Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

BRIN Dorong Konsolidasi Kampus, UMS Siap Percepat Hilirisasi Inovasi

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 2 Maret 2026 15:54 WIB
BRIN Dorong Konsolidasi Kampus, UMS Siap Percepat Hilirisasi Inovasi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus penelitian berbasis swasta yang progresif melalui penyelenggaraan Sosialisasi Program Riset Strategis BRIN 2026–2030. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus penelitian berbasis swasta yang progresif melalui penyelenggaraan Sosialisasi Program Riset Strategis BRIN 2026–2030.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Republik Indonesia, Prof. Arif Satria, di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah, Minggu (1/3/2026). Dalam paparannya, Arif menegaskan pentingnya roadmap riset nasional sebagai acuan bagi dosen dan mahasiswa dalam menyusun skripsi, tesis, dan disertasi.

Menurutnya, riset tidak boleh berhenti pada publikasi, tetapi harus memberi dampak nyata. “Riset harus berdampak. Harus menjadi jawaban atas persoalan masyarakat dan industri. Karena kemajuan bangsa ditentukan oleh inovasi dan jumlah peneliti yang terlibat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas langkah UMS dalam membangun identitas sebagai research university swasta yang konsisten memperkuat ekosistem riset. “Saya bangga dengan komitmen UMS dalam membangun ekosistem riset. Semoga semakin maju, semakin sukses, dan semakin banyak karya yang dihilirkan,” tuturnya.

Arif mengutip teori Endogenous Growth dari peraih Nobel Ekonomi, Paul Romer, yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sangat ditentukan oleh riset dan pengembangan (research and development/R&D), inovasi, serta kualitas sumber daya manusia.

Ia menjelaskan Global Innovation Index berkorelasi dengan GDP per kapita suatu negara. Semakin tinggi indeks inovasi, semakin tinggi pula daya saing dan kesejahteraan bangsa. Namun, posisi Indonesia di kawasan ASEAN masih tertinggal, sehingga peningkatan kualitas riset menjadi pekerjaan rumah bersama, termasuk bagi perguruan tinggi.

“Kalau ingin maju, kita tidak bisa hanya mengirim proposal lalu berharap langsung disetujui. Yang dilihat adalah keseriusan membangun ekosistem riset secara konsisten,” tegasnya. Dalam sesi reflektif, Arif berpesan agar membangun ekosistem riset yang saling melengkapi sesuai kompetensi dan karakter.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus penelitian berbasis swasta yang progresif melalui penyelenggaraan Sosialisasi Program Riset Strategis BRIN 2026–2030.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus penelitian berbasis swasta yang progresif melalui penyelenggaraan Sosialisasi Program Riset Strategis BRIN 2026–2030. (Humas)

Arif turut menyoroti tantangan pola pikir masyarakat yang belum sepenuhnya berbasis sains. Ia mencontohkan fenomena viral seekor lele dengan bentuk unik yang justru ditanggapi secara supranatural. “Ketika yang diwawancarai adalah tokoh spiritual dan disebut sebagai ‘lele keramat’, di situ kita melihat sains belum menjadi rujukan utama. Ini tantangan dunia pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia perlu belajar dari model institusi riset di Jerman seperti Max Planck Society untuk riset dasar, Leibniz Association untuk riset terapan, dan Fraunhofer Society yang fokus pada komersialisasi. Ia juga menyinggung temuan Metal-Organic Framework (MOF) oleh ilmuwan Jepang, Susumu Kitagawa, yang mampu meningkatkan kapasitas penyimpanan gas secara signifikan.

Selain itu, Silicon Valley berkembang pesat karena konsolidasi antara universitas seperti Stanford University dengan industri teknologi global seperti Apple Inc., Google, dan Tesla Inc.. Di Tiongkok, perusahaan seperti Huawei menunjukkan kekuatan riset korporasi dengan dominasi peneliti dalam struktur SDM-nya.

Melalui Program Riset Strategis 2026–2030, BRIN mendorong strategi leapfrogging atau lompatan teknologi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi produsen inovasi. Konsolidasi antar perguruan tinggi menjadi kunci, termasuk kolaborasi UMS dengan kampus-kampus lain dalam model holding inovasi.

BRIN difokuskan pada riset berbiaya dan berisiko tinggi, sekaligus membuka peluang pendanaan bagi mahasiswa S2 dan S3, asisten peneliti, hingga post-doctoral. Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri pertemuan ilmiah tersebut sebagai bagian dari “Tadarus Riset”, istilah yang menggambarkan semangat kolektif membangun budaya riset yang berkelanjutan.

Ia juga mendorong pembentukan riset unggulan yang berfokus pada pengurangan impor dan penguatan kebutuhan pokok nasional seperti pangan, energi, dan industri farmasi.

Berita Terbaru

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...

Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...