Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sosok

Guru Besar UMS Bahas AI dalam Forensik di Konferensi Uzbekistan

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 12 Oktober 2026 16:26 WIB
Guru Besar UMS Bahas AI dalam Forensik di Konferensi Uzbekistan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Guru Besar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjadi pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Kehakiman Republik Uzbekistan.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjadi pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Kehakiman Republik Uzbekistan.

Dalam forum tersebut, ia membahas pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam ilmu forensik berdasarkan pengalaman Indonesia. Aidul membawakan materi berjudul The Use of Digital Technology and Artificial Intelligence in Forensic Expertise: Lessons from Indonesia.

Presentasi tersebut menjadi bagian dari konferensi bertema Trends and Prospects for the Development of Forensic Science yang membahas perkembangan serta prospek ilmu forensik di tingkat internasional.

Aidul menjelaskan, Indonesia telah mengembangkan pemanfaatan bukti elektronik dan teknologi digital untuk mendukung proses pembuktian hukum. Namun, perkembangan praktik tersebut belum sepenuhnya diikuti regulasi khusus yang mengatur penggunaan AI.

“Indonesia telah mengembangkan pemanfaatan bukti elektronik dan teknologi digital untuk mendukung proses pembuktian hukum. Namun, perkembangan praktik tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh kerangka regulasi yang secara khusus mengatur penggunaan AI,” ungkapnya, Senin (12/10/2026).

Dalam presentasinya, Aidul menguraikan empat landasan hukum yang berkaitan dengan perkembangan bukti elektronik dan penggunaan teknologi dalam proses hukum. Keempatnya meliputi putusan Mahkamah Konstitusi pada 2016, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025.

Menurutnya, teknologi digital untuk kepentingan forensik telah digunakan dalam praktik penegakan hukum di Indonesia, termasuk pemanfaatan biometrik dan analisis konten deepfake. Perkembangan tersebut menunjukkan meningkatnya kemampuan teknis forensik digital, meskipun pengaturan khusus mengenai AI masih perlu diperkuat.

Guru Besar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjadi pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Kehakiman Republik Uzbekistan.

Guru Besar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjadi pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Kehakiman Republik Uzbekistan. (Humas)

Aidul menekankan, penggunaan AI dalam proses pembuktian harus tetap berlandaskan kepastian hukum dan perlindungan hak warga negara. Pemanfaatan teknologi untuk menganalisis bukti digital perlu disertai mekanisme pengawasan agar tidak membuka ruang penyalahgunaan kewenangan atau pembatasan hak masyarakat secara sewenang-wenang.

“Yang penting itu sebenarnya dasar hukum harus jelas, integritas pelaksana harus jelas, lalu alatnya, kelengkapannya juga harus baik, dan pertimbangan ahli itu menjadi penting,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil analisis teknologi digital maupun AI tidak dapat dijadikan dasar penilaian secara mandiri tanpa keterlibatan manusia. Dalam proses peradilan, bukti digital tetap perlu diuji oleh ahli untuk menilai keandalan, integritas, dan relevansinya sebelum digunakan sebagai bahan pertimbangan hukum.

Konferensi tersebut diikuti peserta dari sejumlah negara, antara lain Inggris, Amerika Serikat, Rusia, Hungaria, dan India. Aidul mengikuti kegiatan secara daring dari Indonesia dan menyampaikan presentasi dalam bahasa Inggris pada Kamis (8/10/2026).

Selain menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai perkembangan ilmu forensik, partisipasi tersebut juga membuka peluang bagi UMS untuk memperluas jejaring internasional dengan institusi di luar negeri.

Aidul menilai, hubungan dengan lembaga pemerintahan asing berpotensi melengkapi kerja sama akademik ant perguruan tinggi. Jejaring tersebut dapat dikembangkan untuk mendukung pendidikan, diplomasi, dan program yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun institusi.

Ia berharap hubungan dengan Kementerian Kehakiman Uzbekistan dapat ditindaklanjuti dan melengkapi jejaring akademik UMS yang telah terjalin dengan sejumlah perguruan tinggi di negara tersebut.

Partisipasi Aidul dalam konferensi internasional ini menjadi kontribusi akademisi UMS dalam pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan teknologi digital, pembuktian forensik, dan perlindungan hak warga negara di tengah meningkatnya pemanfaatan AI.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam Future Leader...

Jody Julian Putra Caesar Kembali Raih Prestasi Tingkat Nasional

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Jody dinobatkan...

Haedar Nashir Kenang Pengabdian Prof. Chamamah Soeratno

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka cita atas wafatnya Prof. Chamamah Soeratno, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah periode 2000–2005...

Dari Soloraya ke AS, Alumni UMS Ini Buktikan Perempuan Muhammadiyah Bisa Memimpin

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini tak pernah benar-benar usai. Ia hidup dalam denyut gerakan perempuan masa kini, salah satunya tercermin dalam sosok Ninin Karlina, alumni...

Faeyza Bayanaka Kusuma, Ungkap Rahasia Raih Seabrek Prestasi

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah. Faeyza Bayanaka Kusuma, siswa kelas III, menunjukkan konsistensi gemilang dalam prestasi bidang akademik maupun...

Mengenal Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konsistensi, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan besar menjadi benang merah perjalanan hidup Nur Subekti. Sosok kader Muhammadiyah ini menapaki jalan panjang dari arena...

Alumnus UMS Asri Hartanti Buktikan Bahasa Inggris Bisa Dipelajari dari Aktivitas Harian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan kisah inspiratif alumninya melalui program UMS Talk Podcast. Kali ini, podcast menghadirkan Asri Hartanti, alumnus Pendidikan Bahasa Inggris...

Ketua IPM Solo Lempar Analisis Fiskal di Future Leader Camp Kemendiktisaintek

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM– Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keaktifan mahasiswanya di kancah nasional. Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa dari Fakultas Hukum dan...

Dari Tikar Sederhana hingga Lapak Tetap: Perjalanan Hidup Sularti di Pasar Gede

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Di antara hiruk-pikuk suara tawar-menawar dan aroma buah segar yang memenuhi udara pagi di Pasar Gede, tepatnya di Jl. Suryopranoto, Kota Solo, seorang perempuan...

Kisah Mahasiswa UMS Jadi Classification Assistant IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup 2025

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tak selamanya seorang mahasiswa menghabiskan waktu untuk belajar di dalam kelas. Bagi sebagian mahasiswa, praktik langsung di lapangan adalah pengalaman berharga. Mengimplementasikan pelajaran di...

Kisah Asa Ahmad Din Membangun Asa Melalui Butik Halmartex

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Di Jl. Mangesti Raya, Gentan, Sukoharjo, berdiri sebuah butik batik yang tampak sederhana namun memiliki kisah perjalanan yang dalam. Butik itu bernama Halmartex, sebuah...

Berani Mencoba Menjadi Kunci Ammar PBSI UMS Tembus Juara Puisi Nasional

Langit kelabu menaungi halaman depan Gedung B Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Selasa (4/11/2025) sore.  Sekitar pukul 15.40, seorang...