Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Gagas Pariwisata Lewat Arsitektur, Alumnus UMS Sukses Jadi Duta Wisata Wonogiri 2025

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 27 Juni 2025 00:58 WIB
Gagas Pariwisata Lewat Arsitektur, Alumnus UMS Sukses Jadi Duta Wisata Wonogiri 2025
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Alumni Arsitektur UMS, (kedua dari kiri) Dinda Satriya Utama Berhasil Jadi Duta Wisata Wonogiri 2025. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dinda Satriya Utama, alumnus Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih gelar Duta Wisata Wonogiri 2025. Lelaki kelahiran Wonogiri ini membuktikan latar belakang akademik di bidang arsitektur tidak menghalangi kontribusi dalam sektor pariwisata.

Kecintaan Dinda terhadap Wonogiri telah tumbuh sejak lama. Ia mulai tertarik mengikuti ajang Duta Wisata sejak rutin menyaksikan malam grand final di Alun-Alun Giri Krida Bakti, Wonogiri. “Dua kali saya nonton grand final, dan dari situ muncul niat untuk ikut serta dan berkontribusi bagi daerah,” ungkapnya saat diwawancarai, Kamis (26/6/2025).

Upaya pertamanya mendaftar pada 2021 belum membuahkan hasil. Namun Dinda tidak patah semangat. Ia terus mengevaluasi diri hingga akhirnya pada 2024, di usia 24 tahun batas maksimal peserta ia kembali mendaftar.

“Waktu itu sempat kehilangan harapan karena biasanya pengumuman akhir tahun, padahal saya sudah masuk usia 25 tahun bulan Agustus. Tapi ternyata pengumuman kali ini dimajukan ke bulan Mei, jadi saya langsung daftar,” kenangnya.

Kontribusi Nyata

Kesungguhannya membawa kontribusi nyata yang ia buktikan sejak masa perkuliahan. Dalam tugas akhir (TA)-nya, Dinda merancang Tourist Information Center (TIC) yang terintegrasi dengan terminal wisata antar kecamatan di Wonogiri.

Desain tersebut tidak hanya menjadi syarat akademik, tetapi juga menjadi proyek kontribusi yang ia presentasikan saat karantina Duta Wisata. “Wonogiri punya banyak potensi wisata, tapi konektivitasnya kurang. Saya ingin desain ini bisa menjadi solusi aksesibilitas wisatawan,” jelasnya.

Proses menuju gelar juara tidak mudah. Dinda mengikuti tahapan seleksi selama hampir satu bulan, termasuk masa karantina intensif selama seminggu. Di saat final, ia tampil unik dengan bakat berbicara menggunakan boneka tangan, menyampaikan pesan penting: jangan takut gagal.

“Banyak peserta dari SMA, dan dari segi usia saya yang paling senior. Tapi saya memilih tampil jujur dan apa adanya, menunjukkan sisi personal saya, termasuk saat deep interview yang sangat emosional,” ujar pria yang kini bekerja sebagai arsitek di perusahaan swasta di Klaten.

Rancangan Tourist Information Center (TIC) bikinan Dinda, yang terintegrasi dengan terminal wisata antar kecamatan di Wonogiri.

Rancangan Tourist Information Center (TIC) bikinan Dinda, yang terintegrasi dengan terminal wisata antar kecamatan di Wonogiri.

Kemenangan ini juga menjadikan Dinda sebagai representasi UMS di ranah non-akademik. Ia mengaku banyak membawa nilai-nilai yang didapat selama kuliah, terutama dalam hal sopan santun, adab kepada yang lebih tua, dan sikap santun yang menurutnya menjadi poin penting selama karantina. “Itu semua berbekas dan saya bawa dalam keseharian, termasuk saat berinteraksi dengan sesama finalis dan panitia,” katanya.

Sebagai Duta Wisata, Dinda kini memiliki tanggung jawab mempromosikan pariwisata Wonogiri, termasuk membuat konten di media sosial, merancang program bersama finalis lainnya, dan mewakili Wonogiri dalam berbagai event kepariwisataan tingkat regional.

Ia bersyukur atas dukungan dari lingkungan kerja yang memungkinkannya menjalani tanggung jawab ini meski berdomisili di Klaten. Dinda berharap ke depan, wisata Wonogiri semakin dikenal dan diminati wisatawan, terutama destinasi yang masih sulit diakses. Ia juga ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak takut mencoba. “Kalau tidak dicoba, kita tidak pernah tahu rezeki akan datang dari mana,” ujarnya.

Berita Terbaru

Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...

Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...

Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...

Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...

Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...

Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...

Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri

NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...

Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan

BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...

Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan

KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....