Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 7 Oktober 2026 17:45 WIB
Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar Verified Ranking yang diterbitkan Scholarly Index.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar Verified Ranking yang diterbitkan Scholarly Index. Pemeringkatan tersebut menggunakan periode dampak akademik 2021-2025.

Capaian tersebut juga menempatkan Waston pada peringkat ke-7 di Indonesia dalam kelompok Top 1000 Scholar. Pengakuan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak akademiknya dalam mengembangkan penelitian dan publikasi di bidang Pendidikan Islam dan kajian keislaman.

Waston mengatakan peringkat tersebut bukan menjadi tujuan utama dalam perjalanan akademiknya. Menurutnya, posisi yang diraih merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani melalui penelitian, penulisan, dan publikasi secara konsisten. “Ranking bukan tujuan utama. Saya justru melihatnya sebagai hasil dari proses panjang dalam meneliti, menulis, dan mempublikasikan karya secara konsisten,” ungkap Waston saat ditemui Rabu (7/10/2026).

Ia menjelaskan, Top 1000 Scholar Verified Ranking dari Scholarly Index memetakan rekam jejak akademik peneliti berdasarkan sejumlah indikator bibliometrik. Beberapa indikator yang tercantum dalam sertifikat meliputi Impact Score, Statistical Percentile, Category D-index, dan H-index.

Dampak Karya Ilmiah

Menurut Waston, indikator tersebut menunjukkan penilaian tidak hanya melihat jumlah publikasi, tetapi juga dampak karya ilmiah yang dihasilkan. Salah satunya tercermin dari keterbacaan dan rujukan terhadap karya oleh peneliti lain dalam bidang yang berkaitan. “Produktif saja belum cukup. Karya kita juga perlu memiliki relevansi bagi perkembangan ilmu,” jelasnya.

Waston menekankan posisi ke-25 dunia tersebut perlu dipahami sesuai kategori keilmuan yang dinilai. Peringkat tersebut bukan berarti dirinya berada di posisi ke-25 dari seluruh ilmuwan dunia lintas disiplin, melainkan peringkat dalam kategori Education and Islamic Studies pada pemeringkatan Top 1000 Scholar.

Dalam perjalanan akademiknya, Waston yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam UMS konsisten mengembangkan kajian Pendidikan Islam dan keislaman.

Kajian yang dikembangkan antara lain berkaitan dengan dialog pemikiran Islam dengan persoalan pendidikan, karakter, perubahan sosial, serta tantangan masyarakat modern. Konsistensi tersebut menjadi bagian dari identitas akademik dan rekam jejak penelitiannya.

Waston berharap capaian tersebut turut memperkuat kajian Pendidikan Islam di Indonesia. Menurutnya, pengalaman pendidikan Islam Indonesia yang mencakup pesantren, madrasah, sekolah Islam, perguruan tinggi Islam, serta tradisi pendidikan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama memiliki potensi untuk berkontribusi dalam diskursus akademik internasional.

Dalam konteks UMS, ia berharap capaian tersebut dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi penelitian, publikasi bersama, pertukaran akademik, dan kerja sama internasional.

Ia juga mendorong dosen muda dan mahasiswa UMS membangun budaya riset, berani memasuki publikasi internasional, serta memperluas jejaring akademik. “Yang paling penting bukan berapa ranking kita, tetapi apakah ilmu yang kita hasilkan benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Berita Terbaru

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...

Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...

Mahasiswa UMS Ciptakan Sabun Telang-Sereh, Berdayakan Warga

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi sabun cuci piring berbahan bunga telang dan sereh. Inovasi...

IIEF 2026, FAI UMS Kenalkan Pendidikan Islam Berbasis VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan layanan konsultasi pendidikan, informasi beasiswa, dan pengalaman teknologi Virtual Reality (VR) dalam International Islamic...

Akreditasi Unggul Perkuat Mutu S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga...

Hari Kesaktian Pancasila: Memahami Sejarah Pancasila dan Identitas Kebangsaan Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Masih dalam momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober, selama ini lekat dengan narasi tentang Pancasila, peristiwa 1965, serta upaya mempertahankan ideologi negara....

BEM FKIP UMS Gelar Aksi September Hitam, Soroti HAM dan Kesejahteraan Guru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi simbolik bertajuk “September Hitam: Merawat Ingatan, Menumbuhkan Kesadaran”...

FeBites, Cookies Hati Ayam Karya Mahasiswa UMS untuk Cegah Anemia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih medali perak dalam ajang 8th World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 di Malaysia melalui inovasi pangan...

Prodi Pendidikan Biologi UMS Ajak Siswa Madrasah Belajar di Laboratorium

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak delapan siswa Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Limpung, Kabupaten Batang, mengikuti praktikum di Laboratorium Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (23/9/2026). Kegiatan...