Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Lestarikan Budaya Bangsa, MTs Muhammadiyah Solo Gelar Tur Edukasi Membatik

Hafidz Rahmawati, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 19 Desember 2025 22:42 WIB
Lestarikan Budaya Bangsa, MTs Muhammadiyah Solo Gelar Tur Edukasi Membatik
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - MTs Muhammadiyah Surakarta (Matsmuka) menggelar kegiatan ko-kurikuler Tur Membatik dengan tema "Explore the Heritage, Create the Future". Kegiatan dilaksanakan Selasa-Rabu, (16-17/12/2025) di Batik Cempaka Laweyan Solo. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—MTs Muhammadiyah Surakarta (Matsmuka) menggelar kegiatan ko-kurikuler Tur Membatik dengan tema “Explore the Heritage, Create the Future”. Kegiatan dilaksanakan Selasa-Rabu, (16-17/12/2025) di Batik Cempaka Laweyan Solo. Kegiatan ini bertujuan mengajak siswa untuk terjun langsung mempelajari proses pembuatan batik.

Mar’atus Sholikah Isnaini, Kepala MTs Muhammadiyah Solo, mengatakan kegiatan ini bagian dari pembentukan karakter siswa. “Kegiatan ko-kurikuler belajar membatik di Kampung Batik Laweyan menjadi bagian dari upaya nyata satuan pendidikan dalam menanamkan kecintaan peserta didik terhadap warisan budaya bangsa,” ujarnya.

Melalui pengalaman langsung mengenal proses dan filosofi batik, imbuhnya, siswa tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga nilai sejarah dan kearifan lokal. “Serta tanggung jawab untuk melestarikan budaya Indonesia,” ujarnya.

Rombongan Siswa MTs Muhammadiyah menuju ke lokasi Batik Laweyan dengan menggunakan transportasi umum khas kota Solo yaitu Batik Solo Trans(BST). Sesampainya di Laweyan, para siswa mendapat arahan dari Arfi selaku pemilik Batik Cempaka Laweyan untuk mengenai sejarah batik dan proses pembuatan batik.

Butuh Kesabaran dan Ketelitian

Antusias siswa terlihat dari beberapa pertanyaan dari siswa tentang proses membatik. Kesempatan kali ini siswa belajar membatik kipas. Mereka diajarkan proses mencanting hingga pewarnaan sebagai bagian dari upaya membangun karakter dan kreativitas siswa. Proses membatik membutuhkan kesabaran dan ketelitian yang tinggi agar hasil maksimal.

Rustina selaku pendamping berharap kegiatan tur dan membatik ini bisa membentuk karakter siswa gen Z yang selama ini sering disebut gen serba instan. “Kami berharap dengan siswa melakukan pengalaman nyata ini secara langsung siswa lebih mencintai budaya bangsa, lebih kreatif dan inovatif dan lebih menghargai para pembatik yang kebanyakan sudah ber usia lanjut” ujarnya.

Dalam membatik langkah pertama siswa belajar menyanting dengan malam atau sejenis lilin khusus untuk membatik. Siswa dengan hati-hati menorehkan malam di kipas yang sudah diberi pola batik. Proses ini dianggap mudah tapi kenyataannya banyak siswa yang kesulitan dalam menyanting. Proses selanjutnya adalah pewarnaan.

Aisyah salah satu siswa kelas 7 Smart class mengakui menyanting itu susah, kadang malam tidak bisa keluar dari alat canting atau malah mbleber. “Ternyata belajar membatik sangat menegangkan harus fokus agar saat menyanting dan memberi warna batik tidak rusak. Sampai deg-degan takut malamnya tumpah. Setelah lihat hasilnya keren banget walaupun tidak sempurna dan kipas batiknya boleh dibawa pulang. Seneng banget pokoknya” serunya.

Setelah membatik dan tur melihat proses pembuatan batik sampai pengemasan anak- anak membeli cendera mata dari batik untuk dibawa pulang, mulai dari gantungan kunci sampai pakaian jadi dengan berbagai model. Kegiatan diakhiri dengan sarasehan dan foto bersama.

Berita Terbaru

RS UMS A.R. Fachrudin Layani Kesehatan Peserta Refleksi Milad ke-68 UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin menerjunkan tim medis untuk memberikan layanan kesehatan kepada peserta Refleksi Hari Jadi ke-68 Universitas...

Ustaz Pujiono Bekali Kontingen HW Boyolali untuk Mahrojan Penghela di Pemalang

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Boyolali melepas 20 peserta kontingen Mahrojan Penghela yang akan berlaga di Pemalang pada 23–25 Oktober 2026. Pelepasan...

Milad ke-61, KOKAM Solo Tanamkan Keberanian Lewat Refleksi Sejarah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Solo akan menggelar kajian peringatan Milad ke-61 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) sekaligus nonton bareng film Kedung...

Desa Cerdas IMM Abduh UMS Perkuat Pendidikan dan Lingkungan

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (FAI UMS) menggelar Pengabdian dan Pemberdayaan Organisasi (PPO)...

RS UMS A.R. Fachrudin Ajukan Verifikasi Ambulans Gawat Darurat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit UMS A.R. Fachrudin mengajukan verifikasi rekomendasi Ambulans Gawat Darurat kepada Dinas Kesehatan Kota Solo, Senin (19/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

FGM Boyolali Perkuat Dakwah dan Penerimaan Siswa Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, mengajak guru dan pengelola sekolah Muhammadiyah meninggalkan jejak kebaikan selama mengemban amanah. Ia juga mendorong...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

MI Muhammadiyah 01 Manyaran Karanggede Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasinan

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami krisis air bersih, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, Kab. Boyolali menyalurkan bantuan air bersih...

UMS Peringkat 1 PTS dan 5 Nasional dalam THE WUR 2027

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) dan peringkat kelima secara nasional dalam Times Higher Education (THE) World University...

Keris Berusia 500 Tahun Jadi Cendera Mata UMS untuk Wakil Dubes RI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan cendera mata berupa keris kepada Wakil Kepala Perwakilan atau Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur sekaligus...