
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy Pact), jaringan Kota Cerdas Pangan internasional yang diinisiasi Wali Kota Milan.
Bahkan, melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 500.1.1/201 Tahun 2025, Wali Kota Solo, Respati Ardi, membentuk Komite Kota Cerdas Pangan Kota Solo periode 2025-2029. Komite ini salah satunya bertujuan untuk mengembangkan sistem ketahanan pangan perkotaan yang berkelanjutan dan kebijakan Kota Cerdas Pangan.
Namun, pada praktiknya, di Kota Solo masih ditemukan banyak ironi yang bertentangan dengan pilar-pilar sebagai Kota Cerdas Pangan. Direktur Program Gita Pertiwi, Titik Eka Sasanti, mengemukakan hal itu pada acara Media Briefing Kota Cerdas Pangan, Kamis (20/8/2026), di Zest Hotel Parangraja, Manahan, Kota Solo. Acara ini mengundang kalangan jurnalis di Kota Solo. Hadir pula Muh. Ulil Ahsan, Koordinator Kota Cerdas Pangan Rikolto sebagai sponsor program di Kota Solo. Sebagai Kota Cerdas Pangan, jelas Titik, Kota Solo harus ada jaminan pemenuhan gizi kelompok rentan, serta bagaimana manajemen food waste atau sampah pangan. Faktanya sampah organik di Kota Solo terus meningkat hingga mencapai 60%. Lebih dari 40 persen dari sampah organik itu adalah sampah pangan. “Lha terus di mana cerdasnya?” tanya dia.
Balita Stunting
Pada sisi ketahanan pangan, Solo sebenarnya surplus dengan ketersediaan pangan hingga 103% berdasar riset Kota Kita. Ironisnya masih ditemukan 1.100 balita di Solo yang mengalami stunting. Bahkan, berdasarkan riset Gita Pertiwi, Rikolto dan tim Stratifikasi Kantin Sehat di sekolah, menunjukkan 30,9 % anak sekolah tingkat SD-SMP gemuk dan obesitas. Fenomena ini menunjukkan ada yang salah dengan pola konsumsi anak sekolah. Snak-anak sekolah di Solo sering mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula, tinggi lemak dan tinggi garam. “Ini harus menjadi perhatian Pemkot Solo karena dengan pola konsumsi seperti itu akan mengundang penyakit degeneratif. Ditemukan anak-anak yang terkena diabetes. Tentu ini akan menjadi beban biaya kesehatan yang besar,” lanjut Titik. Pada 2025, angka obesitas pelajar itu menurun 1 persen setelah ada intervensi dari Gita Pertiwi. “Coba kalau intervensi itu dilakukan oleh pemerintah, mungkin hasilnya menjadi lebih besar lagi,” sambungnya.
Hal tersebut di atas sebagai ironi. Sebagai Kota Cerdas Pangan, jelasnya, Pemkot Solo harus mendorong adanya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi pangan sehat. Selain itu Pemkot Solo harus bisa membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan. Apalagi Kota Solo ini bukan menjadi kota produksi pangan. Lahan pertanian di kota ini tinggal 14 ha. Sebanyak 90 persen pasokan pangan disokong dari luar kota Solo.
Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkot Solo, Wahyu Kristina, lahan pertanian tersebut tidak akan mampu mencukupi kebutuhan pangan di kota ini. Apalagi konsumsi pangan di Solo sangat tinggi. Sehingga Kota Solo sangat bergantung pada pasokan pangan dari luar kota, seperti pasokan beras dan telor. “Kami harus banyak bekerja sama dengan pihak luar,” jelasnya. Beruntung Kota Solo mempunyai pasar pangan di Pasar Legi yang menampung pasokan pangan dari luar daerah. Sehingga Solo menjadi surplus pangan. Menghadapi situasi seperti ini, pihaknya melakukan berbagai strategi ketersediaan dan pasokan, keterjangkauan pangan, hingga mengembangkan pangan lokal dan pertanian perkotaan atau urban farming.
Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...
Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...
Mahasiswa dan Alumni UMS Bersatu Membangun Kepedulian melalui Organisasi Al-Barokah
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam organisasi Al-Barokah mengadakan kegiatan sosial di Panti Disabilitas Anugrah, Kepoh RT 05/06, Desa Tohudan,...
Wayang dari Sak Semen Jadi Media Edukasi Lingkungan di Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan lingkungan melalui media wayang berbahan...
Prof. Aidul Fitriciada Azhari Jelaskan Putusan MK tentang Ijazah Gibran
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pakar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjelaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara syarat pendidikan dan dokumen...
Kekeringan di Ngasinan, MIM 01 Manyaran Kirim Tangki Air Bersih
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, menyalurkan bantuan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Ngasinan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Rabu (7/10/2026). Bantuan...
Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Salurkan 12 Tangki Air ke Boyolali
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- RS PKU Muhammadiyah Surakarta bersama Lazismu KL RS PKU Muhammadiyah Surakarta, PDAM Surakarta, dan sejumlah pihak menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak...
Umrah ke Tanah Suci, Dwi Jatmiko Bawa Pengalaman Spiritual
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Menunaikan ibadah umrah menjadi pengalaman spiritual sekaligus pembelajaran mendalam bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab, Dwi Jatmiko. Dai Champions Standardisasi...
KBIH Al Kautsar Muhammadiyah Kelas Klego Gelar Manasik Haji Bagi 101 Calon Jemaah
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Kautsar Muhammadiyah Kabupaten Boyolali sukses menggelar praktik manasik haji mandiri untuk kelas Klego, Ahad (4/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tekankan Bahaya Bullying pada Acara MES Surakarta & Asbisindo Goes to School
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta turut ambil bagian dalam memeriahkan agenda Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Goes to School...
Dari Solo ke Forum Asia Pasifik, Mahasiswa UMS Angkat Isu Sampah Pangan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Isu pengurangan food loss and food waste tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga beririsan dengan keadilan pangan, perubahan iklim, dan kebijakan publik....






