Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Makna Kemuliaan Orang Mukmin Tidak Ditentukan Jabatan dan Status Sosial

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 25 April 2025 13:54 WIB
Makna Kemuliaan Orang Mukmin Tidak Ditentukan Jabatan dan Status Sosial
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi membaca Al-Qur'an. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kemuliaan seorang mukmin tidak diukur dari jabatan, kekayaan, atau kondisi fisiknya, melainkan dari ketakwaannya kepada Allah Swt. Pesan inilah yang ditegaskan dalam tafsir surah ‘Abasa yang menunjukkan bagaimana Allah lebih memuliakan orang beriman dibanding para tokoh kafir Quraisy.

Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rha’in, mengungkapkan peristiwa teguran Allah kepada Rasulullah Saw karena memalingkan wajah dari Abdullah bin Ummi Maktum, sahabat yang buta, menjadi pelajaran penting. Meski tak memiliki kedudukan, Abdullah lebih dimuliakan karena keinginannya menuntut ilmu.

Sementara pembesar Quraisy justru diabaikan. “Ini menunjukkan bahwa Allah menilai kemuliaan bukan dari rupa atau harta, tapi dari ketakwaan. Orang miskin bisa lebih mulia daripada yang kaya, rakyat biasa bisa lebih utama dari pejabat, jika mereka bertakwa,” jelas Dosen UMS itu, Jumat (25/4/2025).

Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rha’in, memberi pemaparan dalam kajian. (Humas)
Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rha’in, memberi pemaparan dalam kajian. (Humas)

Ia juga menekankan Islam sangat menjunjung tinggi hak dan kehormatan penyandang disabilitas. Rasulullah bahkan selalu menanyakan kebutuhan Abdullah bin Ummi Maktum setelah turunnya ayat tersebut.

Pesan-pesan yang disampaikan dalam Kajian Tafsir UMS yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, (24/4/2025) itu mendapat sambutan positif dari para peserta, karena dinilai sangat relevan dengan konteks sosial saat ini.

Khususnya dalam memperjuangkan keadilan bagi kelompok yang terpinggirkan. Kajian rutin ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UMS dalam membumikan nilai-nilai Qur’ani dan memperkuat prinsip keadilan serta kemanusiaan di tengah masyarakat.

Berita Terbaru

Bukan Hanya Berdoa, Kekeringan Perlu Dijawab dengan Ikhtiar

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi juga penopang kehidupan petani. Ketika hujan tak kunjung turun, sawah mengering, tanaman merana, dan penghasilan warga terancam....

Pengajian RRI Surakarta Ajak Pegawai Tingkatkan Etos Kerja

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Masjid As-Syiar Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menggelar pengajian untuk mensyukuri selesainya renovasi masjid pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan bertema “Memakmurkan Masjid, Meningkatkan Kinerja,...

9 Kebiasaan Emas Muslim agar Rutinitas Bernilai Ibadah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kebiasaan baik perlu dilatih secara konsisten agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sejumlah rutinitas, mulai dari menjaga salat hingga membangun sikap positif dan...

Imron Rosyadi: Pentingnya Ilmu Faraidh untuk Pembagian Harta Waris

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pembagian harta peninggalan orang meninggal atau yang disebut dengan harta waris seringkali menimbulkan konflik horizontal dalam keluarga. Pertikaian, tidak tegur sapa, bahkan hingga saling...

Kajian Maulid Nabi, Pesan Cinta Rasulullah untuk Generasi Z

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta menggelar kajian dan doa bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. Kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa...

Pengajian Ahad Pagi Masjid An Nuur Tekankan Keteladanan Rasulullah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Masjid An Nuur di Jalan Biak Gang II Nomor 15, Kepatihan Wetan, Jebres, Solo, menggelar pengajian Ahad pagi untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad...

Mensyukuri Kemerdekaan dengan Amal Saleh, Ini Pesan Dai MUI di Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan melalui penguatan iman, ketakwaan, dan amal...

Pengajian Kauman Bahas Makna Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Doa bukan sekadar bacaan yang dilafalkan setelah Salat, tetapi menjadi wujud penghambaan sekaligus pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan Allah Swt....

Kajian Ahad Subuh Barokah Masjid Sidodadi Perkuat Iman dan Ukhuwah Jemaah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pajang bersama Pengurus Takmir Masjid Sidodadi Pajang, Laweyan, kembali menggelar Kajian Rutin Ahad Subuh Barokah, Ahad (26/7/2026). Kegiatan...

Kupas Tafsir Al-Baqarah 155-157, Dosen UMS Jelaskan Makna Ujian Hidup

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ujian hidup kerap dipahami sebagai tanda ketidaksukaan Tuhan kepada manusia. Padahal, dalam perspektif Islam, ujian justru dapat menjadi bentuk kasih sayang Allah...

Langgar Agung Al Falah Kerten Gelar Pengajian Arloji Sambut 1 Muharam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Langgar Agung Al Falah Kerten Solo kembali menggelar Pengajian Arloji (Amanah Ora Lali Ndongo lan Ngaji) pada Malam Jumat Kliwon di Teras...

Momen Iduladha, Umat Diajak Perkuat Kepedulian Sosial

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro,...