Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan

Sholahuddin, Editor: Sholahuddin
Jumat, 21 Agustus 2026 12:50 WIB
Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Direktur Program Gita Pertiwi, Titik Eka Sasanti, saat menyampaikan materi pada Media Briefing Kota Cerdas Pangan, Kamis (20/8/2026). [Istimewa].

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy Pact), jaringan Kota Cerdas Pangan internasional yang diinisiasi Wali Kota Milan.

Bahkan, melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 500.1.1/201 Tahun 2025, Wali Kota Solo, Respati Ardi, membentuk Komite Kota Cerdas Pangan Kota Solo periode 2025-2029.  Komite ini salah satunya bertujuan untuk mengembangkan sistem ketahanan pangan perkotaan yang berkelanjutan dan kebijakan Kota Cerdas Pangan.

Namun, pada praktiknya, di Kota Solo masih ditemukan banyak ironi yang bertentangan dengan pilar-pilar sebagai Kota Cerdas Pangan. Direktur Program Gita Pertiwi, Titik Eka Sasanti, mengemukakan hal itu pada acara Media Briefing Kota Cerdas Pangan, Kamis (20/8/2026), di Zest Hotel Parangraja, Manahan, Kota Solo. Acara ini mengundang kalangan jurnalis di Kota Solo. Hadir pula Muh. Ulil Ahsan, Koordinator Kota Cerdas Pangan Rikolto sebagai sponsor program di Kota Solo. Sebagai Kota Cerdas Pangan, jelas Titik, Kota Solo harus ada jaminan pemenuhan gizi kelompok rentan, serta bagaimana manajemen food waste atau sampah pangan. Faktanya sampah organik di Kota Solo terus meningkat hingga mencapai 60%. Lebih dari 40 persen dari sampah organik itu adalah sampah pangan. “Lha terus di mana cerdasnya?” tanya dia.

Balita Stunting

Pada sisi ketahanan pangan, Solo sebenarnya surplus dengan ketersediaan pangan hingga 103% berdasar riset Kota Kita. Ironisnya masih ditemukan 1.100 balita di Solo yang mengalami stunting. Bahkan, berdasarkan riset Gita Pertiwi, Rikolto dan tim Stratifikasi Kantin Sehat di sekolah, menunjukkan 30,9 % anak sekolah tingkat SD-SMP gemuk dan obesitas. Fenomena ini menunjukkan ada yang salah dengan pola konsumsi anak sekolah. Snak-anak sekolah di Solo sering mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula, tinggi lemak dan tinggi garam. “Ini harus menjadi perhatian Pemkot Solo karena dengan pola konsumsi seperti itu akan mengundang penyakit degeneratif. Ditemukan anak-anak yang terkena diabetes. Tentu ini akan menjadi beban biaya kesehatan yang besar,” lanjut Titik. Pada 2025, angka obesitas pelajar itu menurun 1 persen setelah ada intervensi dari Gita Pertiwi. “Coba kalau intervensi itu dilakukan oleh pemerintah, mungkin hasilnya menjadi lebih besar lagi,” sambungnya.

Hal tersebut di atas sebagai ironi. Sebagai Kota Cerdas Pangan, jelasnya, Pemkot Solo harus mendorong adanya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi pangan sehat. Selain itu Pemkot Solo harus bisa membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan. Apalagi Kota Solo ini bukan menjadi kota produksi pangan. Lahan pertanian di kota ini tinggal 14 ha. Sebanyak 90 persen pasokan pangan disokong dari luar kota Solo.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkot Solo, Wahyu Kristina, lahan pertanian tersebut tidak akan mampu mencukupi kebutuhan pangan di kota ini. Apalagi konsumsi pangan di Solo sangat tinggi. Sehingga Kota Solo sangat bergantung pada pasokan pangan dari luar kota, seperti pasokan beras dan telor. “Kami harus banyak bekerja sama dengan pihak luar,” jelasnya. Beruntung Kota Solo mempunyai pasar pangan di Pasar Legi yang menampung pasokan pangan dari luar daerah. Sehingga Solo menjadi surplus pangan. Menghadapi situasi seperti ini, pihaknya melakukan berbagai strategi ketersediaan dan pasokan, keterjangkauan pangan, hingga mengembangkan pangan lokal dan pertanian perkotaan atau urban farming.

Berita Terbaru

Sambut Milad ke-61 Kokam, Pemuda Muhammadiyah Solo Putar Film Kedung Kopi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menggelar refleksi Milad ke-61 Kokam bertajuk “Jejak Darah di Kedung...

Tiga AUM Muhammadiyah di Bolon Ajak Warga Berdoa Memohon Hujan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni MIM Digdaya Bolon, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan, dan TK Aisyiyah Bolon, bersama warga menggelar Salat Istiska...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...

Ribuan Anggota Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam melalui Tablig Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Kegiatan yang menghadirkan...

Wali Kota Solo Siapkan Program Air Bersih Gratis PDAM untuk Rumah Ibadah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Wali Kota Solo, Respati Ardi menyiapkan program air bersih gratis dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Toya Wening atau PDAM bagi seluruh rumah...

Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...

Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...

Mahasiswa dan Alumni UMS Bersatu Membangun Kepedulian melalui Organisasi Al-Barokah

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam organisasi Al-Barokah mengadakan kegiatan sosial di Panti Disabilitas Anugrah, Kepoh RT 05/06, Desa Tohudan,...

Wayang dari Sak Semen Jadi Media Edukasi Lingkungan di Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan lingkungan melalui media wayang berbahan...

Prof. Aidul Fitriciada Azhari Jelaskan Putusan MK tentang Ijazah Gibran

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pakar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjelaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara syarat pendidikan dan dokumen...

Kekeringan di Ngasinan, MIM 01 Manyaran Kirim Tangki Air Bersih

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, menyalurkan bantuan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Ngasinan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Rabu (7/10/2026). Bantuan...