Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Mandi Wajib saat Ramadan, Apakah Puasa Tetap Sah Jika Mandi Setelah Subuh?

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 6 Maret 2025 16:18 WIB
Mandi Wajib saat Ramadan, Apakah Puasa Tetap Sah Jika Mandi Setelah Subuh?
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi wudhu. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mandi wajib, yang juga dikenal sebagai mandi junub, adalah metode membersihkan diri dari hadas besar dengan cara membasahi seluruh tubuh dari kepala sampai kaki menggunakan air.

Kabid Pengamalan AIK dan Kaderisasi Pondok Lembaga Pengembangan Pondok Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Yayuli, menjelaskan tentang rukun, tata cara, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan mandi wajib saat bulan ramadan.

Yayuli menjelaskan mandi wajib itu hikmahnya untuk membersihkan ketika seseorang melakukan sesuatu yang bisa menimbulkan hadas besar, seperti perempuan yang haid, nifas, berhubungan suami istri, atau mengeluarkan sperma baik disengaja maupun tidak. “Itu wajib menunaikan mandi wajib, karena itu memang syarat kita beribadah kepada Allah SWT,” terang Yayuli yang juga dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Rabu (5/3/2025).

Perintah mandi besar ketika berhadas besar telah dituliskan oleh Allah Swt dalam Al-Qur’an surah Al Ma’idah ayat 6. Allah Swt berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.”

Syariat Islam

Rukun dan tata cara mandi wajib yang benar menurut syariat Islam diawali dengan niat dan membaca basmalah, kemudian menyiramkan atau mengalirkan air ke seluruh tubuh dan meratakannya dari atas hingga bawah.

Tata cara mandi wajib, pertama mencuci kedua telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian membersihkan segala najis yang menempel di tubuh (terutama di kemaluan), disunahkan bagi perempuan membersihkan menggunakan wewangian. Selanjutnya yaitu berwudhu lalu dilanjutkan dengan mengalirkan air ke tubuh yang diawali dari sebelah kanan 3 kali, dilanjutkan sebelah kiri 3 kali.

“Setiap muslim yang ingin mensucikan diri dari hadas besar, wajib mengawali dengan bacaan basmalah. Tidak ada doa khusus yang dilantunkan untuk mengawali mandi wajib, cukup membaca basmalah saja,” tegasnya.

Selanjutnya, ia menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan Ramadan, seperti pada pertanyaan “Apakah masih sah puasanya jika seseorang yang dalam keadaan junub dikarenakan hubungan suami istri dan belum sempat mandi wajib sampai subuh?”

Yayuli menjawab bahwa puasanya tetap sah, tetapi tidak bisa melaksanakan salat subuh dan harus mandi terlebih dahulu. Dia menyarankan sebelum melakukan sahur sudah mandi wajib terlebih dahulu. “Jika mencontoh dari nabi, nabi jika setelah berjima’ dengan istrinya langsung melaksanakan mandi wajib,” kata Yayuli.

Menanggapi pertanyaan selanjutnya tentang “Menunda mandi wajib hingga pagi hari atau siang hari apakah berdampak pada keabsahan puasa?” Yayuli menjawab bahwa hal tersebut tidak berdampak pada keabsahan puasa, namun hal tersebut menyebabkan tidak bisa menunaikan salat. “Sebab syarat sahnya shalat harus suci dari hadas kecil maupun besar,” ujarnya.

Berita Terbaru

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...