Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Gandeng Eco Bhinneka, Umuka Solo Siap Gerak Bersama Lintas Agama dalam Isu Lingkungan

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Selasa, 1 Oktober 2024 13:22 WIB
Gandeng Eco Bhinneka, Umuka Solo Siap Gerak Bersama Lintas Agama dalam Isu Lingkungan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Rektor Umuka, Muh. Samsuri (kiri) dan Penanggungjawab Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan menandatangani MoU di Kampus Umuka, Selasa (1/10/2024). (Humas).

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka Solo) siap melakukan kerja-kerja bersama lintas agama dalam isu lingkungan, menyusul penandatanganan nota kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU) antara kampus dengan Eco Bhinneka Muhammadiyah. Penandatanganan MoU dilaksanakan secara sederhana di Ruang Rektor Kampus Umuka, Selasa (1/10/2024).

Menurut siaran pers yang diterima muhammadiyahsolo.com, penandatanganan MoU kedua belah pihak dilaksanakan oleh Rektor Umuka, Muh. Samsuri   dan Penanggungjawab Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan. Acara juga diiringi dengan penandatangan memorandum of agreement (MoA). Kali ini Umuka diwakikili Wakil Rektor II Umuka, Sarilan M. Ali.

Seperti dikutip dari laman ecobhinnekamuhammadiyah.org, Program Eco Bhinneka merupakan bentuk dukungan Muhammadiyah pada inisiatif bersama untuk aksi keagamaan yang strategis, atau Joint Initiative for Strategic Religious Action (JISRA). JISRA adalah sebuah konsorsium yang anggotanya terdiri dari berbagai organisasi berbasis iman, antaragama, maupun organisasi lainnya yang bersama-sama ingin mendorong terwujudnya kebebasan beragama dan berkeyakinan (KKB) atau freedom of religious or belief/ FoRB) di tujuh negara, masing-masing Ethiopia, Irak, Kenya, Mali, Nigeria, Uganda, dan Indonesia. Di Indonesia, terdapat 10 lembaga yang melaksanakan JISRA. Salah satu organisasi itu adalah  persyarikatan Muhammadiyah.

Isu Besar

Menurut Hening, lingkungan adalah salah satu isu besar saat ini. “Bagaimana caranya kampus banyak mahasiswa dan ada yang dikerjakan bersama yang bermanfaat untuk bersama. Kalau lulus bisa langsung kerja. Mungkin green job bisa jadi pilihan,” ujar alumnus Program Studi Sosiologi Fisip UNS ini.

Hening menambahkan, Eco Bhinneka mempunyai jaringan yang luas di Indonesia maupun luar negeri, sehingga kampus juga bisa studi banding ke banyak tempat. Ada banyak ide tentang apa yang bisa dikerjakan bersama. Pada gilirannya, lanjut Hening, diharapkan Muhammadiyah berperan dalam pengurangan emisi karbon dunia.

Wakil Rektor II Umuka Solo, Sarilan M. Ali dan Penanggungjawab Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan menunjukkan naskah MoA didampingi para pimpinan Umuka Solo. (Humas).

Rektor Umuka, Muh Samsuri menyatakan pihaknya terbuka dan siap melakukan gerakan bersama lintas agama dalam isu lingkungan. “Nanti bisa ditindaklanjuti bersama kawan-kawan FKUB [Forum Kerukunan Umat Beragama]. Bisa dimulai dari Umuka,” ujarnya.

Umuka, sambung Rektor, sedang membangun kampus baru. Sehingga ketika ada bimbingan-bimbingan, pihaknya bisa membangun kampus dengan lebih baik lagi. Saat ini pihaknya tengah mengembangkan edu wisata, tempat praktik mahasiswa Prodi Produksi Ternak. Nanti para mahasiswa juga bisa dibimbing.

Rektor menegaskan, setuju sekali dengan ide gerakan-gerakan lintas agama dalam isu lingkungan. “Mahasiswa Umuka juga ada yang dari agama di luar Islam. Dan Karanganyar ini menarik, sungai dijadikan tempat wisata, sehingga perlu gerakan-gerakan untuk menyelamatkan lingkungan. Segera saja apa yang bisa dimulai, mari kita mulai,” ajak Samsuri yang juga Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar.  Selain program-program yang dijalankan bisa berguna untuk internal, Samsuri berharap program itu bisa bermanfaat untuk pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu Wakil Direktur Seribu Cahaya Muhammadiyah, Sudarto, yang turut hadir mendampingi Hening menyatakan, perguruan tinggi menjadi salah satu prioritas bagi program yang tengah dikelolanya. “Gedung hijau dan gedung cerdas, efisiensi energi, adalah bagian dari program kami. Kami punya model green di beberapa tempat,” papar Sudarto.

Dia menambahkan, programnya mencari praktik-praktik baik di Muhammadiyah. Green masjid, green school dan sebagainya. “Kami kumpulkan praktik-praktik baik dari aspek pengelolaan energi dan seberapa efektif penggunaan air serta pengelolaan sampah. Juga terkait dengan penghijauannya.  Kami mengumpulkan puzzle-puzzle itu sebagai model dan menjadi gerakan,” jelasnya.

Selain Sudarto, Hening juga didampiongi Koordinator Eco Bhinneka, Tri Ningsih, dan volunteer Eco Bhinneka asal Madagaskar, Jorona Valona. Jorona saat ini tengah menempuh studi pada Program Doktor di Universitas Negeri Yogayakarta (UNY).   Hadir dalam acara ini mendampingi Rektor Umuka adalah Wakil Rektor I, Prof. Ali Imron, Dekan Komunikasi dan Bisnis, Diwi Acita Irawati, Kabag Humas Kerja Sama dan Sekretaris, Dzikrina Mahardika, Kabag Pengembangan SDM, Mahesa Maulana. Hadir pula Sekretaris prodi Ilmu Komunikasi Tiara Indah dan dosen Ilmu Komunikasi, Niken Satyawati.

Berita Terbaru

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...