Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Kanker Usus Besar Jadi Ancaman Serius, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Dorong Deteksi Dini

Betty Andriani, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 1 Juli 2026 16:26 WIB
Kanker Usus Besar Jadi Ancaman Serius, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Dorong Deteksi Dini
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Gathering Mitra Jejaring Pelayanan Kesehatan RS PKU Muhammadiyah Surakarta 2026 yang digelar di Aula KH Ahmad Dahlan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (27/6/2026). (Humas)

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Kanker usus besar (kolorektal) menjadi salah satu ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Penyakit ini menempati peringkat ketiga sebagai penyebab kematian akibat kanker, baik di dunia maupun di Indonesia. Tingginya angka kematian juga dipicu oleh sekitar 70 persen pasien yang baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.

Hal tersebut menjadi sorotan dalam Gathering Mitra Jejaring Pelayanan Kesehatan RS PKU Muhammadiyah Surakarta 2026 yang digelar di Aula KH Ahmad Dahlan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri 42 mitra jejaring yang terdiri atas pimpinan puskesmas, klinik, dan dokter praktik mandiri dari Kota Surakarta dan sekitarnya. Hadir pula Pengurus Harian Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PDM Kota Surakarta, direksi, serta jajaran manajemen RS PKU Muhammadiyah Surakarta.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Arief Budiman, menyampaikan rumah sakit dan fasilitas kesehatan tingkat pertama merupakan bagian dari sistem pelayanan yang saling melengkapi. Karena itu, komunikasi yang efektif dan kolaborasi yang erat dinilai menjadi kunci pelayanan kesehatan yang optimal.

“Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas sejak pertama kali datang ke fasilitas kesehatan hingga memperoleh penanganan lanjutan di rumah sakit. Melalui gathering ini kami ingin memperkuat komunikasi, meningkatkan kepercayaan, dan membangun kolaborasi yang semakin solid demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Gathering Mitra Jejaring Pelayanan Kesehatan RS PKU Muhammadiyah Surakarta 2026 yang digelar di Aula KH Ahmad Dahlan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (27/6/2026).

Gathering Mitra Jejaring Pelayanan Kesehatan RS PKU Muhammadiyah Surakarta 2026 yang digelar di Aula KH Ahmad Dahlan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (27/6/2026). (Humas)

Dalam sesi Medical Update and Clinical Sharing bertema Dari Keluhan Ringan hingga Penanganan Lanjut Batu Empedu dan Kanker Usus Besar, dokter spesialis bedah digestif RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Suryo Wahyu Raharjo, Sp.B., Subsp.BD(K), FINACS, menegaskan kanker usus besar kerap terlambat terdiagnosis karena gejalanya sering dianggap sebagai gangguan pencernaan biasa.

“Kanker usus besar saat ini menempati peringkat ketiga sebagai kanker dengan jumlah kasus terbanyak di dunia. Di Indonesia, kanker ini berada pada peringkat kedua dengan angka kejadian tertinggi dan menjadi penyebab kematian akibat kanker tertinggi ketiga,” jelasnya.

Menurutnya, gejala seperti perubahan pola buang air besar, nyeri perut berulang, perut terasa penuh atau kembung, BAB berdarah, hingga penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas tidak boleh diabaikan.

Deteksi dini dan rujukan tepat waktu, lanjutnya, sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi dan kualitas hidup pasien. “Fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis sebagai garda terdepan. Kemampuan mengenali tanda bahaya, memberikan edukasi, serta menentukan waktu rujukan yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan terapi,” katanya.

Selain sesi ilmiah, peserta juga memperoleh informasi mengenai pengembangan layanan unggulan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, evaluasi alur pelayanan dan sistem rujukan, serta forum diskusi interaktif untuk menyerap masukan dari mitra jejaring.

Pada kesempatan itu, RS PKU Muhammadiyah Surakarta juga memberikan Excellence Partnership and Communication Award 2026 kepada Puskesmas Jayengan Surakarta, Klinik MTA Surakarta, dan dokter praktik mandiri dr. Suci Wuryanti. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada mitra jejaring terbaik yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam membangun kolaborasi dan mendukung sistem rujukan pasien.

Melalui kegiatan ini, RS PKU Muhammadiyah Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat jejaring pelayanan kesehatan melalui komunikasi yang terbuka, kolaborasi berkelanjutan, serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan demi pelayanan yang cepat, tepat, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Berita Terbaru

Anak Bukan Mesin Prestasi: Dilema Parenting Modern dan Krisis Kesehatan Mental

Suatu sore,  di sebuah klinik tumbuh kembang, seorang ibu muda menunduk dengan mata berkaca-kaca. Di sampingnya, anak laki-laki berusia tujuh tahun tampak diam, sesekali menggigit...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Mengapa Serangan Jantung Sering Meningkat Setelah Iduladha?

Asap sate mulai mengepul sejak Rabu (27/5/2026) pagi. Aroma gulai dan tongseng memenuhi sudut-sudut kampung. Di banyak rumah, Iduladha selalu identik dengan pesta makan bersama...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tebar Daging Kurban untuk Warga hingga PKL

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan penyembelihan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Taman Parkir Karyawan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Kamis (28/5/2026). Kegiatan...

Tiga Kali Beruntun Raih Platinum, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Jadi Role Model P2HIV/AIDS Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta meraih penghargaan kategori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV/AIDS) di tempat...

Teliti Risiko Jatuh Pasien Diabetes, Dosen UMS Raih Penghargaan di IPTRS Bangkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Rosella Komala Sari, meraih penghargaan Outstanding Oral Presentation dalam International Physiotherapy Research Symposium...

Startup Karya Alumni UMS Ini Ingin Ubah Cara Ahli Gizi Indonesia Bekerja

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – NutriAI Pro, platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk profesi ahli gizi, resmi diluncurkan melalui webinar bertajuk “Resolusi Gizi Berbasis...

MDMC dan Aisyiyah Joyotakan Bersinergi, Bawa Layanan Kesehatan ke Permukiman Pascabanjir

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sepekan setelah banjir melanda wilayah Solo dan sekitarnya pada 15/4/2026, sejumlah lembaga Muhammadiyah bersinergi memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Pemeriksaan kesehatan...

Hari Kartini, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Edukasi Ibu soal Perawatan Bayi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar edukasi kesehatan interaktif “Smart Mom: Panduan Aman Perawatan Bayi 0–1 Tahun” bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Sabtu...

Hangatnya Syawalan Istri Pegawai RS PKU Muhammadiyah Surakarta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Aula RS PKU Muhammadiyah Surakarta pada Selasa, (14/4/2026). Dalam momentum Syawal, sebanyak 32 istri dokter dan pejabat...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Gelar Sosialisasi Anti Fraud Pelayanan Kesehatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta dan BPJS Kesehatan Cabang Surakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti Fraud dalam Pelayanan Kesehatan,...

Komunitas Grup Sehat dan Semangat RS PKU Muhammadiyah Surakarta Rayakan HUT Kelima

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Komunitas Grup Sehat dan Semangat (GSS) RS PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal serta...