
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Al-Qur’an menjelaskan jika suatu penduduk bertakwa, maka Allah akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi. Hal tersebut disampaikan Dai Champions standardisasi Majelis Ulama Indonesia Pusat, Dwi Jatmiko, di hadapan 200 peserta pengajian di Samporan, Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Kamis (4/12/2025).
Pengajian dimulai setelah pelaksanaan salat Isya dan membaca beberapa surah pendek dari Juz 30. Di awal kajian, penceramah muda dari Solo itu mengajak jemaah untuk bersyukur kepada Allah Swt karena masih diberikan kesempatan untuk menghadiri majelis ilmu.
“Semoga hadir kita ini menjadikan hidup kita bahagia di dunia sampai akhirat. Arti berada di jalan Allah adalah diberkahi, dinaungi, dan salah satu bentuk jihad (atau berjuang) di jalan Allah,” ujarnya. Sesuai hadis nabi Muhammad Saw., “man kharaja fii thalabul ‘ilmi fahuwa fii sabiilillahi hatta yarji’a” yang artinya barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (Hadis Tirmidzi)
Selanjutnya, ia membacakan QS Al-A’raf: 96. Menurut dia, seandainya mereka penduduk beriman dan bertakwa kepada Allah, Insya Allah mereka akan menjauhkan diri dari segala yang dilarangnya. “Seperti kemusyrikan dan berbuat kerusakan di bumi, niscaya Allah akan melimpahkan kepada mereka kebaikan yang banyak, baik dari langit maupun dari bumi.”
Nikmat dari Langit
Nikmat yang datang dari langit, imbuhnya, seperti hujan yang menyirami dan menyuburkan bumi. Sehingga tumbuhlah tanam-tanaman dan berkembang-biaklah hewan ternak yang kesemuanya sangat diperlukan oleh manusia.
“Inilah takwa kunci keberkahan suatu negeri. Doa terbaik untuk saudara-saudara kita yang terdampak musibah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatea Barat. Diampuni segala dosanya, dilipatgandakan amal ibadahnya, semoga (korban meninggal dunia) mati syahid,” serunya.
Di samping itu, pekerjaan orang yang bertakwa adalah membaca Al-Qur’an siang maupun malam. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an. “Surat Al Baqarah ayat 1-4 terdapat ciri-ciri orang bertakwa. Di mana orang-orang yang bertakwa digambarkan sebagai mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, menafkahkan sebagian rezeki, dan beriman kepada Al-Qur’an serta kitab-kitab sebelumnya.”
Langgar Agung Al Falah Kerten Gelar Pengajian Arloji Sambut 1 Muharam
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Langgar Agung Al Falah Kerten Solo kembali menggelar Pengajian Arloji (Amanah Ora Lali Ndongo lan Ngaji) pada Malam Jumat Kliwon di Teras...
Momen Iduladha, Umat Diajak Perkuat Kepedulian Sosial
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro,...
Iman dan Takwa Jadi Kunci Keberkahan Kampung
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan kajian bertema “Kunci Kampung yang Berkah dan Bahagia” dalam Salat Subuh...
Doa sebagai Penyembuh: Sembuhkanlah Sakitmu dengan Dahsyatnya Kekuatan Doa
Di tengah dunia yang semakin bising, manusia modern sesungguhnya sedang memikul banyak luka yang tidak selalu tampak oleh mata. Ada tubuh yang sakit karena kelelahan,...
Pengajian Aisyiyah Kampung Sewu, Jatmiko Ingatkan Ketakwaan sebagai Solusi Langit
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan pesan mendalam tentang ketakwaan sebagai solusi atas setiap persoalan hidup dalam...
Tafsir atau Tafsir-Tafsir-an? Bahaya Belajar Agama Tanpa Guru di Era Digital
Ada satu perubahan yang pelan-pelan terjadi dalam cara manusia memahami agama—dan sering kali luput disadari. Hari ini, belajar agama terasa semakin mudah. Cukup membuka TikTok,...
Pengajian di Masjid Darul Hayat Solo, Mubaligh Muhammadiyah: Bersyukur Itu Ibadah 24 Jam
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Solo Utara, Dwi Jatmiko, menyampaikan pengajian bertema “Charging Power Ketakwaan” di Masjid Darul Hayat Banyuanyar RT...
Bukan Sekadar Harta, Ini Warisan Terbaik Orang Tua Menurut Tafsir Al-Kahfi Ayat 82
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Orang tua kerap bersusah payah demi kebaikan hidup anaknya, rela bekerja keras pagi hingga malam demi menyiapkan kenyamanan hidup anak. Namun dalam...
Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an
Pendidikan kesabaran (ṣabr) sebagai salah satu nilai fundamental dalam Al-Qur’an sangat penting untuk pengembangan karakter manusia, terutama dalam konteks pendidikan. Pendidikan karakter sebaiknya diterapkan sejak ...
Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?
Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...
Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z
Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....
Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an
Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...






