Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Kukuhkan Dua Doktor PAI Baru, Ulas Neuroparenting dan Mutu Pendidikan Madrasah

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 1 Desember 2025 18:32 WIB
UMS Kukuhkan Dua Doktor PAI Baru, Ulas Neuroparenting dan Mutu Pendidikan Madrasah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sidang terbuka promosi doktor. Sidang ini digelar di Ruang Amphiteater Fakultas Agama Islam UMS, Senin (1/12/2025). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sidang terbuka promosi doktor. Sidang ini digelar di Ruang Amphiteater Fakultas Agama Islam UMS, Senin (1/12/2025).

Dalam promosi doktor ini, Gigih Setianto dikukuhkan sebagai lulusan doktor PAI UMS ke-54. Selanjutnya Sumarna dikukuhkan sebagai lulusan doktor PAI UMS ke-55. Gigih Setianto dalam penelitiannya menggali tentang pengaruh neuroparenting. Penelitiannya berjudul Pengaruh Intervensi Neuroparenting Terhadap Perkembangan Moral Anak Usia Dini di Kabupaten Pekalongan.

Integrasi antara temuan ilmiah modern dan prinsip pendidikan Islam dalam disertasi ini menunjukkan bahwa neuroparenting bukan hanya tepat akademik, tetapi juga relevan dalam konteks budaya dan nilai secara keagamaan masyarakat Indonesia. Dengan demikian, intervensi ini layak dijadikan strategi pengasuhan dan pendidikan karakter yang komprehensif bagi anak usia dini.

“Intervensi neuroparenting secara signifikan meningkatkan perkembangan moral anak usia dini. Terdapat perbedaan moral yang jelas antara anak yang menerima intervensi neuroparenting dan yang tidak menerima intervensi. Intervensi neuroparenting memberikan pengaruh kuat dan signifikan (62,2%). Neuroparenting terbukti sebagai model pengasuhan ilmiah, aplikatif, dan efektif untuk membangun moral sejak usia dini,” sebutnya.

Promotor Prof. Sekar Ayu Aryani, menyampaikan bahwa di tengah dinamika yang semakin kompleks, isu perkembangan moral pada anak usia dini menjadi perhatian penting dalam rata memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter, dan mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045. “Oleh sebab itu, penelitian ini hadir pada waktu yang sangat tepat memberikan kontribusiteoritis maupun praktis bagi perkembangan kebijakan pendidikan anak usia dini,” ujar Sekar Ayu Aryani.

Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sidang terbuka promosi doktor. Sidang ini digelar di Ruang Amphiteater Fakultas Agama Islam UMS, Senin (1/12/2025).

Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sidang terbuka promosi doktor. Sidang ini digelar di Ruang Amphiteater Fakultas Agama Islam UMS, Senin (1/12/2025). (Humas)

Baginya, disertasi ini menawarkan sejumlah kontribusi penting salah satunya mengintegrasikan konsep neuroparenting dengan perkembangan moral anak. Satu tema yang masih jarang di eksplorasi secara empiris di Indonesia. Sementara itu Sumarna memaparkan hasil penelitiannya yang berjudul “Pengaruh Akreditasi Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan MTS Muhammadiyah di Klaten”.

Hasil dari akreditasi memberikan tekanan pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif. “Guru-guru di madrasah mulai terdorong untuk meninggalkan metode ceramah satu arah dan mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis aktivitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah,” tuturnya.

Dari penelitiannya juga berhasil mengembangkan konsep rekonstruksi pengembangan mutu pendidikan berbasis hasil akreditasi yang bersifat inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan. “Konsep ini mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kepemimpinan transformasional, pendekatan pembelajaran mendalam, dan teknologi pendidikan dalam satu kerangka strategis yang aplikatif,” sebutnya.

Prof. Waston, selaku promotor Sumarna memyampaikan disertasi ini adalah ruang pemikiran yang dapat dipercayai secara akademik dan membawa manfaat bagi masyarakat luas. Ia meyakini bahwa ke depan Sumarna akan terus berkarya, meneliti dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam ranah keilmuan untuk mempertahankan masyarakat.

“Pendidikan yang dihasilkan bukan hanya menunjukkan kegiatan akademik, tetapi juga berkomunikasi secara nyata bagi pemerintah pemerintahan, terutama dalam bidang yang ia diizinkan,” tutur Waston.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...