PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mandi wajib, yang juga dikenal sebagai mandi junub, adalah metode membersihkan diri dari hadas besar dengan cara membasahi seluruh tubuh dari kepala sampai kaki menggunakan air.
Kabid Pengamalan AIK dan Kaderisasi Pondok Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Yayuli, menjelaskan tentang rukun, tata cara, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan mandi wajib saat bulan ramadan.
Yayuli menjelaskan mandi wajib itu hikmahnya untuk membersihkan ketika seseorang melakukan sesuatu yang bisa menimbulkan hadas besar, seperti perempuan yang haid, nifas, berhubungan suami istri, atau mengeluarkan sperma baik disengaja maupun tidak. “Itu wajib menunaikan mandi wajib, karena itu memang syarat kita beribadah kepada Allah SWT,” terang Yayuli yang juga dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Rabu (5/3/2025).
Perintah mandi besar ketika berhadas besar telah dituliskan oleh Allah Swt dalam Al-Qur’an surah Al Ma’idah ayat 6. Allah Swt berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.”
Syariat Islam
Rukun dan tata cara mandi wajib yang benar menurut syariat Islam diawali dengan niat dan membaca basmalah, kemudian menyiramkan atau mengalirkan air ke seluruh tubuh dan meratakannya dari atas hingga bawah.
Tata cara mandi wajib, pertama mencuci kedua telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian membersihkan segala najis yang menempel di tubuh (terutama di kemaluan), disunahkan bagi perempuan membersihkan menggunakan wewangian. Selanjutnya yaitu berwudhu lalu dilanjutkan dengan mengalirkan air ke tubuh yang diawali dari sebelah kanan 3 kali, dilanjutkan sebelah kiri 3 kali.
“Setiap muslim yang ingin mensucikan diri dari hadas besar, wajib mengawali dengan bacaan basmalah. Tidak ada doa khusus yang dilantunkan untuk mengawali mandi wajib, cukup membaca basmalah saja,” tegasnya.

LPPIK UMS. (Humas)
Selanjutnya, ia menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan Ramadan, seperti pada pertanyaan “Apakah masih sah puasanya jika seseorang yang dalam keadaan junub dikarenakan hubungan suami istri dan belum sempat mandi wajib sampai subuh?”
Yayuli menjawab bahwa puasanya tetap sah, tetapi tidak bisa melaksanakan salat subuh dan harus mandi terlebih dahulu. Dia menyarankan sebelum melakukan sahur sudah mandi wajib terlebih dahulu. “Jika mencontoh dari nabi, nabi jika setelah berjima’ dengan istrinya langsung melaksanakan mandi wajib,” kata Yayuli.
Menanggapi pertanyaan selanjutnya tentang “Menunda mandi wajib hingga pagi hari atau siang hari apakah berdampak pada keabsahan puasa?” Yayuli menjawab bahwa hal tersebut tidak berdampak pada keabsahan puasa, namun hal tersebut menyebabkan tidak bisa menunaikan salat. “Sebab syarat sahnya shalat harus suci dari hadas kecil maupun besar,” ujarnya.
Pelari dari Jawa Barat Tempuh 5K, Edu Fun Run FKIP UMS Dinilai Kondusif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan Hari Jadi ke-68 melalui Edu Fun Run FKIP UMS 2026 bertema “Move for...
Pelajar Didorong Jadi Agen Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abi Umaroh, menggagas Youth Clean Air Movement for Tobacco Control (YCAM-TC) 2026 untuk melibatkan pelajar...
Ketika Usia Bertambah, Jangan Biarkan Makna Hidup Berkurang
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mengabdi. Masa pensiun justru dapat menjadi fase baru untuk memperbanyak syukur, menjaga kesehatan, memperluas kebermanfaatan,...
Silaturahmi Pensiunan Muhammadiyah Solo, Rawat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Puluhan purnatugas pendidik dan tenaga kependidikan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pengajian Pensiunan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026)....
BikersMu Jepara Konsolidasi, Dorong Komunitas Bikers Berkontribusi bagi Warga
JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 33 peserta mengikuti silaturahmi dan konsolidasi awal untuk menyongsong pembentukan kepengurusan BikersMu Chapter Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Bandengan, Tirta...
Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy...
Pakar UMS: Desil Tak Bisa Jadi Satu-satunya Dasar Batasi Pertalite
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Wacana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian dari pakar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan...
Touring ke Pacitan, Bikersmu Solo Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keagamaan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Komunitas Bikersmu Solo menggelar touring sekaligus camping ke Pacitan selama dua hari satu malam, 15-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta...
UMS Bekali Pemuda Karang Taruna Jajar Keterampilan Las Listrik
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali pemuda Karang Taruna RW VIII Kampung Kraton Ulo, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Surakarta,...
Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Peran Pers Berkemajuan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa pers harus ditempatkan sebagai pilar keempat demokrasi. Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam...
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Terima Sertifikat Wartawan Utama Khusus dari Dewan Pers
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir sampaikan Orasi Ilmiah dalam rangka Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah 2026 dan penyerahan kartu dan sertifikat...
Masjid Nurul Hidayah Mojo Solo Torehkan Prestasi di CRM Award Jateng
JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Masjid Nurul Hidayah Mojo, Kota Solo, meraih Juara Harapan 1 Masjid Unggulan Jawa Tengah dalam Lomba Expo dan Cabang Ranting Masjid (CRM)...







