Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sosial Budaya

Inspiratif! Ini Sederet Program Kelurahan Ngasem untuk Sukseskan Kampung Iklim

Puspitasari Dwi Ariyanti, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 3 Juli 2024 11:09 WIB
Inspiratif! Ini Sederet Program Kelurahan Ngasem untuk Sukseskan Kampung Iklim
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Inspiratif! Ini Sederet Program Kelurahan Ngasem untuk Sukseskan Kampung Iklim. (Humas)

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pagi itu, Selasa (2/7/2024) ada yang berbeda di lingkungan Kelurahan Ngasem, Colomadu, Karangnyar. Perangkat desa,kader PKK serta kader Aisyiyah sibuk menyiapkan materi dan Presentasi dalam pelaksanaan verifikasi lapangan program kampung iklim (Proklim).

Kepala Desa Ngasem, Jombor Setiyawan, menyampaikan terima kasih pada tim verifikasi lapangan Proklim baik tingkat kabupaten,tingkat provinsi dan tingkat pusat yang sudah memverifikasi komponen-komponen yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Proklim secara online.

“Hari ini merupakan tinjauan lapangan apa yang telah kami kirimkan ke pusat. Menjadikan indikator sesuai tidaknya program yang telah dirancang,” ujarnya. Acara itu turut dihadiri Camat Colomadu, Dwi Adi Susilo. Dwi menyampaikan bahwa perubahan iklim menjadi isu global yang dibahas oleh semua negara. “Karena perubahan iklim menjadi persoalan yang krusial untuk diselesaikan,” ujarnya.

Inspiratif! Ini Sederet Program Kelurahan Ngasem untuk Sukseskan Kampung Iklim.

Inspiratif! Ini Sederet Program Kelurahan Ngasem untuk Sukseskan Kampung Iklim. (Humas)

Perubahan iklim, imbuhnya, menjadikan jumlah perairan lebih bnyak dibandingkan daratan. Es-es di kutub mulai mencair hingga adanya perubahan cuaca yang ekstrim. Di Colomadu, Camat telah melakukan kegiatan satu hari tanpa asap yang dilakukan di Jalan Adi Sucipto, Colomadu yakni car free day (CFD).

“Hal itu untuk mengurangi sedikit emisi karbon dioksida yang ada di wilayah colomadu. Sedang digalakkan juga setiap warga Colomadu yang baru menikah menanam satu pohon agar kelestarian pohon tetap terjaga,” imbuhnya.

Panen Air Hujan

Perwakilan DLHK Provinsi, Azis Muchtar Suyudi, mengatakan desa Ngasem telah menyesaikan komponen yang diperlukan dalam penilaian proklim secara online. Sehingga, KLHK perlu memverifikasi lapangan apa yang telah dikumpulkan warga Ngasem tersebut .”Meliputi adaptasi,medikasi dan kelembagaan,” ujarnya.

Dalam pemaparan verifikasi lapangan, kader Aisyiyah sekaligus ketua majelis lingkungan hidup PRA Ngasem, Warsiti, mengatakan bahwa kelompok wanita tani (KWT) yang dipimpinnya dan kader bank sampah telah melakukan beberapa program penting yang menjadi indikator verifikasi lapangan.

“Kami telah melakukan adaptasi perubahan iklim dengan melakukan melakukan pemanenan air hujan dengan menggunakan tong-tong serta penghematan air untuk menyiram tanaman dengan menggunakan air sisa untuk membersihkan beras,” ujarnya.

Baca Juga: Belajar Merawat Bumi Melalui Rumah Ibadah

Selain itu, Ngasem telah menyiapkan sarana dan prasarana pengendalian banjir dan longsor yakni dengan membuat bendungan pengendali, pembuatan talut serta pemahaman kepada warga untuk rancang bangun rumah dengan ventilasi yang cukup. “Kami juga menekankan pondasi rumah harus lebih tinggi dari jalan, pembuatan terasiring, serta sanitasi total dengan berbasis masyarakat (STBM) dengan pemilikan jamban,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya bekerjasama dengan bidan setempat untuk melakukan posyandu balita,remaja,dan lansia. Pengelolaan sampah dan limbah padat,serta pemanfaatan pupuk cair merupakan salah satu program yang telah terlaksana dan termanajemen dengan baik.

Selain itu ada pembuatan arang sekam serta pengolahan dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu. Hal itu seperti pembuatan jamu,minuman bunga Telang, pemanfaatan tanaman toga, serta pananaman tanaman sayur baik dilingkungan rumah maupun di kebun atau tanah kas desa.

Berita Terbaru

Muhammadiyah Produksi Film Pancasila Bersama Hanung Bramantyo

Muhammadiyah tengah berproses memproduksi film berjudul Pancasila. Film ini berkisah tentang kiprah tokoh Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo yang berperan dalam pencoretan tujuh kata dalam Piagam...

Lazismu Gandeng PRM dan PRA Nusukan Santuni Anak Yatim

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lazismu Solo bersinergi dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Nusukan menggelar kegiatan santunan anak yatim di Masjid Al Hidayah Marchamah...

PPK Ormawa BEM FKIP UMS Dukung Pengembangan Potensi Wirun

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)...

HistorywalkMu Telusuri Kampung Kauman Bareng Mahasiswa Psikologi UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Puluhan mahasiswa beralmamater tampak berkumpul di halaman Masjid Agung Solo, Senin (8/7/2024) pagi. Mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang...

UMS Beri Penguatan Kemuhammadiyahan untuk Keluarga WNI Lintas Budaya di Malaysia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengabdian masyarakat melalui skema Pengabdian Kemitraan Internasional (PKM KI)...

Lewat Rumah Baca, Tajdid Dorong Anak Muda Berkontribusi di Lingkungannya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tajdid Pendidikan Institute dengan program Sentra Transformasi Peradaban (Transid) menyelenggarakan Bootcamp#1 menuju aksi Bersama di SMA Muhammadiyah Program Khusus Solo, Minggu (23/6/2024). Kegiatan diikuti...

Takmir Masjid Kottabarat Bagikan 1.383 Paket Daging Kurban

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Takmir Masjid Kottabarat menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Kottabarat Solo, Selasa (18/6/2024). Kegiatan tersebut diikuti ratusan Ustaz/Ustazah Guru dan Tenaga Kependidikan dari...

Belajar Merawat Bumi Melalui Rumah Ibadah

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—GreenFaith Indonesia berkolaborasi dengan Eco Bhinneka Muhammadiyah melaksanakan kegiatan Tur Rumah Ibadah dengan berkunjung dan berdialog ke Rumah Ibadah enam agama di Indonesia. Selain...

Historical Walking, Mengulik Irisan Sang Surya di Kauman…

Menara Masjid Agung Solo menjadi titik kumpul peserta historical walking di Kauman. Sabtu (30/3/2024) sekitar pukul 16.00 WIB, puluhan peserta historical walking telah berkumpul di...

Leave a comment