
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Masjid Al Huda Gurawan pada Selasa malam, ba’da Isya (30/9/2025) terasa berbeda dari biasanya. Ratusan jemaah memadati serambi masjid untuk mengikuti Kajian Ngeteh yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan.
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini berhasil menciptakan suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat ilmu. Kajian kali ini mengangkat tema “Membangun Mahabbah Kepada Nabi Muhammad SAW” dengan menghadirkan pembicara Ustaz Habib Adnan, UF Bintal KOKAM Kota Solo.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Habib menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta yang tulus kepada Rasulullah Saw. melalui keteladanan akhlak, memperbanyak shalawat, dan mengamalkan sunnah-sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari. Peserta tampak antusias mendengarkan setiap pemaparan materi, bahkan banyak yang mencatat poin-poin penting sebagai bekal amalan pribadi.
Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Nasyiatul Aisyiyah (NA) dan pemuda Masjid Al Huda Gurawan turut membantu dalam kepanitiaan, mulai dari persiapan tempat, penyambutan jemaah, hingga penataan konsumsi.

Suasana Masjid Al Huda Gurawan pada Selasa malam, ba’da Isya (30/9/2025) terasa berbeda dari biasanya. Ratusan jemaah memadati serambi masjid untuk mengikuti Kajian Ngeteh yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan. (Humas)
Dukungan dari berbagai mitra seperti Lazismu Kota Solo, Metro Perkasa, Toko Pak Sugeng, Lina Catering, Besa Las, Laundry Kumbahan, dan MDMC semakin memperlancar terselenggaranya kajian ini. Yang menarik, panitia menyediakan bakso gratis bagi seluruh jamaah yang hadir.
Kejutan tak berhenti di situ, di bawah cup bakso terdapat nomor undian yang menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan doorprize menarik. Beberapa peserta tampak gembira saat nomor undiannya dipanggil dan menerima hadiah yang telah disiapkan panitia.
Ketua PCPM Kota Bengawan Candra Cahyadi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Alhamdulillah, acara Kajian Ngeteh kali ini berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung rutin dan menjadi sarana menebar manfaat serta mempererat ukhuwah di tengah umat,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya Kajian Ngeteh malam ini, diharapkan jamaah yang hadir dapat membawa pulang semangat baru untuk semakin mencintai dan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an
Pendidikan kesabaran (ṣabr) sebagai salah satu nilai fundamental dalam Al-Qur’an sangat penting untuk pengembangan karakter manusia, terutama dalam konteks pendidikan. Pendidikan karakter sebaiknya diterapkan sejak ...
Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?
Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...
Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z
Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....
Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an
Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...
Memahami Al-Qur’an di Era Modern: Pentingnya Pendekatan Kontekstual dalam Kehidupan Kontemporer
Al-Qur’an merupakan hidup bagi umat Islam sepanjang zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak mengatur hubungan manusia dengan tuhan-Nya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dalam...
Mengupas Bahasa Langit Secara Membumi: Sebuah Artikel tentang Ilmu Tafsir Al-Qur’an
Daftar IsiApa Itu Ilmu Tafsir?Sejarah Singkat: Dari Lisan Nabi hingga Era DigitalRagam Pendekatan TafsirTafsir di Era Kita: Relevansi di Tengah Laju ZamanTafsir sebagai Perjalanan SpiritualDaftar...
Relevansi Tafsir Kontemporer dalam Isu Kesetaraan Gender
Perkembangan wacana keislaman di era modern menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami Al-Qur’an secara lebih kontekstual. Hal ini terutama terlihat dalam pembahasan isu gender dan...
Membaca Tafsir Al-Qur’an di Era Teknologi: Adaptasi dan Relevansi
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam cara memahami ajaran agama. Salah satu perubahan yang paling signifikan terlihat...
Ketentuan Fidyah dan Qadha Puasa dalam Islam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, dalam kondisi tertentu seperti sakit, perjalanan jauh, atau usia lanjut, Islam...
Orang Bertakwa Pasti Meyakini Kebenaran Al-Qur’an
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Puasa Ramadan target utamanya adalah membentuk insan bertakwa. Hal itu disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko...
Mengapa Aku Berpuasa: Refeleksi Ramadan 1447 H
Puasa merupakan salah satu praktik spiritual paling tua dalam sejarah peradaban manusia. Hampir semua tradisi agama mengenal bentuk pengendalian diri melalui pembatasan makan, minum, atau...
Tablig Akbar UMS Soroti Peran Masjid dalam Membangun Kehidupan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar tablig akbar di Masjid Sudalmiyah Rais, Senin (9/3/2026) sebagai rangkaian dari Gema Kampus Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut menghadirkan...





