Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 11 Agustus 2026 13:03 WIB
Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Reputasi, Dampak, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Prof. Supriyono, dalam kegiatan Integrasi SDGs pada Caturdarma Perguruan Tinggi di Ruang Seminar Utama Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Senin (10/8/2026).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari aktivitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan Integrasi SDGs pada Caturdarma Perguruan Tinggi di Ruang Seminar Utama Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Senin (10/8/2026).

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Reputasi, Dampak, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Prof. Supriyono, mengatakan isu keberlanjutan tidak lagi sebatas berkaitan dengan pemeringkatan universitas dunia. Perguruan tinggi perlu menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan.

Menurutnya, kebijakan Perguruan Tinggi Berdampak dan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang memuat aspek SDGs menjadi momentum bagi UMS untuk mengintegrasikan tujuan pembangunan berkelanjutan ke dalam seluruh aktivitas caturdarma.

“Perguruan tinggi mempunyai peran strategis untuk mengedukasi sekaligus menghadirkan praktik-praktik baik melalui caturdarma. SDGs mengajarkan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati kualitas lingkungan yang sama,” ujar Supriyono.

Koordinator SDGs Center UMS, Rama Rizana.

Koordinator SDGs Center UMS, Rama Rizana.

Koordinator SDGs Center UMS, Rama Rizana, menjelaskan paradigma perguruan tinggi kini bergeser dari teaching university menuju impact and sustainability university. Keberhasilan kampus tidak hanya diukur dari kualitas pembelajaran, tetapi juga kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan masyarakat dan lingkungan.

Integrasi SDGs di UMS didukung sejumlah regulasi dan instrumen, baik melalui pemeringkatan global seperti THE Impact Rankings, QS Sustainability Rankings, dan UI GreenMetric, maupun kebijakan nasional melalui RPJMN 2025–2029 serta IKU perguruan tinggi.

UMS juga telah memiliki SDGs Center, Renstra UMS 2025–2029 yang mengusung konsep Green Campus, serta Peraturan Rektor tentang Pengelolaan Kampus Ramah Lingkungan. Sejumlah mata kuliah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah mulai diarahkan agar selaras dengan indikator SDGs.

Penguatan tersebut juga dilakukan melalui pembaruan kurikulum. Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (LPPIP) UMS, Koesoemo Ratih, mengatakan UMS telah menerbitkan panduan kurikulum yang memuat arahan penyisipan materi kelestarian lingkungan pada mata kuliah wajib.

LPPIP juga tengah memperbarui Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar dosen dapat mengintegrasikan materi SDGs pada mata kuliah yang relevan. “Ke depan, sistem MyKurikulum juga akan dikembangkan dengan menampilkan indikator SDGs pada setiap mata kuliah sehingga implementasinya dapat dipantau secara lebih terukur,” kata Ratih.

Energi Terbarukan

Dukungan juga datang dari Fakultas Teknik UMS. Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik UMS, Nur Aklis, mengatakan fakultasnya mengarahkan pengembangan akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis keberlanjutan.

Di bidang akademik, Fakultas Teknik tengah mengembangkan Program Studi Doktor Rekayasa Berkelanjutan. Pada bidang riset, pengembangan diarahkan pada energi terbarukan, green manufacturing, dan infrastruktur rendah emisi.

“Adapun dalam pengabdian kepada masyarakat, FT UMS aktif mendampingi pengelolaan sampah di Gonilan dan Sragen, pengembangan batik melalui pusat studi, serta menginisiasi program Kampus Bebas Sampah Plastik dan penyediaan water station untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ungkap Aklis.

Berbagai program tersebut melengkapi partisipasi UMS dalam sejumlah pemeringkatan keberlanjutan dunia, antara lain QS World University Rankings Sustainability, THE Impact Rankings, dan UI GreenMetric World University Rankings.

Melalui integrasi SDGs dalam caturdarma, UMS menargetkan program keberlanjutan tidak berhenti pada capaian pemeringkatan, tetapi menjadi bagian dari tata kelola dan aktivitas akademik sehari-hari. Langkah tersebut juga diarahkan untuk menyelaraskan program fakultas dan unit kerja dalam mendukung pencapaian 17 tujuan pembangunan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...

UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...

63 Tahun SD Muhammadiyah 11 Mangkuyudan: Merawat Akhlak, Menjawab Tantangan Era Digital

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Enam puluh tiga tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah lembaga pendidikan untuk terus bertahan, tumbuh, dan bergerak mengikuti perubahan zaman. Di...

UMS Apresiasi Mahasiswa dari 41 Negara Lewat International Student Award 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan apresiasi kepada mahasiswa internasional melalui International Student Award 2026 bertajuk Recognizing Outstanding Achievement, Contribution, and Excellence di...

Pengurus Lazismu Pakistan Ikuti Penguatan Tata Kelola Bersama UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat jejaring internasional melalui pengembangan tata kelola lembaga filantropi Muhammadiyah. Kali ini, Wakil Dekan III Fakultas Agama...

Disertasi Doktor UMS Tawarkan Model Bi-Rahmah sebagai Solusi Pencegahan Bullying

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan pendidikan. Siti Rahmawati resmi meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam...

Pustakawan UMS Presentasikan Inovasi IMAM di University Malaya Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI)...

Pengabdian Masyarakat, Program Studi Profesi Psikolog UMS Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Siswa SMP

KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema kesehatan mental bagi siswa baru...

Program Profesi Psikolog UMS Sampaikan Psikoedukasi di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura

KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema “Membangun Muhjitos Team yang...

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...