
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Pidato Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Selasa (19/5/2026), di Convention Hall Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.
Dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, kegiatan ini menjadi momentum meneguhkan kembali peran strategis ‘Aisyiyah dalam membangun peradaban yang berkeadilan dan damai melalui dakwah kemanusiaan.
Menurut siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, pada acara tersebut, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayyinah, menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan merupakan inti gerakan ‘Aisyiyah sejak awal berdirinya. “Dakwah kemanusiaan adalah dakwah yang mengedepankan prinsip kasih sayang, toleransi, dan perdamaian. Islam hadir membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh manusia dan alam semesta,” ujar Salmah.
Menurutnya, pendekatan dakwah kemanusiaan berperan penting dalam mewujudkan masyarakat harmonis di tengah keberagaman agama, budaya, dan pandangan hidup. Semangat rahmatan lil ‘alamin menjadi landasan untuk menghadirkan kehidupan sosial yang saling menghargai dan mampu mengelola perbedaan secara damai. Menurutnya, pendekatan dakwah kemanusiaan berperan mewujudkan masyarakat yang harmonis, di mana perbedaan dapat dihargai dan dikelola dengan baik sehingga perdamaian dapat terwujud.
Kiprah Nyata
Dalam refleksinya, Salmah menyampaikan bahwa sejak berdirinya, ‘Aisyiyah telah menunjukkan kiprah nyata dalam berbagai bidang kehidupan sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang berfungsi sebagai wadah konsolidasi sosial masyarakat. Ia merujuk pada keputusan Muktamar ke-48 ‘Aisyiyah di Solo tentang Risalah Perempuan Berkemajuan yang meneguhkan panggilan dakwah perempuan untuk menghadirkan kebaikan dan kemajuan peradaban.
“Barang siapa mengerjakan kebajikan dalam keadaan beriman, maka Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” Ayat tersebut, menurutnya, menjadi spirit perempuan ‘Aisyiyah untuk terus berkontribusi dalam seluruh aspek kehidupan guna mewujudkan bangsa yang damai dan bermartabat.
Salmah juga menyoroti situasi Indonesia dan dunia yang tengah menghadapi berbagai krisis kemanusiaan, konflik, serta dinamika geopolitik global yang berdampak pada manusia dan lingkungan. Gerakan ‘Aisyiyah di seluruh tingkatan dituntut semakin tanggap memahami dan memberi solusi atas persoalan kemanusiaan yang berkembang saat ini. Isu kemanusiaan universal dan perdamaian, lanjutnya, menjadi salah satu agenda strategis gerakan ‘Aisyiyah melalui penguatan nilai praksis kemanusiaan universal dalam kehidupan masyarakat.
Salmah menyampaikan bahwa komitmen dakwah kemanusiaan diwujudkan melalui berbagai amal usaha dan pelayanan sosial. Sejak tahun 2016, ‘Aisyiyah mengembangkan layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan di bidang hukum. Hingga kini, sebanyak 116 Posbakum ‘Aisyiyah telah hadir di berbagai daerah di Indonesia untuk memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat, khususnya perempuan, tanpa dipungut biaya.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayyinah, saat menyampaikan pidato milad ‘Aisyiyah. [Istimewa].
Ia juga menyinggung implementasi Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN-PE). Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan strategis, antara lain keterlibatan perempuan dalam pencegahan terorisme yang masih terbatas, rendahnya pelibatan perempuan dalam penyelesaian konflik, tantangan ruang digital yang mempromosikan narasi anti-perdamaian, serta perlunya penguatan kapasitas perempuan dalam pembangunan perdamaian.
Salmah menekankan pentingnya penguatan promosi perdamaian berbasis keluarga dan pendidikan. “Lembaga pendidikan dan institusi keluarga memiliki posisi strategis dalam mempromosikan nilai perdamaian yang harus diperkuat untuk menciptakan perdamaian dalam skala bangsa dan dunia.”
Pidato Refleksi Milad ke-109 ini menjadi peneguhan komitmen ‘Aisyiyah untuk terus memperkokoh dakwah kemanusiaan melalui gerakan perempuan berkemajuan yang menghadirkan nilai keadilan, kesetaraan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia. Melalui kerja kolaboratif lintas komunitas, penguatan amal usaha, serta pemberdayaan perempuan di berbagai lini kehidupan, ‘Aisyiyah terus berikhtiar mewujudkan peradaban dunia yang damai, adil, dan bermartabat.
Milad ‘Aisyiyah kali ini dimeriahkan dengan pengukuhan 116 Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah yang digerakkan oleh Majelis Hukum dan HAM ‘Aisyiyah serta soft launching TK ABA Semesta.
Awalussanah MIM Digdaya Bolon, Wakil Dekan FKIP UMS Tekankan Adab Lebih dari Sekadar Prestasi
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah...
Inovasi SafeTKI Antar Mahasiswa UMS Raih Silver Medal JDIE 2026 di Jepang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Tim mahasiswa UMS meraih Silver Medal pada ajang Japan Design, Idea, &...
Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perluas Jejaring Internasional hingga Afrika Selatan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan University...
Sambut Tahun Pelajaran Baru, SMP Muliska Perkuat Profesionalisme Guru
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah 5 Surakarta (Muliska) menggelar Workshop Pembelajaran sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di...
Pandangan Muhammadiyah tentang Tahlilan dan Esensi Takziah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Perbincangan mengenai tradisi tahlilan kembali mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial menampilkan keluhan keluarga yang sedang berduka karena merasa terbebani menyediakan...
Kader IMM Didorong Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong...
Benchmarking ke Kampus Malaysia UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional
SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat daya saing global melalui pengembangan jejaring internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan benchmarking Rektor...
BURT DPR RI Apresiasi Layanan Personalized Treatment RS PKU Muhammadiyah Surakarta
SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI untuk meninjau pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jamkestama...
Berbagi di Australia, Dosen UMS Soroti Pentingnya Aksi Lokal Berbasis Pengetahuan Global
SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan, menjadi pembicara dalam forum diskusi bertajuk From Global Insight...
Satpam UMS Diapresiasi Polda Jateng atas Kontribusi Ungkap Kasus Curanmor
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dedikasi Satuan Keamanan (Satpam) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam menjaga keamanan kampus mendapat apresiasi dari jajaran kepolisian. Berkat koordinasi yang solid, respons...
PKM UMS Hadirkan Smart Body Care untuk Proteksi Diri Siswa Tunagrahita
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Edukasi proteksi diri bagi anak berkebutuhan khusus menjadi perhatian penting di tengah masih minimnya pemahaman tentang batasan tubuh dan interaksi sosial yang...
Dosen FKIP UMS Bandingkan KKN dan Service Learning lewat Riset di Singapura
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Obby Taufik Hidayat, menyelesaikan program international fieldwork selama enam pekan di...






