PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah aspek ekonomi dan sosial masyarakat. Fenomena ini menjadi perhatian serius akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Wakil Dekan I Fakultas Geografi UMS, Choirul Amin, memaknai Hari Bumi sebagai lebih dari sekadar seremonial lingkungan. Ia menilai persoalan plastik saat ini telah memasuki fase struktural yang berkaitan erat dengan sistem ekonomi, energi, hingga ketimpangan sosial.
“Dulu plastik hanya dipandang sebagai sampah, tetapi sekarang kita mulai melihat ini bagian dari sistem besar yang saling terhubung. Momentum Hari Bumi ini penting untuk menggeser cara pandang tersebut,” ujarnya, Rabu (21/4/2026).
Menurutnya, kenaikan harga plastik tidak lepas dari faktor global. Plastik sebagai produk turunan minyak sangat dipengaruhi fluktuasi harga energi dunia, ditambah kebijakan pembatasan produksi plastik baru serta gangguan rantai pasok pascapandemi.
Founder & Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mencatat gangguan rantai pasok global telah berdampak langsung pada ketersediaan bahan baku industri di Indonesia, dengan lonjakan harga plastik domestik hingga 50-100 persen.

Ilustrasi pencemaran oleh plastik.
Kondisi ini memberikan dampak beragam terhadap pola konsumsi masyarakat. Secara teori, harga plastik yang meningkat seharusnya menekan penggunaannya, namun realitas di lapangan berbeda. “Masyarakat kelas menengah atas mungkin bisa beralih ke produk ramah lingkungan, tetapi kelompok bawah justru paling terdampak karena harga barang kemasan ikut naik. Di sini terlihat adanya ketidakadilan lingkungan,” jelasnya.
Choirul menambahkan kenaikan harga plastik belum tentu secara otomatis menekan penggunaan plastik sekali pakai. Tanpa alternatif yang terjangkau dan kebijakan yang mendukung, masyarakat tetap akan memilih plastik karena faktor kepraktisan dan biaya. Ada pula risiko munculnya alternatif bahan yang tampak ramah lingkungan namun belum tentu berkelanjutan jika dilihat dari seluruh siklus produksinya.
Di sisi lain, kenaikan harga plastik juga membuka peluang dalam pengelolaan sampah. Nilai ekonomi plastik yang meningkat dapat mendorong aktivitas pengumpulan dan daur ulang, sekaligus memperkuat peran sektor informal seperti pemulung.
“Ini bisa menjadi peluang mempercepat ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya. Bahkan, ini bisa terjadi secara alami karena dorongan ekonomi,” ungkapnya. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan kebijakan yang adil dan berkelanjutan, mulai dari regulasi pembatasan plastik sekali pakai, insentif daur ulang, hingga penguatan sistem pengelolaan sampah.
Perguruan tinggi seperti UMS, lanjutnya, memiliki peran strategis melalui riset, edukasi, dan inovasi teknologi, tidak hanya menghasilkan kajian akademik tetapi juga terlibat langsung dalam implementasi solusi di masyarakat. “Pilihan kecil kita terhubung dengan sistem besar. Jadi, lakukan dengan kesadaran, bukan sekadar mengikuti tren,” pungkasnya.
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...
Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...







