Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Ajang Sportif Anak Difabel: Tim PKM-PM UMS Gelar Difabel Champion bersama YPAC Surakarta

Khayya Meilina Eka Hastuti, Editor: Sholahuddin
Selasa, 14 Oktober 2025 06:59 WIB
Ajang Sportif Anak Difabel: Tim PKM-PM UMS Gelar Difabel Champion bersama YPAC Surakarta
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Peserta lomba lari Difabel Champion menunjukkan semangat kompetitif selama kegiatan yang difasilitasi Tim PKM-PM UMS Ruang Difabelku di Stadion Sriwedari, Surakarta, Kamis (9/10/2025). [Sumber: Tim PKM-PM UMS Ruang Difabelku]

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM. Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan kepedulian terhadap isu inklusivitas. Salah satu kegiatan terbarunya bertajuk “Difabel Champion” yang digelar di Stadion Sriwedari, Rabu–Kamis (8–9/10/2025). Tim Ruang Difabelku memfasilitasi anak-anak difabel dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta untuk berkompetisi dan belajar mandiri.

Kegiatan tersebut menjadi ajang kompetisi olahraga internal bagi anak-anak difabel di YPAC. Lomba berlangsung selama dua hari dengan cabang boccia, lari, dan balap kursi roda. Salsabila Fauziah, mahasiswa Fisioterapi angkatan 2022, sekaligus anggota tim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian program “Ruang Difabelku: Mewadahi Tanpa Membatasi” yang telah berlangsung sejak Juli 2025. “Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba, bahkan mendapat dukungan penuh dari para guru YPAC Surakarta,” ujar Salsabila, Minggu (12/10/2025).

Menurutnya, program ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah bagi anak-anak difabel untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Program ini akan terus berlanjut hingga November 2025 dengan dukungan penuh dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Dikti. Melalui Ruang Difabelku, mahasiswa UMS berupaya menciptakan ruang belajar yang inklusif sekaligus menumbuhkan empati sosial di lingkungan kampus.

Belajar berempati

Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan belajar langsung tentang empati, kesabaran, dan cara berinteraksi dengan anak-anak difabel. Tantangan utama yang dihadapi tim adalah mengenali karakter setiap anak yang berbeda.

“Kami perlu mempelajari masing-masing karakter anak, karena tidak semuanya bisa diperlakukan sama. Perbedaan usia juga menjadi tantangan tersendiri,” tutur Salsabila. Meski dihadapkan dengan berbagai tantangan, tim tetap berkomitmen mendampingi sekitar 30 anak difabel dari berbagai cabang olahraga. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kepercayaan diri anak-anak, tetapi juga menumbuhkan kepekaan sosial di kalangan mahasiswa.

Selain kegiatan olahraga, tim juga menyiapkan pendampingan lanjutan berupa post-test. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober 2025. “Kami berharap makin banyak gerakan seperti Ruang Difabelku yang tercipta sebagai wadah yang ramah dan inklusif bagi anak difabel,” tutup Salsabila.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...