
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengabdian masyarakat melalui skema Pengabdian Kemitraan Internasional (PKM KI) di Gombak Utara Malaysia.
Pengabdian tersebut mengangkat topik “Penguatan Keislaman dan Kemuhammadiyahan Untuk Keluarga WNI Lintas Budaya Di Sanggar Gombak Utara Malaysia”. Kegiatan pengabdian bekerja sama dengan mitra Sanggar Kamus Binaan Gombak Utara yang dikelola oleh Ikhwanuddin Nasution, M.Ed.
Tim Pengabdian diketuai Muhammad Wildan Shohib yang juga merupakan dosen Magister Pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam UMS yang beranggotakan empat mahasiswa yaitu Eko Wicaksono, Fitra Hamdani, Jihan Salsa Biela dan Nizma Siti Alaina yang turut berkontribusi dalam penyelenggaran kegiatan ini.

Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengabdian masyarakat melalui skema Pengabdian Kemitraan Internasional (PKM KI) di Gombak Utara Malaysia. (Humas)
Muhammad Wildan mengungkapkan latar belakang kegiatan bermula dari terbatasnya akses pendidikan yang didapatkan oleh anak para Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia. Sehingga, tim UMS berinisiatif memberikan penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) untuk mereka.
“Berdasarkan hasil diskusi kami terhadap permasalahan mitra di Sanggar Kamus Bimbingan Gombak Utara, Malaysia yang menjadi tempat pendidikan non formal bagi anak para WNI yang bekerja di Malaysia, memerlukan bantuan dalam mengajar anak anak Indonesia yang berada di Gombak Utara. Terlebih pengajaran dalam hal keagamaan yang dapat menjadikan bekal bagi mereka sebagai anak yang tumbuh dengan nilai religiusitas,” terang Wildan Minggu (7/7/2024).
Pengetahuan Budaya Ikut Diajarkan
Tak hanya pembekalan tentang pengetahuan keagamaan, lanjutnya, pengetahuan tentang budaya yang terdapat di Indonesia juga mereka perlukan sebagai identitas WNI. Menurutnya, anak-anak berusia 4 sampai 11 tahun yang semestinya mendapatkan pendidikan yang layak dan perhatian lebih dari kedua orang tuanya.
Mereka harus beradaptasi dan bertahan hidup di negeri Jiran dengan kurangnya perhatian dari orang tua yang sibuk bekerja. Fenomena ini kemudian direspons dengan berdirinya Sanggar Bimbingan Kamus Gombak Utara sebagai wadah untuk anak para WNI agar dapat tetap mendapatkan pendidikan dengan baik.
“Meskipun demikian, sanggar ini masih memerlukan seorang relawan dengan ketulusan hati dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di negeri sebrang. Oleh karenanya kami berupaya untuk mengadakan pengabdian di tempat ini,” ungkap Ketua Pengabdian tersebut.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan yang disampaikan Ikhwanuddin Nasution selaku pengelola Sanggar Kamus Binaan Gombak Utara. Dia menyampaikan banyak terima kasih atas kedatangan Mahasiswa dan Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) UMS yang bersedia membantu mengajar di Sanggar Bimbingan Kamus Gombak Utara.
Ia juga menyampaikan tentang kondisi Sanggar Bimbingan Kamus Gombak Utara dengan jumlah peserta didik sebanyak 30 anak dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia. “Anak-anak di sini cukup beragam ada anak yang berasal dari Jawa, NTT, Flores, Medan dan beberapa dari wilayah Indonesia yang lain. Kami juga berharap melalui kedatangan Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam ini mampu memberikan inspirasi dan motivasi bagi anak-anak bimbingan kami agar kelak nanti menjadi calon orang-orang yang sukses dan berhasil,” ungkap Ikhwanuddin.
Baca Juga: Mahasiswa PAI UMS Antusias Ikuti International Student Mobility Program di Malaysia
Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam, Eko Wicaksono, menyampaikan selama menjalani kegiatan pengabdian di Gombak Utara mereka merasakan betul betapa indahnya berbagi kepada mereka.
Melihat senyuman para anak-anak WNI yang penuh dengan ketulusan dan betapa semangatnya mereka untuk terus belajar meskipun dengan penuh keterbatasan, seketika dapat melunturkan rasa lelah mereka dan berubah menjadi semangat untuk menjalani pengabdian di tempat ini untuk beberapa waktu.
“Rasa syukur kami semakin meningkat ketika melihat betapa bersemangatnya dan antusiasnya mereka dalam belajar dan mengikuti serangkaian kegiatan yang kami lakukan selama disana. Di lain sisi, ada anak-anak yang hidup di perkotaan elit mendapatkan akses pendidikan yang serba memadai, baju seragam yang rapi dan fasilitas yang serba lengkap namun masih kurang antusias dalam belajar. Akan tetapi, di sini kami mendapati anak-anak dengan segala keterbatasan, namun memiliki antusias belajar yang amat tinggi,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 anak para WNI yang bekerja di Malaysia. Diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Ketua tim PKM-KI UMS dan pengelola Sanggar Kamus Binaan Gombak Utara, kemudian pengabdian ini dilanjutkan selama beberapa hari dengan berbagai kegiatan seperti ice breaking, pemberian materi tentang keagamaan, mengenalkan lagu-lagu daerah Indonesia dan pada hari yang terakhir ditutup dengan kegiatan outbound.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





