
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk “Langkah Aman, Gerak Nyaman”. Kegiatan berlangsung di Puskesmas Pembantu Jatimalang, Kecamatan Mojolaban, 20 Juli 2026.
Ketua Kelompok Mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS, Nayla Uly Arbach, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 28 lansia. Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan keseimbangan, senam bersama, pengukuran tekanan darah, penyuluhan, demonstrasi latihan keseimbangan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test.
“Sebanyak 28 lansia mengikuti rangkaian kegiatan. Kegiatan juga didampingi dua pegawai dan satu bidan dari Puskesmas Mojolaban,” ujarnya, Kamis (13/8/2026). Berdasarkan pengamatan selama kegiatan, keluhan yang cukup sering ditemukan pada lansia di wilayah Mojolaban antara lain osteoarthritis (OA) serta gangguan kesehatan akibat proses penuaan yang memengaruhi kemampuan bergerak dan keseimbangan.
Kegiatan diawali dengan Romberg Test pada pukul 07.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan dalam dua kondisi, yakni mata terbuka dan mata tertutup, masing-masing selama 30 detik. Tes tersebut digunakan untuk menilai keseimbangan statis dan fungsi proprioseptif lansia.
“Hasil skrining menunjukkan lima lansia gagal pada tahap pertama dan 11 lansia gagal pada tahap kedua. Temuan ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi peserta yang memiliki risiko jatuh sehingga dapat diberikan edukasi dan intervensi fisioterapi lebih dini,” tambahnya.
Setelah skrining, para lansia mengikuti senam bersama yang merupakan agenda rutin Prolanis Anggrek. Kegiatan tersebut mendorong lansia tetap aktif bergerak sekaligus mempererat kebersamaan antarpeserta.

Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk “Langkah Aman, Gerak Nyaman”. Kegiatan berlangsung di Puskesmas Pembantu Jatimalang, Kecamatan Mojolaban, 20 Juli 2026. (Humas)
Memasuki sesi edukasi, mahasiswa menjelaskan pentingnya keseimbangan dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan mencegah risiko jatuh. Peserta dikenalkan dengan tiga sistem utama yang berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh, yakni sistem vestibular, visual, dan proprioseptif.
“Kami juga menjelaskan berbagai perubahan akibat proses penuaan yang dapat memengaruhi keseimbangan, seperti menurunnya kekuatan otot, kemampuan penglihatan, sensitivitas proprioseptif, serta perubahan fungsi sistem vestibular. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia,” terangnya.
Mahasiswa juga memberikan sejumlah tips pencegahan jatuh yang dapat diterapkan di rumah. Peserta diajak menciptakan lingkungan rumah yang aman, menggunakan alas kaki yang sesuai, berhati-hati saat berpindah posisi, serta tetap aktif bergerak sesuai kemampuan.
Selanjutnya, mahasiswa Fisioterapi UMS mendemonstrasikan latihan sederhana untuk memperkuat sistem keseimbangan. Latihan dirancang untuk menstimulasi sistem vestibular, visual, dan proprioseptif melalui aktivitas fisik yang aman serta mudah dipraktikkan di rumah.
Para peserta turut mempraktikkan gerakan dengan pendampingan mahasiswa. Antusiasme juga terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah lansia berkonsultasi mengenai keluhan yang mereka alami dalam aktivitas sehari-hari, seperti gangguan keseimbangan, nyeri sendi, dan kesulitan melakukan aktivitas tertentu.
Kegiatan dilanjutkan dengan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta setelah mengikuti penyuluhan. Mahasiswa mendampingi proses pengisian agar peserta dapat memahami setiap pertanyaan. Ketua Prolanis Anggrek, Ika Sulistyaningrum, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. Menurutnya, Program Prolanis di Puskesmas telah berjalan sejak September 2012 dengan jumlah peserta sekitar 50 orang.
Setiap bulan, peserta mendapatkan materi berbeda dari tenaga kesehatan, disertai pemeriksaan kesehatan dan kegiatan pendukung lainnya. Ika berharap kolaborasi antara Puskesmas Mojolaban, Prolanis Anggrek, dan mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS dapat terus dikembangkan melalui kegiatan promotif, preventif, dan rehabilitatif.
Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan meningkatkan kesadaran lansia mengenai pentingnya menjaga keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh. Dengan begitu, lansia dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih aman, aktif, dan mandiri.
Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...
Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...
Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....
BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...
118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7,...
Pengabdian di Malaysia, Mahasiswa UMS Perkuat Pembelajaran dan Wawasan Kebangsaan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi diberikan...
Bio-Chest UMS Padukan Kemasan Hayati dan IoT untuk Jaga Kualitas Ikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Bio-Chest: Bio-Based Insulated Box with IoT Temperature, pH, and Ammonia...
UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...
Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi...
Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...
UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...
63 Tahun SD Muhammadiyah 11 Mangkuyudan: Merawat Akhlak, Menjawab Tantangan Era Digital
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Enam puluh tiga tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah lembaga pendidikan untuk terus bertahan, tumbuh, dan bergerak mengikuti perubahan zaman. Di...






