
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) yang berfokus pada administrasi digital, pengelolaan keuangan, dan promosi melalui media sosial.
Pelatihan berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS dengan melibatkan pengurus Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kartasura, kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan di lingkungan Muhammadiyah Kartasura.
Program bertajuk “Penguatan Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal PCM Kartasura sebagai Pusat Pemberdayaan Desa Binaan melalui Tata Kelola Modern dan Kewirausahaan Berbasis Digital” tersebut diketuai Shinta Permata Sari bersama tim yang terdiri atas Prof. Muzakar Isa, Lintang Kurniawati, Alfiyatul Azizah, dan Putri Linggasari Sofi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat UMS yang memperoleh dukungan pembiayaan berdasarkan Surat Keputusan Batch III Tahun Akademik 2025/2026 Nomor 451.27/DRPPS/A3.9/VII/2026.
Ketua tim pengabdian, Shinta Permata Sari, mengatakan pelatihan dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengelolaan organisasi sekaligus membantu peserta menerapkan teknologi digital dalam aktivitas kelembagaan sehari-hari.
“Transformasi digital menjadi salah satu kebutuhan lembaga pendidikan dalam meningkatkan efektivitas administrasi, transparansi keuangan, komunikasi kelembagaan, dan pengembangan potensi organisasi. Dalam konteks pendidikan Muhammadiyah, penguatan tata kelola juga berperan penting dalam mendukung keberlanjutan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta memperluas kontribusinya terhadap masyarakat,” ujarnya, Senin (12/10/2026).
Melalui program P2M ini, tim UMS mendorong Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kartasura membangun tata kelola yang lebih profesional, transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan meningkatkan peran majelis sebagai penggerak pengembangan pendidikan sekaligus fasilitator pemberdayaan masyarakat di wilayah binaan Muhammadiyah.
Program pelatihan mencakup tiga penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, yakni administrasi digital berbasis cloud, pengelolaan keuangan menggunakan spreadsheet, serta promosi digital melalui media sosial.
Pada aspek administrasi, pemanfaatan penyimpanan berbasis cloud diarahkan untuk mempermudah pengelolaan dokumen, surat-menyurat, pengarsipan, dan koordinasi antarunit. Sistem tersebut memungkinkan dokumen tersimpan lebih terstruktur dan dapat diakses sesuai kewenangan. Penggunaan teknologi ini juga diharapkan mengurangi ketergantungan pada arsip manual, mempercepat pencarian dokumen, dan mempermudah penyusunan laporan kelembagaan.
Pada aspek keuangan, peserta diperkenalkan dengan penggunaan spreadsheet untuk mencatat transaksi, menyusun anggaran, mengelompokkan penerimaan dan pengeluaran, serta menyajikan laporan keuangan secara sistematis. Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan meningkatkan ketepatan pencatatan, efisiensi pelaporan, transparansi, dan akuntabilitas keuangan lembaga.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura. (Humas)
Sementara itu, pelatihan promosi digital berfokus pada pemanfaatan media sosial untuk komunikasi, publikasi kegiatan, penguatan citra lembaga, serta promosi potensi kewirausahaan.
Melalui media sosial, lembaga pendidikan dapat memperluas jangkauan informasi layanan pendidikan, memperkenalkan program unggulan sekolah, dan memasarkan produk maupun kegiatan produktif yang dikembangkan melalui jejaring Muhammadiyah.
Shinta mengatakan, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan administrasi dan pengelolaan keuangan, tetapi juga mendorong kewirausahaan digital sebagai bagian dari strategi pemberdayaan kelembagaan.
Pemanfaatan teknologi digital membuka peluang bagi lembaga pendidikan dan masyarakat binaan untuk mengembangkan kegiatan produktif, memperluas akses pasar, serta membangun jejaring kerja sama. Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kartasura diharapkan dapat berperan sebagai fasilitator pengembangan kewirausahaan melalui penguatan literasi digital, manajemen organisasi, dan pemanfaatan media promosi.
Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya Muhammadiyah dalam mendorong kemandirian, kemajuan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Melalui peningkatan kapasitas pengurus majelis, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, pengetahuan serta keterampilan dari pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan kelembagaan. Dengan demikian, lembaga pendidikan tidak hanya berperan dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pengembangan potensi ekonomi dan sosial masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan yang dilaksanakan Jumat (14/8/2026) tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi perguruan tinggi dan Persyarikatan Muhammadiyah dalam memperkuat tata kelola AUM, khususnya di bidang pendidikan.
Keterlibatan akademisi UMS dari berbagai bidang keilmuan menghadirkan pendekatan multidisipliner, mulai dari manajemen organisasi, administrasi, dan pengelolaan keuangan hingga pengembangan kewirausahaan serta nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Modernisasi tata kelola tidak hanya dimaknai sebagai penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga sebagai upaya membangun pola kerja yang lebih tertib, kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.
Ke depan, penguatan kapasitas Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kartasura diharapkan mendukung pengembangan model pemberdayaan desa binaan yang mengintegrasikan pendidikan, tata kelola modern, literasi teknologi, dan kewirausahaan digital.
Kolaborasi UMS dan PCM Kartasura diharapkan berlanjut melalui pendampingan, peningkatan kompetensi, dan penerapan teknologi sesuai kebutuhan mitra. Dengan demikian, program P2M ini dapat menjadi pijakan untuk membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang unggul, mandiri, adaptif, dan berkelanjutan.
SD Muhammadiyah 8 Solo Raih Prestasi di Apresiasi GTK Transformatif 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta atau SD Mapan meraih dua prestasi dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Transformatif 2026 yang diselenggarakan...
IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...
Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...
UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan
TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...
Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...
UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...
UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....
Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...
Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....
Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...
Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...
Hadapi Ancaman Siber, UMS Perkuat Sistem Keamanan Informasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola keamanan informasi melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) atau Information Security Management System (ISMS). Langkah...






