Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Pendidikan Unggul Berkemajuan, Hikmah Pohon Karakter dari Surat Ibrahim

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 18 September 2025 16:41 WIB
Pendidikan Unggul Berkemajuan, Hikmah Pohon Karakter dari Surat Ibrahim
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Momentum di hari Kamis, (18/9/2025) menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Hendro Susilo, guru SMA Muhammadiyah PK Solo, sekaligus juga Sekretaris Majelis Pustaka Informasi (MPI) PDM Solo. Hendro mengikuti prosesi pelepasan wisuda Pascasarjana (Magister Pendidikan) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00.

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Momentum di hari Kamis, (18/9/2025) menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Hendro Susilo, guru SMA Muhammadiyah PK Solo, sekaligus juga Sekretaris Majelis Pustaka Informasi (MPI) PDM Solo.

Hendro mengikuti prosesi pelepasan wisuda Pascasarjana (Magister Pendidikan) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00. Dengan mengangkat tema Pengelolaan Kurikulum Ismuba dan Pendidikan Aqidah-Akhlak dalam tesisnya, redaksi mencoba mengeksplorasi konsep dan pandangannya mengenai pendidikan unggul berkemajuan

Menurut Hendro, Spirit dan etos Al-Ashr menjadi motivasi untuk mengangkat tema pengelolaan kurikulum Ismuba dan pendidikan aqidah-akhlak . Ada 4 nilai dalam Teologi Al-Ashr. Pertama Adalah nilai keimanan (Tauhid) sebagai pilar dasar dalam pendidikan, esensinya adalah menghadirkan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua adalah nilai ilmu pengetahuan sebagai penunjang kemajuan. Ketiga adalah nilai kerja keras (produktif) dalam melakukan amal shaleh. Yang keempat adalah moralitas atau akhlak, ujarnya. Berbicara tentang Tauhid, Hendro menerangkan karakter tauhid diwujudkan dalam karakter moral seperti integritas, kematangan, berkemajuan serta karakter kinerja seperti rendah hati, ulet, dan disiplin.

Terlebih bila perilaku seorang pendidik yang senantiasa mengembangkan kompetensi dan berupaya dalam memperkuat literasi, akan menghasilkan pola pendidikan unggul yang dapat menghasilkan output pendidikan berkualitas baik. Kita bisa mengambil hikmah (pelajaran) dari QS Ibrahim ayat 24-26 tentang pohon karakter, ujarnya.

Guru Berkarakter Tauhid

Mengingat nilai strategis, maka pengelolaan kurikulum ismuba dan pembelajarannya menjadi perhatian Hendro dalam menulis yang melingkupi perencanaan, tata pelaksanaan, pelaksanaan serta evaluasinya. Untuk melaksanakan semuanya itu tentu membutuhkan figur guru yang berkarakter tauhid serta memiliki kompetensi dalam mencapai tujuan pendidikan.

“Dari ayat 24-26 surat Ibrahim, kita belajar pohon karakter. Akar pohon bisa diasosiasikan dengan karakter tauhid, dimana fungsi akar sebagai pondasi untuk menopang batang dan daun agar tumbuhan dapat berdiri kokoh di tanah, terutama saat angin kencang atau hujan deras. Dengan tauhid yang kuat, InsyaAllah hidup kita akan kokoh,” ujar Hendro.

Selanjutnya, cabang/dahan dan ranting dalam pohon bisa diasosiasikan sebagai kompetensi. Fungsi cabang/dahan/ranting dalam tumbuhan mendukung pertumbuhan daun dan tempat bertumbuhnya bunga dan buah, serta sebagai jalur transportasi air dan nutrisi dari batang ke bagian atas dan sebaliknya, yang pada akhirnya membantu tumbuhan mendapatkan lebih banyak cahaya matahari dan melakukan fotosintesis.

Artinya, kompetensi seorang guru memiliki pengaruh signifikan dalam mendidik dan menghasilkan lulusan yang berkaranter baik dan unggul. Sedangkan buah/bunga/oksigen yang dihasilkan pohon bisa diasosiasikan hasil yang bermanfaat. Dalam konteks pendidikan, buah seperti output hasil proses pendidikan yang unggul dan baik. ujar Hendro

Jadi, pendidikan tauhid (aqidah-akhlak) menjadi pondasi akar dalam proses menghasilkan lulusan yang unggul. Bila tauhid kuat, maka karakter moral dan kinerja guru juga akan kuat sehingga membawa pengaruh pada hasil pendidikan yang dilakukan.

Termasuk budaya belajar sepanjang hayat untuk mengembangkan kompetensi, baik itu kompetensi kepribadian, sosial, profesionalisme, dan pedagogik harus menjadi kebutuhan bagi seorang guru. “Insya Allah bila Pendidikan tauhid baik, di bawah bimbingan guru yang kompeten akan menghasilkan buah yang manis yakni output pendidikan unggul berkemajuan,” ujar Hendro.

Berita Terbaru

Fakultas Farmasi UMS Kenalkan Bahan Alam untuk Mendukung Kesehatan Lambung

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi penggunaan obat antinyeri secara aman dan rasional kepada masyarakat di Tipes, Serengan, Solo. Kegiatan pengabdian...

BenerinAja, Inovasi Mahasiswa UMS yang Permudah Layanan Servis Elektronik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Berawal dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan reparasi elektronik yang mudah diakses dan terpercaya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan BenerinAja. Platform digital yang...

Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...