Islam memberikan ruang bagi akademisi dan peneliti untuk mengembangkan kajian pendidikan Islam pada tingkat yang lebih mendalam,” katanya.

Selain konsultasi program studi, FAI UMS menghadirkan teknologi VR untuk memberikan pengalaman edukatif yang lebih interaktif kepada pengunjung.

Melalui VR Haji, pengunjung dapat melihat simulasi visual interaktif mengenai suasana dan konteks pelaksanaan ibadah haji dalam lingkungan virtual. Sementara VR UMS memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengeksplorasi lingkungan kampus UMS secara virtual.

“Pemanfaatan VR tersebut menjadi salah satu pendekatan FAI UMS untuk menghadirkan informasi pendidikan dalam format yang lebih interaktif. Teknologi tidak hanya menjadi daya tarik pameran, tetapi juga dikenalkan sebagai bagian dari perkembangan media pendidikan bagi generasi digital,” jelas Mohamad Ali.

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic Edu Fair (IIEF) 2026.

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic Edu Fair (IIEF) 2026. (Humas)

FAI UMS juga menyediakan layanan cek kecenderungan minat studi bagi calon mahasiswa yang masih mempertimbangkan pilihan program studi. Layanan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mengeksplorasi bidang studi yang sesuai dengan minat dan kecenderungan pengunjung.

Hasil eksplorasi tersebut selanjutnya dapat didiskusikan bersama tim FAI UMS untuk mendapatkan gambaran mengenai karakteristik program studi, bidang kajian, dan arah pengembangan akademik.

Informasi pembiayaan pendidikan juga menjadi salah satu layanan yang tersedia di Stand FAI UMS. Untuk jenjang S1, terdapat informasi mengenai Beasiswa Kiai Haji Ahmad Dahlan (BKHAD), Beasiswa Tunas Unggul Muhammadiyah (BTUM) atau Kader Muhammadiyah, Beasiswa Unggulan (BU), Beasiswa Prestasi (BP), Beasiswa Pondok Shabran UMS, serta Beasiswa Lazismu.

Sementara untuk jenjang S2, tersedia informasi mengenai Beasiswa Fresh Graduate dan Beasiswa Kader Muhammadiyah. Pengunjung dapat berkonsultasi mengenai persyaratan, mekanisme seleksi, cakupan program, serta ketentuan masing-masing beasiswa.

FAI UMS juga memberikan voucher diskon 100 persen biaya pendaftaran khusus mahasiswa baru jenjang S1. Voucher tersebut berlaku untuk pendaftaran S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Hukum Ekonomi Syariah, dan S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sesuai ketentuan program.

Berdasarkan ketentuan voucher, fasilitas tersebut dapat digunakan secara offline pada 31 Oktober 2026. Diskon hanya berlaku untuk biaya pendaftaran dan tidak mencakup biaya pendidikan atau uang kuliah.

Kehadiran VR Haji, VR UMS, layanan eksplorasi minat studi, serta konsultasi beasiswa menjadi bagian dari upaya FAI UMS menghadirkan pengalaman pengenalan pendidikan yang lebih interaktif bagi calon mahasiswa.

Mohamad Ali mengatakan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan Islam dapat digunakan untuk memperkaya pembelajaran dan memperluas akses pengetahuan.

“Dalam konteks pendidikan Islam, teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkaya pembelajaran, memperluas akses pengetahuan, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. FAI UMS tetap menempatkan nilai Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi, disertai penguatan kompetensi akademik, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, orientasi tersebut diarahkan untuk membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Kami ingin FAI UMS menjadi tempat tumbuhnya generasi Muslim yang kokoh secara keilmuan, kuat dalam nilai Islam, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberi dampak bagi masyarakat. IIEF 2026 menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal langsung berbagai peluang studi dan beasiswa yang kami sediakan,” tandasnya.

Berita Terbaru

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...

Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....

BEM FKIP UMS Gelar Aksi September Hitam, Soroti HAM dan Kesejahteraan Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi simbolik bertajuk “September Hitam: Merawat Ingatan, Menumbuhkan Kesadaran”...

FeBites, Cookies Hati Ayam Karya Mahasiswa UMS untuk Cegah Anemia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih medali perak dalam ajang 8th World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Malaysia melalui inovasi pangan...

Prodi Pendidikan Biologi UMS Ajak Siswa Madrasah Belajar di Laboratorium

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak delapan siswa Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Limpung, Kabupaten Batang, mengikuti praktikum di Laboratorium Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (23/9/2026). Kegiatan...

Miranda Aisyah, Lulusan FKG UMS yang Aktif di Kancah Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Miranda Aisyah Putri, menutup masa studinya dengan beragam pengalaman di bidang akademik, kompetisi internasional,...

Perkuat Tata Kelola, UMS Rotasi 32 Pejabat dan Tendik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan penataan kepegawaian yang melibatkan 32 pejabat struktural dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus. Penataan tersebut mencakup rotasi, mutasi,...

KINDO.fun, Inovasi Digital Mahasiswa UMS untuk Deteksi Dini Perkembangan Anak

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan KINDO.fun, platform digital interaktif untuk melakukan skrining risiko keterlambatan perkembangan anak. Inovasi bertajuk “Kindo: An Interactive Digital...

Hari Jadi ke-68 UMS, Turnamen Sepak Bola Perkuat Sinergi Antarunit

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai rangkaian Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui turnamen sepak bola antarunit di lingkungan UMS. Kegiatan tersebut...

Dari Yaman ke UMS, Asem Lanjutkan S2 Fisioterapi untuk Mengabdi di Negaranya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Perjalanan pendidikan Asem Abdullah Ahmad Abdo dari Yaman ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak berhenti setelah dirinya menyelesaikan studi S1 Program Studi Fisioterapi. Mahasiswa...