PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendorong penguatan hilirisasi industri sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing nasional.
Hilirisasi ini menjadi fondasi dalam mendongkrak ekonomi nasional melalui peningkatan nilai tambah sumber daya alam (SDA), diversifikasi industri, terciptanya lapangan kerja berkualitas, dan penguatan daya saing global dengan mengolah bahan mentah menjadi produk jadi.
Upaya dalam melepaskan ketergantungan pada ekspor bahan mentah ini menjadi kunci ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan. Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anton Agus Setyawan, menyoroti pentingnya akselerasi hilirisasi industri yang didukung oleh pendanaan strategis melalui lembaga seperti BPI Danantara (Daya Anagata Nusantara).
Berdasarkan laporan Bank Dunia, tantangan ketenagakerjaan di Indonesia cukup nyata, di mana satu dari tujuh anak muda masih menganggur. Untuk mengatasi hal ini, Ekonom UMS mendorong pemerintah agar fokus pada industri manufaktur berbasis digital dan IoT (Internet of Things), serta penguasaan hak cipta untuk menciptakan nilai tambah di dalam negeri.
“Tema utamanya sampai akhir pemerintahan Pak Prabowo harusnya ke situ (hilirisasi). Kita tidak bisa lagi sekadar ekspor komoditas mentah seperti kelapa sawit ke Malaysia. Kita harus bisa manfaatkan sampai jadi biodiesel di sini, sehingga mata rantai industrinya ada di dalam negeri dan menyerap tenaga kerja kita,” jelas Pakar Ekonomi UMS tersebut, Senin (26/1/2026).

Prof. Anton Agus Setyawan, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Ia menambahkan peran lembaga pengelola investasi seperti Danantara sangat krusial dalam menjembatani kebutuhan pendanaan proyek strategis hilirisasi. Danantara dinilai mampu memberikan sinyal positif (signaling) kepada investor global bahwa proyek-proyek di Indonesia feasible dan menguntungkan.
Menurutnya, ratusan hasil riset di perguruan tinggi sebenarnya siap untuk masuk ke industri high-tech, namun seringkali terkendala pembiayaan. Dengan hadirnya Danantara yang berorientasi pada keuntungan komersial yang berbeda dengan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), diharapkan dapat menjalankan proyek hilirisasi hasil riset.
“Ketika saya jadi reviewer untuk penelitian-penelitian yang ujungnya hilirisasi, ratusan loh hasil riset kita itu yang bisa jadi masuk ke industri yang high tech, kemudian PR-nya siapa yang mau membiayai. Kalau Danantara masuk membiayai proyek hilirisasi dan berhasil, investor asing pasti akan ikut masuk. Investor itu logis, kalau lihat ada proyek menguntungkan, mereka akan datang. Ini akan menciptakan pekerjaan berkualitas yang menjamin keberlanjutan ekonomi kita,” paparnya.
Selain itu, ia menyinggung pentingnya kemandirian pangan dan energi. Indonesia dinilai memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk menopang kebutuhan dalam negeri jika dikelola dengan tata kelola yang tepat, meskipun tantangan rantai pasok dan geopolitik masih menjadi pekerjaan rumah bersama. “Sebenarnya kita punya potensi besar. Asal hilirisasi jalan, kita tidak lagi bergantung pada sektor ekstraktif mentah. Ini langkah progresif untuk memastikan ekonomi kita tumbuh berkualitas,” tegasnya.
BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...







