Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sosok

Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 12 Oktober 2026 16:19 WIB
Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam Future Leader Summit 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam forum yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam Future Leader Summit 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam forum yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok.

Jody mengangkat gagasan advokasi lingkungan yang menyoroti persoalan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo di Solo serta perlindungan pekerja informal di sektor persampahan.

Dalam forum yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut, ia menyoroti peran pemulung dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, kontribusi mereka terhadap lingkungan perlu diimbangi dengan pengakuan dan perlindungan yang memadai.

Perhatian Jody terhadap persoalan tersebut bermula pada 2024, ketika ia menjabat Ketua BEM Surakarta. Saat itu, ia diajak Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Solo untuk terlibat dalam advokasi persoalan pencemaran limbah di kawasan Putri Cempo.

Dalam bahan advokasi yang dibawanya, Jody turut menyoroti persoalan kompensasi bagi masyarakat terdampak yang disebut belum terselesaikan sejak 1986. Ia menilai persoalan persampahan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan limbah, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat dan keadilan lingkungan.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan pengingat bahwa suara akar rumput, seperti para pemulung di Putri Cempo, harus mendapatkan ruang terhormat dalam kebijakan transisi energi kita. Saya berharap advokasi ini bisa mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan lingkungan,” ujar Jody, Senin (12/10/2026).

Ia mendorong agar perlindungan terhadap pemulung diwujudkan melalui langkah konkret, seperti akses jaminan sosial, jaminan kesehatan, dan alat pelindung diri (APD). Menurutnya, perlindungan tersebut penting untuk mengurangi risiko kerja sekaligus memperkuat peran pemulung dalam sistem pengelolaan sampah terpadu.

Selain perlindungan pekerja, Jody menyoroti dampak lingkungan dan kesehatan yang dikaitkan dengan operasional PLTSa Putri Cempo. Dalam materi advokasinya, ia mengangkat kekhawatiran terhadap kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan anak-anak, serta laporan mengenai balita yang mengalami penurunan berat badan dan anak-anak yang terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Ia menilai persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui evaluasi lingkungan dan perhatian terhadap kesehatan masyarakat. Dengan demikian, pengembangan pengelolaan sampah dan transisi energi perlu mempertimbangkan keselamatan warga di sekitar kawasan.

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam Future Leader Summit 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam forum yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok.

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam Future Leader Summit 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam forum yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok. (Humas)

Selain isu persampahan, Jody mengusung gagasan pengelolaan pangan berlebih atau food surplus management melalui gerakan Care Food Solo. Gagasan tersebut dituangkan dalam esai yang mengantarkannya terpilih sebagai peserta Future Leader Summit 2026.

Melalui pendekatan food rescue, pangan berlebih yang masih layak dikonsumsi dapat diselamatkan dan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan. Upaya tersebut sekaligus berpotensi mengurangi pemborosan pangan dan timbulan sampah organik yang dapat menghasilkan gas metana di tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Melalui pendekatan food rescue, pangan berlebih yang masih layak konsumsi dapat diselamatkan dan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan. Langkah ini tidak hanya membantu mengurangi pemborosan pangan, tetapi juga berpotensi menekan timbulan sampah organik yang menghasilkan gas metana di tempat pemrosesan akhir (TPA),” paparnya.

Jody menilai penanganan persoalan sampah dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Masyarakat dapat berkontribusi dengan mengonsumsi makanan secara bijak dan menghindari pemborosan pangan.

Sebelumnya, Jody juga menjadi pembicara dalam Organic and Climate Regional Asia Pacific Congress di Jakarta pada 25 September 2026. Dalam forum internasional tersebut, ia memaparkan praktik pengelolaan pangan berlebih sebagai salah satu upaya mengurangi emisi karbon.

Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan fokus Jody dalam menghubungkan advokasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan solusi berbasis komunitas. Ia memandang persoalan lingkungan perlu ditangani tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dengan mempertimbangkan keadilan sosial dan keterlibatan masyarakat terdampak.

Penghargaan Most Inspiring Participant diharapkan menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk memperluas kontribusi di tengah masyarakat. Menurut Jody, kepemimpinan mahasiswa tidak cukup diwujudkan melalui kritik atau demonstrasi, tetapi perlu dilanjutkan dengan advokasi, pendampingan, dan upaya menghadirkan solusi bagi kelompok rentan.

Ia juga mendorong mahasiswa agar lebih peka terhadap persoalan di sekitarnya dan berani mengangkat isu yang belum memperoleh perhatian memadai. Melalui riset, pengorganisasian masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor, mahasiswa dapat ikut mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berita Terbaru

Guru Besar UMS Bahas AI dalam Forensik di Konferensi Uzbekistan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjadi pembicara dalam konferensi internasional yang diselenggarakan Kementerian Kehakiman Republik...

Jody Julian Putra Caesar Kembali Raih Prestasi Tingkat Nasional

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Jody dinobatkan...

Haedar Nashir Kenang Pengabdian Prof. Chamamah Soeratno

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan duka cita atas wafatnya Prof. Chamamah Soeratno, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah periode 2000–2005...

Dari Soloraya ke AS, Alumni UMS Ini Buktikan Perempuan Muhammadiyah Bisa Memimpin

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini tak pernah benar-benar usai. Ia hidup dalam denyut gerakan perempuan masa kini, salah satunya tercermin dalam sosok Ninin Karlina, alumni...

Faeyza Bayanaka Kusuma, Ungkap Rahasia Raih Seabrek Prestasi

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah. Faeyza Bayanaka Kusuma, siswa kelas III, menunjukkan konsistensi gemilang dalam prestasi bidang akademik maupun...

Mengenal Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Konsistensi, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan besar menjadi benang merah perjalanan hidup Nur Subekti. Sosok kader Muhammadiyah ini menapaki jalan panjang dari arena...

Alumnus UMS Asri Hartanti Buktikan Bahasa Inggris Bisa Dipelajari dari Aktivitas Harian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan kisah inspiratif alumninya melalui program UMS Talk Podcast. Kali ini, podcast menghadirkan Asri Hartanti, alumnus Pendidikan Bahasa Inggris...

Ketua IPM Solo Lempar Analisis Fiskal di Future Leader Camp Kemendiktisaintek

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM– Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keaktifan mahasiswanya di kancah nasional. Jody Julian Putra Caesar, mahasiswa dari Fakultas Hukum dan...

Dari Tikar Sederhana hingga Lapak Tetap: Perjalanan Hidup Sularti di Pasar Gede

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Di antara hiruk-pikuk suara tawar-menawar dan aroma buah segar yang memenuhi udara pagi di Pasar Gede, tepatnya di Jl. Suryopranoto, Kota Solo, seorang perempuan...

Kisah Mahasiswa UMS Jadi Classification Assistant IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup 2025

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tak selamanya seorang mahasiswa menghabiskan waktu untuk belajar di dalam kelas. Bagi sebagian mahasiswa, praktik langsung di lapangan adalah pengalaman berharga. Mengimplementasikan pelajaran di...

Kisah Asa Ahmad Din Membangun Asa Melalui Butik Halmartex

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Di Jl. Mangesti Raya, Gentan, Sukoharjo, berdiri sebuah butik batik yang tampak sederhana namun memiliki kisah perjalanan yang dalam. Butik itu bernama Halmartex, sebuah...

Berani Mencoba Menjadi Kunci Ammar PBSI UMS Tembus Juara Puisi Nasional

Langit kelabu menaungi halaman depan Gedung B Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Selasa (4/11/2025) sore.  Sekitar pukul 15.40, seorang...