Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

PAI UMS Kukuhkan Doktor ke-45, Berawal pada Keresahan Dekadensi Moral

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 21 November 2024 16:21 WIB
PAI UMS Kukuhkan Doktor ke-45, Berawal pada Keresahan Dekadensi Moral
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meluluskan satu doktor berkompetensi setelah dinyatakan lulus pada acara Yudisium yang dilaksanakan di Ruang Amphitheater FAI UMS, Kamis (21/11/2024).Doktor baru yang lulus dari FAI UMS adalah Jiyanto yang telah melakukan penelitian disertasi dengan judul "Evaluasi Kurikulum Iman dan Al Quran pada Kuttab Ibnu Abbas Surakarta". (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meluluskan satu doktor berkompetensi setelah dinyatakan lulus pada acara Yudisium yang dilaksanakan di Ruang Amphitheater FAI UMS, Kamis (21/11/2024).

Doktor baru yang lulus dari FAI UMS adalah Jiyanto yang telah melakukan penelitian disertasi dengan judul “Evaluasi Kurikulum Iman dan Al Quran pada Kuttab Ibnu Abbas Surakarta”. Penelitian ini bermula dari keresahan atas adanya dekadensi moral.

“Di dunia maya atau di dunia nyata kita sering mendengar dan melihat dekandensi moral yang ada di Indonesia. Adapun kenapa ada dekandensi moral itu salah satu masalahnya memang kurang berhasilnya pendidikan kita dalam mengatasi akhlak atau adab,” terang Jiyanto.

Maka untuk itu, lanjutnya, harus ada solusi yaitu sebuah kurikulum yang mengedepankan adab yaitu Kuttab Ibnu Abbas Surakarta. Alasan didirikannya Kuttab Ibnu Abbas Surakarta sendiri salah satu tujuan didirikannya adalah  dalam hal pendidikan itu mengutamakan adab.

Solusi Dekadensi Moral

Dari hasil itu, Jiyanto berusaha mengevaluasi sejauh mana Kuttab Ibnu Abbas Surakarta memberikan solusi bagi dekadensi moral. Evaluasi yang dihasilkan berupa, secara keseluruhan Kuttab Ibnu Abbas Surakarta menurut evaluasi kurikulum iman dan Al Quran sudah bagus tetapi ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

Hasil dari penelitiannya di antaranya berupa desain kurikulum. Kurikulum dikembangkan dari bawah yang berarti inisiatif dari internal bukan atas sesuai instruksi eksternal. Implementasi kurikulum yang digunakan hampir mirip dengan pembelajaran di sekolah dasar yang menggunakan kurikulum 2013, yaitu tematik.

Pemaparan hasil penelitian tersebut disaksikan oleh Promotor Prof. Waston, yang juga Kaprodi Doktor PAI UMS, Ko Pormotor Syamsul Hidayat, yang sekaligus Dekan FAI UMS, dan disaksikan Wakil Dekan 1 FAI UMS, Mohamad Ali.

Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meluluskan satu doktor berkompetensi setelah dinyatakan lulus pada acara Yudisium yang dilaksanakan di Ruang Amphitheater FAI UMS, Kamis (21/11/2024). Doktor baru yang lulus dari FAI UMS adalah Jiyanto yang telah melakukan penelitian disertasi dengan judul "Evaluasi Kurikulum Iman dan Al Quran pada Kuttab Ibnu Abbas Surakarta".

Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meluluskan satu doktor berkompetensi setelah dinyatakan lulus pada acara Yudisium yang dilaksanakan di Ruang Amphitheater FAI UMS, Kamis (21/11/2024).
Doktor baru yang lulus dari FAI UMS adalah Jiyanto yang telah melakukan penelitian disertasi dengan judul “Evaluasi Kurikulum Iman dan Al Quran pada Kuttab Ibnu Abbas Surakarta”. (Humas)

Syamsul Hidayat membacakan hasil yudisium dan memutuskan Jiyanto lulus sebagai doktor. “Dengan ini FAI UMS memutuskan bahwa Promovendus Jiyanto dinyatakan lulus dengan IPK 3.75 dan diselesaikan dalam waktu 4 tahun maka sudara Jiyanto lulus dengan predikat cumlaude,” kata Syamsul Hidayat.

Jiyanto menjadi Doktor ke-45 yang lulus dari program studi doktor PAI UMS. Prof Waston pada kesempatan tersebut memberikan pesan kepada doktor baru dari PAI UMS. “Pada hari ini kita mangayubagyo (bersenang) untuk raihan gelar doktor dari saudara Jiyanto. Ini menjadi sejarah karena raihan doktor itu bukan sesuatu yang mudah dicapai,” ujarnya.

“Di sini dengan gelar doktor, anda memperoleh tanggung jawab baru terutama untuk pengembangan keilmuan dan kemanusiaan. Keilmuaan agama Islam ini sering banyak dikritik orang perkembangannya stagnan,” imbuh Waston.

Dia mengingatkan bahwa kritik terkait keilmuan Islam salah satunya bergulat pada romantisme masa lalu bahwa Islam itu hebat. Padahal ilmu agama Islam mestinya ikut dapat mengatasi permasalahan-permasalahan masa kini.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...