Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Mohamad Ali Bagikan Tip Bangun Sekolah Unggul-Berkemajuan di Majelis Dikdasmen-PNF Boyolali

Pujiono, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 28 Juni 2025 16:09 WIB
Mohamad Ali Bagikan Tip Bangun Sekolah Unggul-Berkemajuan di Majelis Dikdasmen-PNF Boyolali
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Para pembicara pada acara Bincang Pendidikan bertajuk “Strategi Sekolah Unggul” di Aula PDM Boyolali, Jumat (27/6/2025). (Istimewa).

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen-PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu wujud komitmen itu adalah dengan menggelar Bincang Pendidikan bertajuk “Strategi Sekolah Unggul” di Aula PDM Boyolali, Jumat (27/6/2025).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber pengurus Majelis Dikdasmen-PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yakni Sutanto dan Mohamad Ali. Pada acara yang dipandu oleh   Agus Sriyono ini diikuti para kepala sekolah, pengurus Majelis Dikdasmen-PNF Boyolali, dan praktisi pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali.

Dalam paparannya, Sutanto membeberkan Karakteristik sekolah unggul yang telah menjadi standar nasional dan bahkan global. Karakterisitik itu antara lain: seleksi masuk yang ketat; lingkungan belajar yang kondusif; guru-guru profesional dan berdedikasi; kurikulum yang diperkaya dan relevan; serta sarana dan prasarana yang memadai. “Ini adalah elemen-elemen dasar yang menjadi fondasi sekolah unggul. Tidak bisa hanya unggul secara administratif, tetapi juga harus berdampak pada kualitas lulusan,” tegasnya.

Mohamad Ali lebih menyoroti aspek praktis dari pengelolaan sekolah unggul berbasis pengalaman di lapangan. ini membagikan tiga resep strategis yang terbukti ampuh dalam membangun citra dan mutu sekolah. Strategi itu antara lain, pertama, positioning atau menentukan posisi dan keunggulan khas sekolah dalam peta persaingan lembaga pendidikan. Kedua, visioning atau menyusun visi yang tajam dan berorientasi masa depan, serta diterjemahkan dalam program-program nyata. Ketiga, branding yaitu membangun dan menjaga citra positif sekolah melalui pelayanan prima, komunikasi publik yang konsisten, serta pencitraan visual yang kuat.

Para peserta tengah menyimak materi dari pembicara pada acara Bincang Pendidikan yang digelar oleh Majelis Dikdasmen-PNF Boyolali. (Istimewa).

“Jika sekolah Muhammadiyah ingin unggul, jangan hanya fokus ke dalam, tapi juga perlu tampil ke luar dengan brand yang kuat dan program yang konsisten,” ungkap Mohamad Ali yang juga Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Solo ini.

Acara makin menarik saat memasuki sesi tanya jawab yang berlangsung penuh antusiasme peserta dan dinamis. Beberapa pertanyaan strategis muncul dari peserta yang menandakan keseriusan dalam membangun Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan yang unggul dan berkemajuan.

Muhammad Rosyidi, anggota Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambi, bertanya, “Bagaimana mengawal dan mengubah mindset guru agar lebih progresif dan sejalan dengan visi sekolah unggul?”

Perlunya Pembinaan Berkelanjutan

Mohamad Ali menjawab perlunya penekanan betapa pentingnya pembinaan berkelanjutan, reward system, serta komunikasi visi yang terus-menerus dalam forum resmi maupun informal. Sedangkan Pujiono, kepala sekolah dan pengelola AUM, menyampaikan dua pertanyaan kunci, “Bagaimana mensolidkan barisan penyelenggara dan pengelola AUM agar satu langkah dan satu suara?” kemudian dia juga bertanya, “Bagaimana membuat peta potensi SDM guru di AUM sehingga tertata rapi dan sekolah Muhammadiyah diminati?”

Menanggapi hal tersebut, anggota Majelis Dikdasmen-PNF PDM Boyolali, Agus Sriyono, menyampaikan bahwa di periode kepengurusannya, pihaknya sudah menata, membangun struktur organisasi yang jelas dan koordinatif dengan menyusun database sumber daya manusia yang lengkap dan terbarukan. Selain itu, Majelis Dikdasmen-PNF PDM Boyolali juga menyelaraskan visi kolektif dalam forum-forum resmi seperti musyawarah dan rapat koordinasi.

Diskusi ini menjadi refleksi bahwa transformasi sekolah unggul tidak hanya soal sarana dan program, tetapi juga penguatan budaya organisasi dan pengelolaan sumber daya manusia secara terencana. Kegiatan ini diharapkan menjadi energi baru bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah di Boyolali untuk terus berinovasi dan bergerak menuju kualitas unggul yang dibutuhkan umat dan bangsa.

Berita Terbaru

Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...

Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...

Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....

Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...

Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...

Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...

Andy Ratmanto Sampaikan Kultum Salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah Danukusuman

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Majelis Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM Banjarsari, Kota Solo, Andy Ratmanto, belum lama ini menyampaikan kultum salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah yang dikelola...

FGM Boyolali Siapkan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah Se-Kabupaten

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali menggelar rapat koordinasi persiapan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali baik guru SD/MIM, SLTP/MTSM/ SLTA Muhammadiyah pada Selasa...

Membangun Cabang dan Ranting Perlu Kolaborasi

Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Sumanto, mengatakan lembaganya sudah menyiapkan indikator-indikator untuk memonitor perkembangan Muhammadiyah...

Leave a comment