Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah: Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Selasa, 19 Mei 2026 16:10 WIB
Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah: Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Peluncuran 116 Posbakum (Pos Bantuan Hukum) pada resepsi Milad ke-109 'Aisyiyah di Unisa Jogja, Selasa (19/5/2026). [Istimewa].

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Pidato Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Selasa (19/5/2026), di Convention Hall Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

Dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, kegiatan ini menjadi momentum meneguhkan kembali peran strategis ‘Aisyiyah dalam membangun peradaban yang berkeadilan dan damai melalui dakwah kemanusiaan.

Menurut siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, pada acara tersebut, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayyinah, menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan merupakan inti gerakan ‘Aisyiyah sejak awal berdirinya.  “Dakwah kemanusiaan adalah dakwah yang mengedepankan prinsip kasih sayang, toleransi, dan perdamaian. Islam hadir membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh manusia dan alam semesta,” ujar Salmah.

Menurutnya, pendekatan dakwah kemanusiaan berperan penting dalam mewujudkan masyarakat harmonis di tengah keberagaman agama, budaya, dan pandangan hidup. Semangat rahmatan lil ‘alamin menjadi landasan untuk menghadirkan kehidupan sosial yang saling menghargai dan mampu mengelola perbedaan secara damai.  Menurutnya, pendekatan dakwah kemanusiaan berperan mewujudkan masyarakat yang harmonis, di mana perbedaan dapat dihargai dan dikelola dengan baik sehingga perdamaian dapat terwujud.

Kiprah Nyata

Dalam refleksinya, Salmah menyampaikan bahwa sejak berdirinya, ‘Aisyiyah telah menunjukkan kiprah nyata dalam berbagai bidang kehidupan sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang berfungsi sebagai wadah konsolidasi sosial masyarakat.  Ia merujuk pada keputusan Muktamar ke-48 ‘Aisyiyah di Solo tentang Risalah Perempuan Berkemajuan yang meneguhkan panggilan dakwah perempuan untuk menghadirkan kebaikan dan kemajuan peradaban.

“Barang siapa mengerjakan kebajikan dalam keadaan beriman, maka Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”  Ayat tersebut, menurutnya, menjadi spirit perempuan ‘Aisyiyah untuk terus berkontribusi dalam seluruh aspek kehidupan guna mewujudkan bangsa yang damai dan bermartabat.

Salmah juga menyoroti situasi Indonesia dan dunia yang tengah menghadapi berbagai krisis kemanusiaan, konflik, serta dinamika geopolitik global yang berdampak pada manusia dan lingkungan.  Gerakan ‘Aisyiyah di seluruh tingkatan dituntut semakin tanggap memahami dan memberi solusi atas persoalan kemanusiaan yang berkembang saat ini. Isu kemanusiaan universal dan perdamaian, lanjutnya, menjadi salah satu agenda strategis gerakan ‘Aisyiyah melalui penguatan nilai praksis kemanusiaan universal dalam kehidupan masyarakat.

Salmah menyampaikan bahwa komitmen dakwah kemanusiaan diwujudkan melalui berbagai amal usaha dan pelayanan sosial. Sejak tahun 2016, ‘Aisyiyah mengembangkan layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan di bidang hukum.  Hingga kini, sebanyak 116 Posbakum ‘Aisyiyah telah hadir di berbagai daerah di Indonesia untuk memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat, khususnya perempuan, tanpa dipungut biaya.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayyinah, saat menyampaikan pidato milad ‘Aisyiyah. [Istimewa].

Selain itu, ‘Aisyiyah juga aktif dalam respons cepat bencana, pemberdayaan perempuan, serta penanganan kekerasan berbasis gender sebagai bagian dari dakwah Islam berkemajuan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.  Dalam pidatonya, Salmah menegaskan bahwa perdamaian merupakan agenda penting pembangunan global, termasuk dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya tujuan ke-16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.  “Isu perempuan dan perdamaian menempatkan perempuan tidak hanya sebagai korban konflik, tetapi juga sebagai aktor penting dalam membangun perdamaian.”

Ia juga menyinggung implementasi Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN-PE).  Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan strategis, antara lain keterlibatan perempuan dalam pencegahan terorisme yang masih terbatas, rendahnya pelibatan perempuan dalam penyelesaian konflik, tantangan ruang digital yang mempromosikan narasi anti-perdamaian, serta perlunya penguatan kapasitas perempuan dalam pembangunan perdamaian.

Salmah menekankan pentingnya penguatan promosi perdamaian berbasis keluarga dan pendidikan.  “Lembaga pendidikan dan institusi keluarga memiliki posisi strategis dalam mempromosikan nilai perdamaian yang harus diperkuat untuk menciptakan perdamaian dalam skala bangsa dan dunia.”

Pidato Refleksi Milad ke-109 ini menjadi peneguhan komitmen ‘Aisyiyah untuk terus memperkokoh dakwah kemanusiaan melalui gerakan perempuan berkemajuan yang menghadirkan nilai keadilan, kesetaraan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia. Melalui kerja kolaboratif lintas komunitas, penguatan amal usaha, serta pemberdayaan perempuan di berbagai lini kehidupan, ‘Aisyiyah terus berikhtiar mewujudkan peradaban dunia yang damai, adil, dan bermartabat.

Milad ‘Aisyiyah kali ini dimeriahkan dengan pengukuhan 116 Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah yang digerakkan oleh Majelis Hukum dan HAM ‘Aisyiyah serta soft launching TK ABA Semesta.

Berita Terbaru

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....

Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Teguhkan Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (7/8/2026). Mengusung tema Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan,...