
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Solo menggelar seminar bertema Masa Depan Ekonomi Kreatif Kota Surakarta pada Kamis (6/6/2024) di Balai Muhammadiyah Kota Solo.
Seminar menghadirkan narasumber Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Solo Ibrahim Fatwa Wijaya; Komisaris Geprek Group, Kusnadi Ikhwani; dan Ketua HIPMI Solo, Respati Ardi. Ketua Pemuda Muhammadiyah Solo, Andi Tri Prasetyo saat sambutan acara menekankan penting berdiskusi tentang ekonomi dalam membangun peradaban.
Menurutnya, berbicara tentang sektor ekonomi tidak lepas dari peradaban umat manusia sejak awal hingga sekarang. Hal itu karena ekonomi berbicara bagaimana manusia bertahan hidup. “Muhammadiyah sangat memahami hubungan erat antara dakwah dan ekonomi,” ujarnya.
Dia menerangkan Muhammadiyah menekankan pentingnya amal usaha untuk mendukung pergerakan dan dakwah baik tingkat ranting hingga nasional. Hal ini, imbuhnya, sejalan dengan apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW ketika hijrah ke Madinah. “Rasulullah membangun masjid dan pasar umat muslim sebagai langkah awal,” jelasnya.
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Solo, Ibrahim Fatwa Wijaya, dalam seminar mengupas pentingnya prinsip ekonomi syaraiah dalam pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Ibrahim menjelaskan tentang ekonomi kreatif, akses permodalan, dan bagaimana peran trust amanah.
“Ekonomi kreatif memiliki potensi yang sangat besar. Tahun 2017-2018 bisa menggerakkan seribu triliun dan bisa menggerakkan jutaan pelaku bisnis ekonomi kreatif. Namun, kalau kita baca di literatur atau hasil penelitian ternyata banyak aktor pelaku industri kreatif masih kesulitan dalam mengakses permodalan,” ujarnya.
Bunga Tinggi
Survei BPS menyebutkan baru sekitar 12 persen aktor bisnis di bidang ekonomi kreatif yang bisa dapat permodalan dari perbankan. “Hal itu karena banyak kendala tidak adanya jaminan dan bunga margin sangat tinggi,” ungkap Ibrahim.
Dia memberikan terobosan dengan peran trust amanah. Menurutnya trust amanah ini bisa meminimalisir jaminan dan menurunkan suku bunga. Selain itu, bisa meningkatkan pembiayaan yang bisa diakses para aktor industri kreatif.
“Menjadi sangat penting peran trust amanah ini. Pelaku aktor bisnis di industri kreatif semakin dipercaya. Syarat trust Amanah ada dalam Islam yaitu Al Quran surat 28 ayat 26, kisah Nabi Musa. Seseorang bisa trust amanah itu harus mampu menunjukkan integritas atau kebaikan hati dan skill,” jelasnya.
Komisaris Geprek Group, Kusnadi Ikhwani mengajak peserta seminar jika ingin menjadi pengusaha yang sukses harus kuat iman dan memulai dari masjid. Ia mencontohkan Masjid Al Falah yang dikelolanya mampu menghasilkan infak sampai 753 juta dan pegawai 30 orang full timer.
“Saatnya masjid diurus dengan serius karena masjid tempat keberkahan. Masjid Al Falah dikelola dengan profesional. Mari anak-anak muda memberikan perubahan secara ekonomi agar umat Islam kuat,” jelasnya.
Baca Juga: Silaturahmi dengan Kanjeng Gusti Bhre, Pemuda Muhammadiyah Solo Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Budaya
Kusnadi menambahkan pengelolaan masjid secara professional memberikan dampak memakmurkan jamaah. Mulai dari membangun organisasi, kompeten, dan profesional maka insyallah kepercayaan jamaah meningkat dan masjid makmur.
“Takmir masjid full timer dan kompeten di bidangnya. Takmir masjid memiliki kemampuan manajerial, khotib publik speaking bagus, muadzin suara bagus. Membangun organisasi dan visi secara pelan dan bertahap maka masjid akan Makmur dan bisa memakmurkan jamaah,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua HIPMI Solo, Respati Ardi, berbagi pandangan tentang bagaimana ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Ia mencontohkan riil ekonomi kreatif di Solo adalah warung Madura.
