
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka Solo) siap melakukan kerja-kerja bersama lintas agama dalam isu lingkungan, menyusul penandatanganan nota kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU) antara kampus dengan Eco Bhinneka Muhammadiyah. Penandatanganan MoU dilaksanakan secara sederhana di Ruang Rektor Kampus Umuka, Selasa (1/10/2024).
Menurut siaran pers yang diterima muhammadiyahsolo.com, penandatanganan MoU kedua belah pihak dilaksanakan oleh Rektor Umuka, Muh. Samsuri dan Penanggungjawab Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan. Acara juga diiringi dengan penandatangan memorandum of agreement (MoA). Kali ini Umuka diwakikili Wakil Rektor II Umuka, Sarilan M. Ali.
Seperti dikutip dari laman ecobhinnekamuhammadiyah.org, Program Eco Bhinneka merupakan bentuk dukungan Muhammadiyah pada inisiatif bersama untuk aksi keagamaan yang strategis, atau Joint Initiative for Strategic Religious Action (JISRA). JISRA adalah sebuah konsorsium yang anggotanya terdiri dari berbagai organisasi berbasis iman, antaragama, maupun organisasi lainnya yang bersama-sama ingin mendorong terwujudnya kebebasan beragama dan berkeyakinan (KKB) atau freedom of religious or belief/ FoRB) di tujuh negara, masing-masing Ethiopia, Irak, Kenya, Mali, Nigeria, Uganda, dan Indonesia. Di Indonesia, terdapat 10 lembaga yang melaksanakan JISRA. Salah satu organisasi itu adalah persyarikatan Muhammadiyah.
Isu Besar
Menurut Hening, lingkungan adalah salah satu isu besar saat ini. “Bagaimana caranya kampus banyak mahasiswa dan ada yang dikerjakan bersama yang bermanfaat untuk bersama. Kalau lulus bisa langsung kerja. Mungkin green job bisa jadi pilihan,” ujar alumnus Program Studi Sosiologi Fisip UNS ini.
Hening menambahkan, Eco Bhinneka mempunyai jaringan yang luas di Indonesia maupun luar negeri, sehingga kampus juga bisa studi banding ke banyak tempat. Ada banyak ide tentang apa yang bisa dikerjakan bersama. Pada gilirannya, lanjut Hening, diharapkan Muhammadiyah berperan dalam pengurangan emisi karbon dunia.

Wakil Rektor II Umuka Solo, Sarilan M. Ali dan Penanggungjawab Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan menunjukkan naskah MoA didampingi para pimpinan Umuka Solo. (Humas).
Rektor Umuka, Muh Samsuri menyatakan pihaknya terbuka dan siap melakukan gerakan bersama lintas agama dalam isu lingkungan. “Nanti bisa ditindaklanjuti bersama kawan-kawan FKUB [Forum Kerukunan Umat Beragama]. Bisa dimulai dari Umuka,” ujarnya.
Umuka, sambung Rektor, sedang membangun kampus baru. Sehingga ketika ada bimbingan-bimbingan, pihaknya bisa membangun kampus dengan lebih baik lagi. Saat ini pihaknya tengah mengembangkan edu wisata, tempat praktik mahasiswa Prodi Produksi Ternak. Nanti para mahasiswa juga bisa dibimbing.
Rektor menegaskan, setuju sekali dengan ide gerakan-gerakan lintas agama dalam isu lingkungan. “Mahasiswa Umuka juga ada yang dari agama di luar Islam. Dan Karanganyar ini menarik, sungai dijadikan tempat wisata, sehingga perlu gerakan-gerakan untuk menyelamatkan lingkungan. Segera saja apa yang bisa dimulai, mari kita mulai,” ajak Samsuri yang juga Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar. Selain program-program yang dijalankan bisa berguna untuk internal, Samsuri berharap program itu bisa bermanfaat untuk pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu Wakil Direktur Seribu Cahaya Muhammadiyah, Sudarto, yang turut hadir mendampingi Hening menyatakan, perguruan tinggi menjadi salah satu prioritas bagi program yang tengah dikelolanya. “Gedung hijau dan gedung cerdas, efisiensi energi, adalah bagian dari program kami. Kami punya model green di beberapa tempat,” papar Sudarto.
Dia menambahkan, programnya mencari praktik-praktik baik di Muhammadiyah. Green masjid, green school dan sebagainya. “Kami kumpulkan praktik-praktik baik dari aspek pengelolaan energi dan seberapa efektif penggunaan air serta pengelolaan sampah. Juga terkait dengan penghijauannya. Kami mengumpulkan puzzle-puzzle itu sebagai model dan menjadi gerakan,” jelasnya.
Selain Sudarto, Hening juga didampiongi Koordinator Eco Bhinneka, Tri Ningsih, dan volunteer Eco Bhinneka asal Madagaskar, Jorona Valona. Jorona saat ini tengah menempuh studi pada Program Doktor di Universitas Negeri Yogayakarta (UNY). Hadir dalam acara ini mendampingi Rektor Umuka adalah Wakil Rektor I, Prof. Ali Imron, Dekan Komunikasi dan Bisnis, Diwi Acita Irawati, Kabag Humas Kerja Sama dan Sekretaris, Dzikrina Mahardika, Kabag Pengembangan SDM, Mahesa Maulana. Hadir pula Sekretaris prodi Ilmu Komunikasi Tiara Indah dan dosen Ilmu Komunikasi, Niken Satyawati.
Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...
Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...
Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...
Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...
Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...
Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...
Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri
NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...
Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan
BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...
Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan
KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...
Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...
Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...
Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....





