Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Dari Jambore Lintas Iman, Pelajar Ini Ubah Pandangan tentang Muhammadiyah dan Lingkungan

Uswatun Hasanah, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 15 Agustus 2025 13:39 WIB
Dari Jambore Lintas Iman, Pelajar Ini Ubah Pandangan tentang Muhammadiyah dan Lingkungan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Jambore Pelajar Lingkungan dan Keberagaman di Kantin Danau Universitas Muhammadiyah Surakarta, Minggu (10/8/2025). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—“Saya dulu mengira Muhammadiyah itu hanya gerakan keagamaan untuk umat Islam saja,” ujar Kristina (17), pelajar SMA dan anggota komunitas lintas iman, saat ditemui di sela Jambore Pelajar Lingkungan dan Keberagaman di Kantin Danau Universitas Muhammadiyah Surakarta, Minggu (10/8/2025).

“Tapi setelah ikut kegiatan ini, saya melihat bahwa Muhammadiyah sangat terbuka dan peduli terhadap semua, tanpa memandang agama.” Awalnya, Kristina datang hanya karena tertarik pada tema lingkungan.

Namun, interaksi hangat dengan panitia dan peserta lain mengubah cara pandangnya. “Saya merasa diterima sepenuhnya. Kami berdiskusi, membuat eco-bricks, menanam pohon, dan merencanakan aksi bersama. Tidak ada sekat antara kami yang berbeda agama,” ujarnya.

Tak hanya berpartisipasi, Kristina bahkan menyumbangkan kreativitasnya dengan membuat gameboard klasifikasi sampah yang ia rancang sendiri. Game edukatif ini dimainkan bersama seluruh peserta jambore, memadukan keseruan dan pembelajaran tentang cara memilah sampah organik, anorganik, dan B3. “Saya ingin mengajak teman-teman belajar sambil bermain. Ternyata semua sangat antusias,” tambahnya.

Panggilan untuk Semua

Bagi Kristina, pengalaman ini membuka kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pegiat lingkungan profesional, tetapi panggilan semua orang. “Ternyata, gerakan seperti Muhammadiyah punya peran besar mengajak masyarakat peduli lingkungan. Mereka mengemasnya dengan cara ramah, kreatif, dan melibatkan semua pihak,” katanya.

Menurutnya, simbolisasi pemberian bibit pohon dan peluncuran maskot “Elo” di acara tersebut memberikan pesan kuat bahwa aksi nyata bisa dimulai dari langkah kecil. “Kalau mau lingkungan lestari, kita harus kerja bareng, lintas iman, lintas usia, dan lintas latar belakang,” ujarnya.

Kristina pun pulang dengan tekad baru. Ia berencana mengajak komunitasnya meniru model kolaborasi ini. “Muhammadiyah telah menunjukkan bahwa merawat bumi adalah bagian dari merawat kemanusiaan. Itu yang akan saya bawa pulang,” ujarnya.

Berita Terbaru

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...

Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...

UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer

SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...

PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji

GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati  jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...

Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...

Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...

Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...

Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...