Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Olah Sampah Bungkus Apel untuk Kreasi Membuat Bunga

Tim Redaksi, Editor: Yusuf R. Yanuri
Kamis, 10 November 2022 08:09 WIB
Olah Sampah Bungkus Apel untuk Kreasi Membuat Bunga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Keberadaan sampah anorganik yang tidak dikelola dengan baik akan menjadi masalah serius bagi lingkungan. Tidak hanya merusak ekosistem makhluk hidup, tetapi juga berpotensi memicu bencana alam.

Sebagai upaya mengedukasi pengelolaan sampah anorganik agar bisa dimanfaatkan, sejumlah 56 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga dari Bekas Bungkus Apel,” di sekolah setempat, Selasa (8/11/2022).

Dipilihnya tema ini karena berkaitan dengan materi pembelajaran tematik di kelas 3 “Benda di Sekitarku,” serta mengedukasi peserta didik untuk mengetahui pentingnya pengolahan sampah dengan menerapkan konsep 3R.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus komite kelas III bekerja sama dengan tim guru kelas III ini diawali dengan salat duha dan murajaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan kembali konsep 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).

Reduce, artinya mengurangi penggunaan benda yang berpotensi menjadi sampah. Reuse, artinya memanfaatkan kembali sampah yang masih dapat digunakan. Sedangkan recycle, artinya mengolah kembali sampah anorganik untuk dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berguna.

Kegiatan Parents Day diisi oleh oleh Ibu Rina Dewi Triyuningsih, selaku ketua komite kelas III dan dibantu oleh perwakilan pengurus komite kelas III.

Rina Dewi Triyuningsih, selaku orang tua dari Balqis Khansa Kalila menjelaskan dipilihnya tema ini supaya anak-anak dapat mengurangi produksi sampah dan dapat melakukan daur ulang dengan berbagai bentuk kreasi menarik.

“Saya lihat di supermarket banyak bungkus apel dan pir tidak terpakai dan menjadi sampah. Bungkus apel sendiri termasuk jenis styrofoam. Styrofoam merupakan jenis sampah yang tidak bisa diuraikan. Oleh karena itu saya mendapat ide untuk mengubah sampah bungkus apel ini menjadi kreasi menarik dan bisa saya edukasikan ke anak-anak,” ungkapnya.

Para siswa sangat antusias mengikuti langkah demi langkah kegiatan membuat bunga. Salah satu murid kelas III, Shafira Kireina Ginta Huwaida mengaku ini merupakan pengalaman pertama kali membuat kreasi dari bungkus apel.

“Baru pertama kali, biasanya bungkus apelnya langsung saya buang, ternyata bungkus apel ini bisa dimanfaatkan untuk membuat bunga yang indah,” ujarnya.

Eka Pratiwi Nugrahini, koordinator tim guru kelas III berharap melalui kegiatan ini murid memiliki kesadaran diri sejak kecil dalam mengurangi penggunaan sampah.

“Semoga mereka selalu menerapkan konsep 3R dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat turut berkontribusi dalam mengurangi permasalahan sampah,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...

Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...

Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak

SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...

Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...

SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan  bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...

Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...

SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...

62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...

Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...

Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....

Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...

Lurah Goes to Madrasah, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Diedukasi Bahaya Narkoba

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kelurahan Purwodiningratan bersama tim gabungan dari Puskesmas, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta...