Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga

Adi Humas, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 14 Agustus 2026 08:40 WIB
118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kamis (13/8/2026). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UMS dalam mendukung mahasiswa berprestasi sekaligus mendorong penerima beasiswa aktif berkontribusi bagi keluarga, universitas, dan masyarakat.

Sebanyak 2.116 mahasiswa tercatat sebagai pelamar beasiswa UMS. Setelah melalui proses seleksi, 118 mahasiswa dari 18 provinsi di Indonesia, mulai Aceh hingga Nusa Tenggara Timur, dinyatakan lolos sebagai penerima berbagai program beasiswa UMS.

Ratusan mahasiswa tersebut terdiri atas penerima Beasiswa Hafidz Al-Qur’an (BHA) sebanyak 31 mahasiswa, Beasiswa Kiai Haji Ahmad Dahlan (BKAD) 33 mahasiswa, Beasiswa Prestasi (BP) 7 mahasiswa, Beasiswa Tunas Unggul Muhammadiyah dan Daerah (BTUMD) 19 mahasiswa, Beasiswa Unggulan UMS (BU-UMS) 7 mahasiswa, serta Online Scholarship Competition (OSC) 21 mahasiswa.

Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa. Menurutnya, kesempatan tersebut patut disyukuri sekaligus menjadi amanah bagi penerimanya.

Ia menyampaikan bahwa dari ribuan mahasiswa yang mendaftar, hanya sebagian yang mendapatkan kesempatan menjadi penerima beasiswa. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada rasa syukur, tetapi meneruskannya melalui berbagai kebaikan dan kontribusi. “Atas nama universitas kami ucapkan selamat. Dari 2.116 pelamar beasiswa, yang lolos adalah 118 mahasiswa. Tugas kalian adalah menebarkan kebaikan,” tuturnya.

Harun juga mengingatkan bahwa keberhasilan mahasiswa mendapatkan beasiswa tidak terlepas dari dukungan dan doa orang tua. Penerima beasiswa perlu menjaga hubungan baik dengan orang tua sebagai bagian dari bentuk syukur atas kesempatan yang diperoleh. “Kalian semua menerima beasiswa karena ridha Allah, dan keridhaan Allah datang dari keridhaan orang tua. Maka wajib bagi kalian semua menghormatinya,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa penerima beasiswa harus memiliki komitmen untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi UMS. Penerima beasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial. “Penerima beasiswa harus genuine, berkomitmen, dan harus berkontribusi untuk UMS,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Harun juga menyapa mahasiswa baru penerima beasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman asal daerah tersebut menjadi bagian dari upaya UMS membangun lingkungan akademik yang terbuka bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kamis (13/8/2026).

Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kamis (13/8/2026). (Humas)

Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, turut mengucapkan selamat kepada seluruh penerima beasiswa. Ia mengingatkan bahwa selain penandatanganan MoU, mahasiswa akan mengikuti penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen selama menerima beasiswa.

“Pakta integritas tidak seharusnya dipandang sebagai beban, melainkan sebagai motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan,” katanya.

Ihwan juga mendorong mahasiswa penerima beasiswa aktif mengembangkan kemampuan di luar akademik. Keaktifan dalam organisasi, kepanitiaan, seminar, pengembangan life skill, hingga berbagai kegiatan prestasi dinilai penting dalam membentuk mahasiswa secara utuh. “Jadilah orang baik, baik secara akademik maupun baik secara karakter,” pesannya.

Ia mengajak mahasiswa menentukan arah pengembangan diri sejak awal perkuliahan. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kesadaran mengenai tujuan yang ingin dicapai serta langkah untuk mewujudkannya. “Tanamkan pada diri kalian semua pertanyaan, saya harus jadi apa dan bagaimana saya melakukannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS, Triyono, menyampaikan bahwa UMS akan terus memantau perkembangan mahasiswa penerima beasiswa. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya universitas mengembangkan potensi dan talenta mahasiswa. “Dari seluruh penerima beasiswa akan terus dipantau oleh universitas untuk mengembangkan talenta-talenta yang ada,” ujarnya.

Ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya. Selain memberikan dampak bagi perkembangan diri, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, lingkungan kampus, dan masyarakat. “Semoga kesempatan ini Anda gunakan sebaik-baiknya. Berilah kontribusi terbaik bagi keluarga, universitas, dan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara UMS dan mahasiswa penerima beasiswa. Penandatanganan tersebut menjadi simbol dimulainya komitmen mahasiswa dalam menjalankan kewajiban sebagai penerima beasiswa sekaligus mengembangkan potensi selama menempuh pendidikan di UMS.

Salah satu penerima Beasiswa Hafidz Al-Qur’an (BHA), Garneta Felicia Furaida, calon mahasiswa Program Studi Keperawatan UMS, mengaku senang sekaligus termotivasi setelah dinyatakan sebagai penerima beasiswa. Menurutnya, beasiswa tersebut tidak hanya membantu meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan hasil terbaik selama menjalani perkuliahan di UMS.

“Saya sangat senang menerima beasiswa di UMS ini karena mau meringankan orang tua. Saya juga ingin membanggakan orang tua dengan mendapatkan beasiswa ini. Selain meringankan, saya juga merasa termotivasi untuk lebih berkembang dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Berita Terbaru

Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...

Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...

Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....

BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...

Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa Fisioterapi UMS Skrining Keseimbangan Lansia

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk...

Pengabdian di Malaysia, Mahasiswa UMS Perkuat Pembelajaran dan Wawasan Kebangsaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi diberikan...

Bio-Chest UMS Padukan Kemasan Hayati dan IoT untuk Jaga Kualitas Ikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Bio-Chest: Bio-Based Insulated Box with IoT Temperature, pH, and Ammonia...

UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...

Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi...

Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...

UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...

63 Tahun SD Muhammadiyah 11 Mangkuyudan: Merawat Akhlak, Menjawab Tantangan Era Digital

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Enam puluh tiga tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah lembaga pendidikan untuk terus bertahan, tumbuh, dan bergerak mengikuti perubahan zaman. Di...