Menurutnya warung Madura mempunya ciri khas display keren dan pelayanan 24 jam. “Surakarta dalam pembangunan infrastruktur sudah mencukupi. Ke depan anggaran infrastrutkur dialihkan ke pembangunan sumber daya manusia dan tenaga pendidik. Hal itu agar lebih kompetitif dan kreatif,” jelasnya.

Rektor Unsa, Astrid Widayani, saat menghadiri seminar bertema Masa Depan Ekonomi Kreatif Kota Surakarta pada Kamis (6/6/2024) di Balai Muhammadiyah Kota Solo. (Humas)
Rektor Unsa Astrid Widayani, Astrid Widayani yang turut hadir dalam acara seminar mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Pemuda Muhammadiyah Solo yang membahas ekonomi kreatif. Menurutnya, era sekarang perlu inovasi anggaran sehingga menggerakkan pertumbuhan kota.
“Ekraf (ekonomi kreatif) selama ini melihatnya hanya dari satu sisi saja yaitu produk. Padahal di Solo ini banyak sekali jasa ada UMKM, indutsri yang ada dalam ekraf. Sebaiknya perlu digalakkan secara optimal. Melalui kegiatan ini bisa lebih optimal lagi dan melihat dari prespektif yang lain,” ucapnya.
Buka Puasa Bersama Alumnus MABAS UMS, Jaga Api Dakwah Berdampak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko menegaskan esensi buka puasa bersama alumnus Ma’had Abu Bakar Ash-Shiddiq (MABAS) Universitas Muhammadiyah...
Sambut Ramadan, PRA Bangetayu Kulon Santuni Santri Panti Asuhan ‘Aisyiyah
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Jalan Srikandi X/61, Kota Semarang,...
Ramadan, Hizbul Wathan UMS Ajak Mahasiswa dan Warga Ikut Edukasi dan Aksi Bersih
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk “NGASIH (Ngabuburit Asik Sambil Bersih-Bersih)” pada Senin (23/2/2026), di Area Kampus 1 dan...
PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi Sosialisasikan KHGT
SAMBI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Kab. Boyolali, menggelar kegiatan Kajian dan Sosialisasi KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) bertempat di Aula Masjid At-Taqwa, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan...
Sebanyak 8 PCNA di Karanganyar Ikuti Gelar Baitul Arqam untuk Perkuat Ideologi Kader
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak delapan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) se-Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) I pada 16–17 Februari 2026 bertempat di SMP...
Pengurus IMM Pondok Shabran dan IMM Muhammad Abduh Resmi Dilantik
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS periode 2026-2027 resmi dilantik,...
IPM PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Gelar Tarhib Ramadan dengan “Pelita”
SAMBI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi menggelar kegiatan Pelita (Pelajar Ikhtiar Taat)...
Peluncuran Buku “Nalar Futurology Maroon” Warnai Pelantikan IMM Shabran dan IMM Muhammad Abduh
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS berlangsung khidmat di...
Redefinisi Padusan, IPM Pilih Bersihkan Kali Jenes
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Menjelang datangnya bulan Ramadan, Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Solo menggelar aksi simbolis yang mendobrak kebiasaan lama. Pada Ahad...
‘Aisyiyah Gatak Bekali Orang Tua Siswa tentang Pendidikan Anak
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Bertempat di Gedung Tirto Wirejo Wironanggan, Rabu (04/02/2026), Majelis PAUD-Dasmen Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Kabupaten Sukoharjo menggelar acara menarik yaitu seminar parenting untuk...
‘Aisyiyah Gatak Gelar Seminar Anti-Narkoba untuk Remaja
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, bekerja sama dengan Majelis Kesehatan menggelar Seminar Anti-Narkoba dengan tema “Level Up Your...
Ratusan Jemaah Hadiri Pengajian Bulanan PRA Ngasem
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pimpinan Ranting Aisyiyah Ngasem menyelenggarakan pengajian bulanan yang diikuti sekitar 700-an jemaah Aisyiyah se-Kecamatan Colomadu, di Masjid Robbanus Sholihin Ngasem, Rabu (21/1/2026). Pengajian menghadirkan...





